Otoritas Portugal memerintahkan platform prediksi berbasis kripto, Polymarket, untuk menghentikan operasinya di wilayah negara tersebut setelah maraknya aktivitas taruhan yang berkaitan dengan peristiwa politik, khususnya pemilihan pPesiden Portugal yang berlangsung pada Minggu (18/1/2026).
Keputusan ini diambil menyusul lonjakan besar volume transaksi yang dinilai sensitif karena menyangkut hasil pemilu nasional.
Perintah penghentian operasi dikeluarkan oleh Serviço de Regulação e Inspeção de Jogos (SRIJ), lembaga pengawas aktivitas perjudian di Portugal. Otoritas tersebut menilai bahwa Polymarket menyediakan pasar prediksi yang memungkinkan pengguna memasang taruhan atas hasil peristiwa politik, termasuk pemilu, tanpa izin resmi.
Langkah ini menempatkan Portugal dalam daftar negara yang membatasi atau melarang aktivitas pasar prediksi politik berbasis kripto. Sebelumnya, sejumlah yurisdiksi juga telah mengambil tindakan serupa terhadap Polymarket karena model bisnisnya dinilai menyerupai layanan taruhan.
Lonjakan Taruhan pada Pemilu Portugal
Perhatian regulator meningkat setelah volume transaksi di Polymarket terkait pemilihan presiden Portugal melonjak tajam. Laporan menyebutkan bahwa lebih dari €4 juta dipertaruhkan hanya dalam waktu singkat sebelum hasil resmi diumumkan.
Secara keseluruhan, nilai taruhan pada pasar prediksi pemilu tersebut dilaporkan telah melampaui €100 juta, bahkan mencapai sekitar €110 juta.
Angka tersebut menjadikan pasar pemilu Portugal sebagai salah satu pasar prediksi politik terbesar dalam sejarah Polymarket.
Aktivitas yang sangat tinggi menjelang pengumuman hasil resmi memunculkan kekhawatiran mengenai potensi penggunaan informasi non-publik, seperti bocoran hasil exit poll atau data internal, yang dapat memengaruhi pergerakan harga kontrak prediksi.
Polymarket memungkinkan pengguna membeli dan menjual kontrak yang merepresentasikan probabilitas suatu peristiwa terjadi.
Harga kontrak tersebut bergerak berdasarkan permintaan dan penawaran, sehingga mencerminkan perkiraan pasar atas kemungkinan suatu hasil. Dalam konteks pemilu, mekanisme ini membuat platform berfungsi mirip dengan pasar taruhan politik.
Di Portugal, perintah penghentian operasi ini berpotensi berdampak langsung pada pengguna lokal yang sebelumnya aktif bertransaksi di Polymarket.
Jika platform tidak mematuhi instruksi SRIJ, penyedia layanan internet di Portugal dapat diminta untuk memblokir akses ke situs tersebut, sehingga pengguna tidak lagi dapat mengakses layanan secara normal.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



