Jalan Masih Panjang, Ini Prediksi Harga Bitcoin 2027 Versi Bitwise!

Prediksi harga bitcoin 2027 versi Bitwise memproyeksikan bitcoin bisa menyentuh sekitar US$1,6 juta pada 2036, dengan pertumbuhan rata-rata 34,3 persen per tahun selama sepuluh tahun ke depan.

Pada laporan Bitwise edisi 2027, mereka memproyeksikan harga bitcoin hingga 10 tahun ke depan dengan berbagai skenario. Jadi, kalau kamu mencari prediksi harga bitcoin jangka panjang yang berbasis data, berikut adalah ringkasan laporannya.

BACA JUGA: CIO Bitwise Beberkan Dua Tren Besar yang Bisa Mengubah Pasar Kripto

Prediksi Harga Bitcoin 2027 Versi Bitwise

Melansir laporan Bitwise berjudul 2027 Bitcoin Long-Term Capital Market Assumptions yang terbit Oktober 2026, harga bitcoin diproyeksikan naik dari US$83.557 (per 30 September 2026) menjadi US$1.599.766 pada 2036. Itu setara pertumbuhan majemuk tahunan atau CAGR sebesar 34,3 persen.

Angka ini lebih tinggi dari proyeksi tahun lalu. Melansir laman resmi Bitwise, laporan edisi 2025 menargetkan harga US$1,3 juta pada 2035 dengan CAGR 28,3 persen. Menurut Bitwise, kenaikan ini mencerminkan perluasan pasar yang dilayani bitcoin, terutama pasar penyimpan nilai dan investasi institusional, serta keyakinan mereka yang makin kuat terhadap arah jangka panjang bitcoin.

BACA JUGA:  Cara Screening Kripto untuk LP agar Tidak Terjebak Rug Pull

Setelah Turun Turun 53 Persen, Apakah Prediksi Harga Bitcoin Ini Masih Masuk Akal?

Dalam laporan yang sama, Bitwise mencatat harga bitcoin mencapai puncak US$126.080 pada 6 Oktober 2025, lalu turun ke US$58.717 pada 30 Juni 2026. Itu penurunan sekitar 53,4 persen.

Meski terasa menyakitkan, Bitwise menilai penurunan ini justru tanda kematangan. Pada siklus sebelumnya, bitcoin anjlok 86 persen, 84 persen, dan 77 persen dari puncaknya.

Kalau titik terendah Juni 2026 bertahan, ini akan menjadi koreksi siklus paling dangkal yang pernah tercatat. Menurut Bitwise, performa tersebut masih sesuai dengan ekspektasi jangka panjang mereka.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Tiga Faktor di Balik Prediksi Harga Bitcoin Bitwise

Melansir laporan Bitwise, ada tiga pendorong utama harga bitcoin di masa depan, meliputi permintaan institusional, pasokan yang terbatas, serta kekhawatiran terhadap pelemahan mata uang fiat. Berikut adalah ulasannya:

1. Permintaan Intitusional

Menurut Boston Consulting Group, investor institusional mengelola sekitar US$147 triliun. Bitwise memperkirakan mereka akan mengalokasikan 1 sampai 5 persen ke bitcoin dalam sepuluh tahun ke depan, artinya ada kebutuhan beli US$1,5 triliun hingga US$7,4 triliun. Sebagai gambaran, ETF bitcoin spot di Amerika Serikat kini sudah menyimpan aset sekitar US$108 miliar.

2. Pasokan yang Terbatas

Hanya akan ada 21 juta bitcoin, dan sekitar 20,1 juta atau 95,7 persen sudah beredar. Blockchain bitcoin hanya menghasilkan sekitar US$14 miliar bitcoin baru per tahun, dan berapa pun permintaannya, pasokan tidak bisa ditambah.

3. Kekhawatiran Terhadap Pelemahan Nilai Mata Uang Fiat

Bitwise mencatat utang pemerintah AS kini mencapai US$40,2 triliun, dengan bunga sekitar US$1,1 triliun per tahun. Dalam situasi seperti ini, aset keras seperti bitcoin dinilai makin dilirik.

Menariknya, Bitwise menyebut pasokan bitcoin yang tidak elastis sebagai pendorong terpenting dalam asumsi jangka panjang mereka, seperti dilaporkan Cointelegraph saat membahas edisi sebelumnya.

BACA JUGA: 10 Perbedaan Tokenized Deposits dan Stablecoin yang Harus Kamu Ketahui!

Cara Bitwise Menghitung Prediksi Harga Bitcoin Jangka Panjang

Bitwise memakai model Total Addressable Market, yaitu memperkirakan seberapa besar pasar yang bisa dimasuki bitcoin, lalu berapa persen yang mungkin direbutnya. Pasar yang dihitung antara lain penyimpan nilai seperti emas, aset institusional, cadangan devisa negara, kas perusahaan, hingga pengiriman uang lintas negara.

Faktor penentu terbesarnya adalah pasar penyimpan nilai. Bitwise memproyeksikan pasar ini tumbuh dari US$31,1 triliun menjadi US$109,8 triliun pada 2036, dan pada skenario dasar bitcoin merebut 25 persen di dalamnya. Supaya hitungannya konservatif, Bitwise memakai total pasokan 21 juta bitcoin, padahal tidak semuanya beredar pada 2036.

Tiga Skenario yang Perlu Kamu Pahami

Bitwise tidak hanya memberi satu angka. Pada skenario bear, harga bitcoin 2036 hanya US$130.686 dengan CAGR 4,6 persen. Skenario dasar menghasilkan US$1.599.766. Sementara skenario bull mencapai US$3.667.911 dengan CAGR 46 persen. Bitwise menegaskan bahwa skenario dasar adalah yang mereka anggap paling mungkin, sedangkan dua skenario lainnya menggambarkan ketidakpastian pasar. Berikut ini adalah skenario lengkapnya, mengutip laporan terbaru Bitwise:

Potential Addressable MarketsCurrent
Market Size
(USD trillions)
Projected
CAGR
Projected Market
Size in 2036
(USD trillions)
Penetration Rate Assumptions
BearBaseBull
Institutional Investment Assets*US$139.77.5%US$303.50.0%1.0%5.0%
Emerging Market CurrenciesUS$64.78.5%US$146.10.0%1.0%2.5%
Store of Value (Gold, Bitcoin)US$31.114.1%US$109.82.5%25.0%50.0%
Offshore WealthUS$13.03.0%US$19.00.0%5.0%10.0%
National Treasury ReservesUS$14.22.3%US$18.10.0%2.5%5.0%
U.S. Corporate TreasuriesUS$5.45.0%US$8.90.0%2.5%5.0%
Global RemittancesUS$0.75.2%US$1.30.0%2.5%5.0%
BTC — Current PriceUS$83,557US$83,557US$83,557
BTC — 2036 Price TargetUS$130,686US$1,599,766US$3,667,911
BTC — 2036 Projected CAGR4.6%34.3%46.0%

Sumber: Bitwise Asset Management, dengan data dari Bloomberg, IMF, IFAD, BCG, World Gold Council, Dewan Gubernur Federal Reserve System, dan EU Tax Observatory. Harga Bitcoin per 30 September 2026. Tanggal acuan untuk ukuran pasar saat ini bervariasi, sehingga periode perhitungan CAGR untuk proyeksi tahun 2036 juga berbeda.

Kerangka valuasi dan target harga Bitcoin disajikan hanya untuk tujuan ilustrasi dan bukan merupakan prediksi hasil di masa depan. Materi ini merupakan penilaian terhadap kondisi pasar pada waktu tertentu dan tidak dimaksudkan sebagai prakiraan peristiwa di masa depan maupun jaminan atas hasil yang akan dicapai.

* Untuk memperhitungkan emas yang telah dimiliki oleh investor institusional, analisis ini mengurangi 5 persen dari Aset Investasi Institusional (Institutional Investment Assets). Dengan demikian, nilai Ukuran Pasar Saat Ini (Current Market Size) menjadi US$139,7 triliun, bukan keseluruhan US$147 triliun yang diperkirakan oleh BCG.

Bitcoin Dibandingkan Aset Lain

Untuk perbandingan, Bitwise merata-ratakan asumsi JPMorgan, PGIM, BlackRock, dan Vanguard untuk aset tradisional. Hasilnya, proyeksi return tahunan ekuitas AS 6,7 persen, emas 5,5 persen, dan obligasi AS 5,0 persen. Bitcoin berada jauh di atas dengan 34,3 persen.

Namun, bitcoin juga yang paling fluktuatif, dengan volatilitas 27,8 persen. Bitwise juga memperkirakan korelasi bitcoin dengan saham AS sekitar 0,43, yang masih tergolong rendah hingga menengah.

Risiko yang Perlu Kamu Waspadai

Prediksi harga bitcoin 2027 ini tetap hanya proyeksi, bukan jaminan. Bitwise sendiri mengakui bitcoin punya rekam jejak pendek sehingga data historisnya terbatas. Risiko lain meliputi regulasi, termasuk gagalnya pembahasan CLARITY Act di Kongres AS pada 2026, serta ancaman teknologi seperti komputasi kuantum. Bitwise juga memperingatkan bahwa bitcoin tetap bisa mengalami penurunan tajam dan masih bersifat siklikal.

BACA JUGA:  Mau Jadi Liquidity Provider? Ini 4 Platform LP Kripto untuk Pemula

Apa yang Bisa Kamu Pelajari dari Prediksi Harga Bitcoin 2027 Ini?

Ringkasnya, prediksi harga bitcoin 2027 versi Bitwise menargetkan US$1,6 juta pada 2036 berkat permintaan institusional, pasokan terbatas, dan kekhawatiran terhadap mata uang fiat. Penurunan 53 persen tahun ini dianggap lebih ringan dibanding siklus lalu, tetapi risiko regulasi, teknologi, dan volatilitas tetap ada. Gunakan angka ini sebagai bahan belajar, bukan ajakan membeli, dan selalu riset sendiri sebelum berinvestasi.

Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait