Platform pasar prediksi Polymarket siap meluncurkan pembaruan infrastruktur besar pada Selasa (28/4/2026) dengan memperkenalkan stablecoin internal pUSD dan sistem orderbook terbaru CLOB V2.
Perubahan ini menjadi salah satu upgrade teknis terbesar dalam sejarah Polymarket karena menyentuh langsung sistem settlement, eksekusi order, hingga struktur likuiditas di seluruh pasar prediksi yang berjalan di platform tersebut.
Pembaruan dijadwalkan aktif mulai pukul 11.00 UTC atau 18.00 WIB dengan proses migrasi yang membuat platform offline selama sekitar satu jam. Dalam periode tersebut, seluruh limit order pada sistem versi lama atau v1 akan dibatalkan secara otomatis.
Namun, Polymarket memastikan dana pengguna dan posisi aktif tetap aman selama proses transisi berlangsung. Setelah sistem kembali aktif, pengguna diwajibkan memasang ulang order mereka pada sistem baru.
Langkah ini dilakukan di tengah pertumbuhan volume perdagangan pasar prediksi yang terus meningkat dalam setahun terakhir. Dengan perubahan ini, Polymarket mencoba memperkuat fondasi teknis agar mampu menangani aktivitas trading yang lebih besar dan lebih cepat.
“Dana dan posisi pengguna tetap aman selama migrasi berlangsung, sementara seluruh order terbuka di versi lama akan dihapus saat cutover,” ungkap tim pengembang Polymarket.
Stablecoin Internal Baru Ubah Sistem Transaksi Polymarket
Perubahan paling besar dalam pembaruan kali ini adalah hadirnya pUSD sebagai stablecoin settlement utama di ekosistem Polymarket. Token ini didukung penuh dengan rasio 1:1 oleh USD Coin (USDC) dan menggantikan sistem collateral sebelumnya yang menggunakan USDC.e.
Dengan model baru ini, seluruh transaksi di Polymarket kini akan menggunakan pUSD sebagai basis penyelesaian. Sistem ini dinilai dapat mempercepat perpindahan modal antar market, mengurangi hambatan teknis, serta membuat likuiditas menjadi lebih terkonsentrasi dalam satu jalur internal.
Bagi trader aktif, perubahan ini diperkirakan dapat meningkatkan efisiensi modal dan menekan potensi slippage saat volatilitas meningkat.
Sementara bagi pengembang bot dan aplikasi pihak ketiga, Polymarket mewajibkan pembaruan SDK agar integrasi tetap berjalan di sistem baru. Tanpa migrasi ke SDK versi terbaru, koneksi ke sistem perdagangan akan terputus setelah upgrade selesai.
Selain stablecoin baru, Polymarket juga merombak mesin orderbook melalui CLOB V2 atau Central Limit Order Book versi kedua. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pemrosesan order, mempercepat matching engine dan menyederhanakan struktur perdagangan.
Secara teknis, CLOB V2 juga mendukung smart contract wallet dan kompatibilitas integrasi yang lebih luas, termasuk bagi trader otomatis dan institusi yang mengandalkan sistem API. Dengan arsitektur baru ini, Polymarket menargetkan pengalaman trading yang lebih stabil, terutama saat volume transaksi tinggi.
Di sisi lain, redaksi sebelumnya menyoroti kasus seorang anggota militer AS yang didakwa setelah diduga menggunakan informasi rahasia operasi militer untuk memasang taruhan di Polymarket dan meraih keuntungan lebih dari US$400.000.
Berdasarkan dokumen pengadilan, taruhan itu terkait operasi penangkapan Nicolás Maduro yang belum diumumkan ke publik saat posisi dibuka.
Gelombang Pembatasan Mulai Bayangi Industri Pasar Prediksi
Namun di tengah ekspansi teknis tersebut, tekanan terhadap industri pasar prediksi juga meningkat di beberapa negara.
Pada Jumat (24/4/2026), Pemerintah Brasil memblokir 27 platform pasar prediksi, termasuk Polymarket, sebagai bagian dari kebijakan baru yang membatasi produk derivatif berbasis hasil event non-ekonomi seperti olahraga, politik dan budaya.
Kebijakan itu dilakukan secara bersamaan oleh regulator telekomunikasi dan otoritas keuangan Brasil yang menilai kontrak semacam itu semakin menyerupai aktivitas taruhan.
Meski demikian, Polymarket tetap melanjutkan ekspansi infrastrukturnya, menandakan bahwa platform tersebut tengah mempersiapkan fase pertumbuhan baru dengan sistem perdagangan yang lebih matang dan terintegrasi.
Secara keseluruhan, peluncuran pUSD dan CLOB V2 menandai perubahan besar dalam sistem perdagangan Polymarket, dengan fokus pada efisiensi likuiditas, kecepatan eksekusi dan kesiapan menghadapi volume transaksi yang lebih tinggi.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


