Polda Metro Jaya Terima 3 Laporan Dugaan Penipuan Timothy Ronald

Kasus dugaan penipuan yang menyeret nama Timothy Ronald dan Kalimasada terus bergulir. Jumlah korban yang melapor ke polisi kembali bertambah, menandai bahwa polemik ini belum menemui titik terang. Hingga akhir Januari 2026, Polda Metro Jaya telah menerima tiga laporan resmi terkait dugaan penipuan tersebut.

Laporan Ketiga Masuk dengan Kerugian Rp1,8 Miliar

Dikutip dari laporan sebelumnya, pengaduan baru diajukan oleh seorang pria berinisial RR. Didampingi kuasa hukumnya, Jajang, RR mendatangi Polda Metro Jaya pada Rabu (28/01/2026) untuk melaporkan dugaan penipuan yang melibatkan Timothy Ronald dan Kalimasada.

Jajang menyebut kliennya mengalami kerugian finansial yang tidak kecil. Total kerugian yang dialami RR disebut mencapai sekitar Rp1,8 miliar. Dalam proses pemeriksaan, RR diketahui menerima 43 pertanyaan dari penyidik.

“Memang hari ini pemeriksaannya cukup lama dan cukup banyak materi yang didiskusikan dengan tim penyidik, hampir 10 jam, mulai dari pukul 13.00 WIB,” ujar Jajang kepada wartawan.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Korban Dugaan Penipuan Timothy Ronald Jalani BAP, Fakta Baru Terungkap

Dengan laporan tersebut, RR menjadi pelapor ketiga dalam kasus ini. Sebelumnya, dua laporan lain telah lebih dulu masuk, masing-masing diajukan oleh pria bernama Younger dan seorang perempuan bernama Agnes Stefani.

BACA JUGA:  Korban Dugaan Penipuan Timothy Ronald Jalani BAP, Fakta Baru Terungkap

Korban Timothy Ronald Tergiur Keuntungan Tinggi

Berdasarkan laporan TribunJakarta pada Kamis (29/01/2026), kuasa hukum RR, Jajang, menjelaskan bahwa pola dugaan penipuan yang dialami kliennya memiliki kemiripan dengan para korban sebelumnya. RR disebut tergiur iming-iming keuntungan tinggi.

“Dengan iming-iming win rate sampai 90 persen, kemudian ada info A1 bahwa koin ini akan naik dan segala macam. Dari situlah para korban mulai masuk ke dalam kelas AC atau Akademi Crypto,” ungkap Jajang.

Tak hanya itu, penyidik menilai terdapat sejumlah dugaan tindak pidana dalam laporan yang melibatkan nama Timothy Ronald dan Kalimasada, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas kelas Akademi Crypto yang mereka pimpin.

Sementara itu, RR tidak banyak memberikan komentar kepada publik. Ia hanya menyampaikan harapannya agar proses hukum dapat berjalan secara transparan dan mampu mengungkap fakta yang sebenarnya.

BACA JUGA:  Skyholic Akhirnya Muncul ke Publik, Identitasnya Bikin Kaget!

“Ya semoga semua kebenaran bisa terungkap. Itu saja,” ucap RR singkat.

Sebagai catatan, laporan sebelumnya juga mencantumkan nilai kerugian yang besar. Younger mengalami kerugian hingga Rp3 miliar, sementara Agnes Stefani melaporkan kerugian lebih dari Rp1 miliar.

Terungkap! Begini Cerita Korban Terkait Dugaan Penipuan Timothy Ronald

Dengan tiga laporan yang kini masuk, publik menanti langkah lanjutan kepolisian untuk mengusut tuntas kasus dugaan penipuan kripto yang terus menjadi sorotan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia