Prediksi Harga Bitcoin, Analis: Sasar Hingga 70 Ribu Dolar

Harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah sejumlah analis melihat peluang berlanjutnya tren kenaikan dalam jangka pendek.

Analisis terbaru dari analis Behdark menunjukkan Bitcoin telah menembus seluruh garis pemicu resistance pada time frame 4 jam, membuka peluang pergerakan menuju area US$69.000 hingga US$70.000 selama struktur bullish tetap terjaga.

Menurut Behdark, struktur koreksi kini terlihat lebih jelas setelah breakout tersebut. Ia menilai pergerakan dari titik yang ditandai panah hijau pada grafik mengindikasikan bahwa Bitcoin telah memulai fase bullish baru, sehingga fokus pasar kini tertuju pada kemampuan aset kripto terbesar itu mempertahankan area support utama.

Pola ABC Buka Peluang Harga Bitcoin Menuju US$70.000

Dalam analisisnya, Behdark menjelaskan bahwa kenaikan Bitcoin saat ini membentuk pola ABC, yang umum digunakan untuk mengidentifikasi kelanjutan tren setelah fase koreksi selesai. Pola tersebut dinilai masih memiliki ruang untuk berkembang selama harga tidak kehilangan pijakan di area demand.

BTC analisis 21 jul

Zona demand yang disorot berada pada kisaran US$63.600 hingga US$64.500. Area ini dipandang sebagai level pertahanan utama yang harus dipertahankan oleh pembeli agar struktur bullish tetap valid. Jika harga mampu bertahan di atas zona tersebut, peluang kenaikan menuju area supply berikutnya dinilai masih terbuka.

BACA JUGA:  Harga XRP Siap Melejit? Pola Legendaris Ini Bidik Lonjakan hingga US$27

Target berikutnya berada di zona supply yang membentang di kisaran US$69.100 hingga US$70.500. Area tersebut diperkirakan menjadi titik pengujian penting karena berpotensi memunculkan tekanan jual baru setelah reli berlangsung.

Behdark juga menilai Bitcoin masih membutuhkan tambahan likuiditas sebelum melanjutkan pergerakan ke level yang lebih tinggi. Dengan kata lain, fluktuasi harga dalam jangka pendek masih mungkin terjadi, tetapi selama support utama tidak ditembus, prospek kenaikan dinilai tetap lebih dominan dibandingkan skenario penurunan.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Data Investor Jangka Pendek Perkuat Skenario Bullish Bitcoin

Pandangan serupa juga digaungkan analis Amr Taha di CryptoQuant, yang menilai struktur jangka pendek Bitcoin masih konstruktif selama harga Bitcoin bertahan di atas level biaya perolehan investor jangka pendek.

Bitcoin UTXO 21 jul

Berdasarkan data UTXO realized price, Bitcoin saat ini diperdagangkan di sekitar US$65.500, lebih tinggi dibandingkan realized price kelompok kepemilikan berusia 1 hari hingga 1 minggu yang berada di sekitar US$63.950, serta kelompok 1 minggu hingga 1 bulan di kisaran US$62.090.

BACA JUGA:  Meme Coin PEPE Buat DP Mobil Bekas, Cukup Nggak?

Taha menjelaskan bahwa level US$63.950 menjadi ambang terpenting untuk membaca arah tren jangka pendek.

“Selama BTC bertahan di atas US$63.950, struktur tren jangka pendek tetap bullish,” ujarnya.

Ia menambahkan, penurunan berkelanjutan di bawah level tersebut dapat menjadi sinyal melemahnya momentum sekaligus membuka peluang perubahan tren ke arah bearish. Sementara itu, level US$62.090 berfungsi sebagai area support berbasis biaya perolehan yang lebih rendah apabila tekanan jual meningkat.

Selain posisi harga terhadap realized price, CryptoQuant juga memperhatikan hubungan antara dua kelompok realized price tersebut.

Sinyal bullish muncul ketika realized price kelompok 1 hari hingga 1 minggu bergerak melampaui kelompok 1 minggu hingga 1 bulan, sedangkan persilangan ke arah sebaliknya dipandang sebagai sinyal bearish.

Menurut Taha, crossover bearish terakhir terjadi pada 21 Mei, sedangkan sinyal bullish pertama setelah periode tersebut muncul pada 8 Juli. Perubahan itu menunjukkan bahwa momentum pemulihan mulai terbentuk kembali di pasar.

BACA JUGA:  Harga XRP Cetak Rekor Oversold 13 Tahun, Bersiap Meledak?

Dengan demikian, selama harga Bitcoin mampu bertahan di atas US$63.950, struktur bullish jangka pendek dinilai masih terpelihara. Namun, jika level tersebut gagal dipertahankan, peluang pelemahan momentum akan meningkat meski support berikutnya masih berada di sekitar US$62.090.

Kombinasi analisis teknikal Behdark dan data on-chain menunjukkan area US$63.950 menjadi level penting yang menentukan apakah harga Bitcoin mampu melanjutkan kenaikan menuju target US$70.000 atau justru memasuki fase konsolidasi yang lebih dalam.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait