Portofolio Jane Street Capital menjadi sorotan karena menunjukkan bagaimana salah satu market maker terbesar dunia mulai semakin agresif masuk ke industri kripto. Dari ETF Bitcoin hingga saham perusahaan mining, langkah mereka memberi gambaran jelas tentang arah investasi institusi besar di ekosistem aset digital. Berikut adalah ulasan lengkapnya!
BACA JUGA: 6 Perusahaan Crypto yang Ada di Portofolio Cathie Wood
Mengenal Jane Street Capital
Sebelum membahas portofolio kripto mereka, penting bagi kamu untuk mengenal siapa itu Jane Street Capital. Jane Street Capital adalah perusahaan proprietary trading dan market maker kelas dunia yang didirikan pada tahun 2000 dan berkantor pusat di 250 Vesey Street, kawasan Financial District New York City.
Per 2025, perusahaan ini mempekerjakan sekitar 3.000 karyawan dengan kantor di Chicago, Hong Kong, London, Singapura, dan Amsterdam.
Jane Street bukan perusahaan sembarangan. Mereka mengelola aset senilai lebih dari $450 miliar dan dikenal luas sebagai salah satu pelaku terbesar di pasar ETF (Exchange-Traded Fund) dunia.
Pada 2024, Jane Street bertanggung jawab atas sekitar 8 persen dari seluruh transaksi yang diproses oleh Options Clearing Corporation (OCC) di Amerika Serikat.
Strategi utama Jane Street berbasis pada quantitative trading dan high-frequency trading, yaitu mereka menggunakan algoritma canggih untuk menangkap peluang dari ketidakefisienan pasar. Nah, belakangan ini, Jane Street Capital mulai serius melirik pasar kripto dan portofolionya cukup mengejutkan banyak pihak.
Daftar Perusahaan Kripto di Portofolio Jane Street Capital

Berikut adalah rincian posisi-posisi kripto Jane Street Capital berdasarkan pengajuan resmi ke SEC dan sumber terpercaya:
BACA JUGA: 10 Tempat Trading Crypto Tanpa KTP dan Modal Kecil Terbaru!
1. iShares Bitcoin Trust ETF (IBIT)
Ini adalah posisi terbesar Jane Street Capital di dunia kripto saat ini. Menurut laporan dari Stocktwits, Jane Street menambah kepemilikan IBIT sebesar 54 persen secara kuartal-ke-kuartal di Q4 2025, dari sekitar 13,2 juta saham menjadi 20,3 juta saham.
2. Coinbase Global, Inc. (COIN)
Coinbase adalah salah satu bursa kripto terbesar dan paling terkenal di dunia, dan merupakan satu-satunya bursa kripto yang terdaftar di bursa saham AS (Nasdaq). Jane Street Capital mengajukan dokumen Schedule 13G ke SEC pada 14 Februari 2025 untuk mengungkap kepemilikan lebih dari 5 persen saham Coinbase.
Berdasarkan dokumen SEC resmi, kepemilikan gabungan seluruh entitas Jane Street (Jane Street Capital, LLC; Jane Street Options, LLC; dan Jane Street Global Trading, LLC) mencapai 5.945.448 saham atau sekitar 2,9 persen dari total kelas saham tertentu yang dimiliki Jane Street Capital, LLC saja, dengan kepemilikan gabungan melebihi ambang 5 persen secara keseluruhan.
3. Strategy, Inc. (MSTR)
Strategy (nama baru dari MicroStrategy) adalah perusahaan yang sangat terkenal di dunia kripto karena memiliki cadangan Bitcoin terbesar di antara perusahaan publik mana pun. Pemimpin mereka, Michael Saylor, adalah salah satu advokat Bitcoin paling vokal di dunia.
Melansir laman Bitcoin News, Jane Street Capital juga mengungkap kepemilikan lebih dari 5 persen saham Strategy dalam dokumen SEC yang sama di Februari 2025. Dengan memiliki saham Strategy, Jane Street secara tidak langsung mendapat eksposur besar ke Bitcoin karena nilainya sangat bergantung pada harga Bitcoin di pasar.
BACA JUGA: Profil Michael Saylor: Kekayaan dan Portofolio Bitcoin-nya!
4. Iris Energy Ltd. (IREN)
Iris Energy adalah perusahaan penambangan Bitcoin yang terdaftar di Nasdaq. Jane Street Capital mengungkap kepemilikan sekitar 6 persen saham Iris Energy pada Februari 2025, dengan total sekitar 11.797.987 saham per 31 Desember 2024.
Iris Energy merupakan penambang Bitcoin yang cukup besar dengan kapasitas hash rate sebesar 28,93 EH/s pada Januari 2025, yang mewakili sekitar 3,71 persen dari total pangsa pasar penambangan Bitcoin global. Perusahaan ini juga dikenal karena komitmennya terhadap energi terbarukan.
5. Marathon Digital Holdings, Inc. (MARA)
Marathon Digital Holdings adalah salah satu perusahaan penambangan Bitcoin terbesar yang terdaftar di Nasdaq. Melalui laporan Coinpaper, Jane Street Capital juga mengungkap kepemilikan sekitar 6,5 persen saham Marathon Digital dalam pengungkapan SEC pada Februari 2025.
Marathon adalah “raksasa” di sektor penambangan Bitcoin dengan kapasitas hashrate yang masif dan strategi untuk terus mengakumulasi Bitcoin dari hasil penambangan mereka. Langkah Jane Street memiliki saham Marathon semakin mengonfirmasi keyakinan mereka terhadap masa depan industri penambangan Bitcoin.
6. Hut 8 Corp. (HUT)
Hut 8 adalah perusahaan penambangan Bitcoin asal Kanada yang terdaftar di Nasdaq. Melansir laman Cryptopolitan, Jane Street mengungkap kepemilikan sekitar 5 persen atau 5,3 juta saham Hut 8 melalui pengajuan Schedule 13G pada Oktober 2025.
Kabar ini langsung membuat saham Hut 8 naik 8,6 persen dalam sehari setelah pengungkapan tersebut, mencerminkan betapa besar pengaruh nama Jane Street terhadap kepercayaan pasar.
7. Bitfarms Ltd. (BITF)
Bitfarms adalah perusahaan penambangan Bitcoin multinasional yang terdaftar di Nasdaq. Jane Street mengungkap kepemilikan 5,4 persen atau sekitar 29,9 juta saham pada Oktober 2025.
Saham Bitfarms langsung melonjak 12,5 persen setelah pengungkapan ini, menjadikannya salah satu yang paling terdampak positif dari berita ini. Bitfarms mengoperasikan fasilitas penambangan di beberapa negara termasuk Kanada, Amerika Serikat, dan Paraguay.
8. Cipher Mining, Inc. (CIFR)
Cipher Mining adalah perusahaan penambangan Bitcoin yang berbasis di Amerika Serikat. Jane Street mengungkap kepemilikan sekitar 5 persen atau 19,6 juta saham pada Oktober 2025.
Ini menjadi pengungkapan yang paling mengguncang pasar di mana saham Cipher Mining melonjak 12,7 persen hingga 19,9 persen hanya dalam sehari setelah berita ini keluar.
BACA JUGA: 10 Mining Pool Terbaik dan Gratis yang Bisa Kamu Coba!
Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Portofolio Jane Street Capital?
Portofolio Jane Street Capital menunjukkan bahwa pemain institusi tidak sekadar “ikut tren,” tapi membangun eksposur yang strategis di berbagai lini industri kripto, mulai dari ETF hingga perusahaan mining.
Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



