Polymarket vs FedWatch: Cara Baca Dua Ekspektasi Pasar untuk Analisis Bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin (BTC) tidak hanya dipengaruhi aktivitas perdagangan di pasar kripto. Ekspektasi terhadap suku bunga AS, inflasi, kondisi ekonomi, hingga keputusan bank sentral AS, The Fed, juga dapat mengubah sentimen investor terhadap aset berisiko.

Karena itu, trader dapat memperluas analisis dengan memperhatikan bagaimana pasar lain menerjemahkan kemungkinan terjadinya suatu peristiwa.

Dua alat yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut adalah Polymarket dan CME FedWatch. Keduanya sama-sama menampilkan probabilitas, tetapi angka yang muncul berasal dari mekanisme berbeda.

Membandingkan perubahan ekspektasi keduanya dapat membantu trader memperoleh konteks tambahan sebelum menilai respons harga Bitcoin.

Polymarket dan FedWatch Mengukur Ekspektasi dengan Cara Berbeda

Polymarket merupakan platform pasar prediksi atau prediction market tempat pengguna memperdagangkan kontrak berdasarkan hasil suatu peristiwa. Harga kontrak berada antara US$0 dan US$1 serta dapat diterjemahkan sebagai probabilitas yang diimplikasikan pasar.

Kontrak “YES” seharga US$0,60, misalnya, menggambarkan probabilitas pasar sekitar 60 persen terhadap terjadinya hasil tersebut.

Menurut dokumentasi Polymarket, harga yang ditampilkan pada umumnya merupakan titik tengah antara penawaran beli dan jual di order book. Jika spread melebihi US$0,10, harga transaksi terakhir digunakan. Artinya, angka tersebut terbentuk melalui supply dan demand antarpelaku pasar, bukan prediksi resmi yang ditetapkan oleh Polymarket.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 19 Juli 2026: NEAR, TRUMP, LTC, PENGU dan VVV Siap Meledak? Analis Ungkap Level Penentunya

Sementara itu, CME FedWatch secara khusus menunjukkan probabilitas perubahan target suku bunga pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC). Probabilitas itu diturunkan dari harga 30-Day Fed Funds futures, sehingga mencerminkan bagaimana pelaku pasar suku bunga sedang melakukan pricing terhadap kemungkinan keputusan The Fed.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Metodologi CME juga menggunakan sejumlah asumsi dalam perhitungannya, termasuk perubahan suku bunga dalam kelipatan 25 basis poin.

Karena itu, angka FedWatch lebih tepat disebut sebagai market-implied probability, bukan prediksi CME mengenai apa yang pasti akan dilakukan The Fed.

Membaca Convergence dan Divergence Sebelum Melihat Bitcoin

Nilai analisis muncul ketika trader membandingkan perubahan probabilitas pada event yang memiliki kriteria penyelesaian sebanding.

Misalnya, sebuah pasar Polymarket memperdagangkan kemungkinan pemangkasan suku bunga pada pertemuan FOMC tertentu, sementara FedWatch menunjukkan bagaimana Fed Funds futures mem-pricing keputusan untuk pertemuan yang sama.

Jika probabilitas pemangkasan suku bunga meningkat di keduanya, dapat dikatakan terdapat convergence atau keselarasan ekspektasi.

Dua kelompok pasar berbeda sedang melakukan repricing ke arah yang sama. Namun, kondisi tersebut belum membuktikan bahwa harga BTC pasti akan naik karena Bitcoin mungkin telah lebih dahulu memperhitungkan skenario tersebut.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 11 Juli 2026: DEXE, M, ZEC, BCH dan DOGE Bersiap Reli, Analis Soroti Momentum Besar

Situasinya menjadi lebih menarik ketika terjadi divergence. Misalnya, probabilitas pemangkasan suku bunga di FedWatch melonjak setelah data ekonomi AS dirilis, tetapi probabilitas kontrak sebanding di Polymarket relatif tidak berubah. Kondisi itu menunjukkan bahwa pasar suku bunga melakukan repricing lebih agresif dibanding prediction market.

Divergence tidak berarti salah satu pasar pasti lebih benar. Trader justru perlu mencari penyebab perbedaannya, seperti data inflasi, ketenagakerjaan, pernyataan pejabat The Fed atau perubahan kondisi ekonomi.

Likuiditas juga harus diperhatikan. Harga Polymarket berasal dari order book sehingga kedalaman pasar dan spread dapat memengaruhi kualitas informasi harga. Angka 70 persen di Polymarket juga tidak berarti 70 dari setiap 100 orang memilih hasil tersebut, angka itu merupakan probabilitas yang tersirat dari harga pasar.

Menghubungkan Ekspektasi Suku Bunga dengan Harga Bitcoin

Setelah perubahan Polymarket dan FedWatch diketahui, langkah berikutnya bukan langsung membeli atau menjual Bitcoin. Trader dapat memeriksa apakah pasar keuangan yang lebih luas mengonfirmasi perubahan ekspektasi tersebut, termasuk melalui yield atau imbal hasil obligasi AS dan dolar AS, sebelum melihat respons harga BTC.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 15 Juli 2026: CRV, INJ, MUBARAK, NEAR dan ENA Bersiap Meledak, Sinyal Bullish Makin Kuat

Pendekatan ini penting karena alasan di balik perubahan ekspektasi suku bunga dapat menghasilkan respons pasar yang berbeda. Harapan pemangkasan suku bunga karena inflasi melandai sementara ekonomi tetap kuat tidak identik dengan harapan pemangkasan yang muncul akibat kekhawatiran resesi.

Hubungan kebijakan moneter AS dengan pasar kripto juga memiliki dasar penelitian. Studi IMF berjudulThe Crypto Cycle and US Monetary Policy” menemukan bahwa pengetatan kebijakan moneter AS menekan faktor harga bersama di pasar kripto melalui saluran pengambilan risiko.

Temuan tersebut menunjukkan mengapa perubahan ekspektasi terhadap kebijakan The Fed relevan dalam analisis Bitcoin, meskipun tidak dapat digunakan sebagai prediktor harga tunggal.

Dengan demikian, Polymarket dan FedWatch lebih berguna sebagai alat membaca perubahan ekspektasi daripada sebagai penghasil sinyal trading. Polymarket menunjukkan bagaimana prediction market menilai kemungkinan sebuah peristiwa, sementara FedWatch menerjemahkan pricing pasar Fed Funds futures terhadap keputusan FOMC.

Ketika keduanya dibandingkan dengan reaksi pasar obligasi, dolar AS dan akhirnya harga Bitcoin, trader mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai apakah sebuah narasi makro benar-benar sedang memperoleh konfirmasi pasar. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait