Seorang trader di platform pasar prediksi Polymarket meraih keuntungan besar setelah berhasil menebak dengan tepat kemenangan telak Portugal atas Uzbekistan dalam laga Grup K Piala Dunia 2026.
Taruhan senilai sekitar US$500.000 yang dipasang sebelum pertandingan menghasilkan pembayaran sebesar US$1.110.928,89, memberi keuntungan lebih dari US$610.000, setara Rp10,9 miliar.
Taruhan itu tidak sekadar memprediksi Portugal akan menang. Trader tersebut memilih kontrak yang mensyaratkan Portugal mengalahkan Uzbekistan dengan selisih minimal tiga gol.
Kontrak tersebut sempat dianggap cukup berisiko karena Portugal sebelumnya gagal meraih kemenangan pada laga pembuka setelah ditahan imbang Kongo 1-1 di Grup K Piala Dunia 2026.
Portugal Menang Telak 5-0 atas Uzbekistan
Keyakinan trader tersebut akhirnya terbukti ketika Portugal tampil dominan dan menghancurkan Uzbekistan dengan skor 5-0 pada pertandingan yang berlangsung pada Rabu dini hari (24/6/2026). Kemenangan besar itu memastikan kontrak prediksi di Polymarket berakhir menang dan mencairkan pembayaran lebih dari US$1,1 juta.
Portugal langsung membuka keunggulan pada menit keenam melalui Cristiano Ronaldo. Gol tersebut memiliki arti khusus karena menjadikan Ronaldo sebagai pemain pertama dalam sejarah yang berhasil mencetak gol di enam edisi Piala Dunia 2026 dan turnamen Piala Dunia sebelumnya secara beruntun.
Tim asuhan Portugal terus menekan pertahanan Uzbekistan setelah gol pembuka tersebut. Nuno Mendes memperbesar keunggulan pada menit ke-17 sebelum Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-39. Gol kedua sang kapten membuat Portugal menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 3-0.
Uzbekistan sempat memberikan perlawanan dan bahkan berhasil membobol gawang Portugal melalui Azizjon Ganiev. Namun gol tersebut dianulir wasit setelah tinjauan pertandingan menyimpulkan adanya pelanggaran dalam proses terciptanya gol.
Memasuki babak kedua, dominasi Portugal berlanjut. Pada menit ke-60, kiper Uzbekistan Utkir Nematov melakukan gol bunuh diri yang membuat kedudukan berubah menjadi 4-0. Rafael Leão kemudian melengkapi pesta gol Portugal melalui gol pada menit ke-87 sekaligus memastikan kemenangan telak 5-0.
Taruhan Selisih Tiga Gol Berbuah Kemenangan Besar
Kemenangan besar Portugal menjadi kabar terbaik bagi trader Polymarket yang mengambil posisi berisiko sebelum pertandingan dimulai. Berbeda dengan pasar prediksi yang hanya mengharuskan Portugal menang, kontrak yang dipilih trader tersebut menuntut kemenangan dengan selisih minimal tiga gol.
Artinya, hasil seperti 1-0, 2-0, atau bahkan 3-1 tidak cukup untuk menghasilkan pembayaran. Trader hanya akan menang apabila Portugal mampu mengalahkan Uzbekistan dengan selisih sedikitnya tiga gol.
Fakta bahwa Portugal sebelumnya hanya bermain imbang melawan Kongo membuat taruhan tersebut terlihat lebih spekulatif dibanding kontrak kemenangan biasa. Namun jalannya pertandingan justru berjalan sesuai skenario terbaik bagi sang trader. Portugal tidak hanya memenuhi syarat kemenangan tiga gol, tetapi bahkan menang dengan lima gol tanpa balas.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


