Prop firm crypto adalah jalan pintas bagi trader berbakat yang ingin mengelola modal besar tanpa harus menanggung risiko kehilangan uang sendiri. Buat kamu yang jago trading dan mau mendapatkan modal tambahan, berikut adalah beberapa prop firm crypto terbaik yang harus kamu tahu!
BACA JUGA:Â 10 Openclaw Trading Bot Viral yang Bisa Kamu Coba!
Apa Itu Prop Firm Crypto?
Kalau kamu punya kemampuan trading tapi modal terbatas, prop firm crypto bisa jadi solusi yang kamu cari. Secara sederhana, prop firm (proprietary trading firm) adalah perusahaan yang menyediakan modal kepada trader untuk diperdagangkan, lalu keuntungannya dibagi sesuai kesepakatan.
Di dunia kripto, model ini semakin populer karena berjalan di atas teknologi blockchain yang transparan dan terdesentralisasi.
Melansir laman Myfxbook, prop firm crypto adalah perusahaan trading proprietary yang menyediakan akun bermodal kepada trader untuk memperdagangkan aset kripto, di mana trader dinilai melalui tantangan atau evaluasi dan dapat memperoleh bagian keuntungan tanpa menggunakan modal pribadi mereka.
Artinya, kamu cukup membuktikan kemampuan lewat sebuah “challenge“, lalu jika lolos, kamu dipercaya mengelola dana mereka dan mendapat porsi keuntungan yang cukup besar, biasanya antara 80 hingga 100 persen.
Melansir laman Kraken, standar industri tahun 2026 untuk pembayaran prop firm kripto adalah dalam bentuk stablecoin seperti USDC atau USDT dalam waktu 12 hingga 24 jam. Ini jauh lebih cepat dibandingkan beberapa tahun lalu, dan menjadi tolok ukur bahwa sebuah platform memang serius dan dapat dipercaya.
Bagaimana Cara Kerja Prop firm Crypto?
Sebelum masuk ke daftar prop firm crypto terbaik, penting untuk memahami alurnya agar kamu tidak bingung ketika mendaftar. Prosesnya pada dasarnya terdiri dari tiga tahap utama.
Pertama, kamu membayar biaya evaluasi sekali bayar (one-time fee) dan mulai trading di akun simulasi. Kamu harus mencapai target keuntungan tertentu, misalnya 10 persen, tanpa melanggar batas kerugian harian maupun keseluruhan.
Kedua, jika lolos evaluasi, kamu mendapatkan akun bermodal nyata.
Ketiga, kamu mulai trading dengan modal perusahaan dan mendapat bagian dari keuntungan yang kamu hasilkan.
Yang membedakan prop firm crypto berbasis on-chain dari yang konvensional adalah transparansi.
Melansir laman OnchainProp, platform on-chain menjalankan evaluasi dan pembayaran di blockchain publik, trader menyimpan dompet non-kustodial, dan keuntungan diselesaikan melalui smart contract secara langsung ke dompet trader. Ini berarti tidak ada pihak ketiga yang bisa menahan atau memanipulasi pembayaranmu.
BACA JUGA:Â 10 AI Trading Crypto yang Bisa Kamu Coba di 2026
Daftar Prop firm Crypto Terbaik 2026
Berikut adalah tujuh prop firm crypto terbaik yang layak kamu pertimbangkan di tahun 2026. Setiap platform punya keunggulan masing-masing, mulai dari profit split tertinggi, ukuran akun terbesar, hingga sistem yang paling ramah pemula.
1. Hypernova

Hypernova adalah salah satu prop firm crypto yang sepenuhnya berjalan di atas blockchain Hyperliquid. Melansir laman resmi Hypernova, platform ini menawarkan pendanaan hingga US$200.000 dengan aturan yang transparan berbasis on-chain dan pembayaran instan melalui smart contract.
Profit split yang ditawarkan mencapai 90 persen, artinya dari setiap keuntungan yang kamu hasilkan, 90 persennya langsung masuk ke kantong kamu.
Keunggulan utama Hypernova adalah kesederhanaan sistemnya dan kepercayaan penuh pada protokol blockchain. Cocok untuk trader yang sudah familiar dengan ekosistem Hyperliquid dan ingin mendapatkan dana dengan aturan yang tidak tersembunyi.
2. GT Funded
GT Funded menjadi salah satu pilihan paling menarik karena menawarkan profit split hingga 92 persen, salah satu yang tertinggi di industri ini. Melansir laman resmi GT Funded, platform ini berjalan di atas jaringan Hyperliquid dan Arbitrum, mendukung trading DeFi tanpa KYC, tanpa perantara, dengan akun hingga US$300.000.
Melansir laman ProptradingVibes, GT Funded termasuk dalam kategori prop firm on-chain Tier 1 yang verifikasi pembayarannya dapat dicek langsung di blockchain. Ini penting karena banyak prop firm yang beroperasi secara tidak transparan dan tidak dapat diverifikasi.
3. Propr (ProprXYZ)

Propr adalah prop firm crypto yang paling ambisius dalam hal ukuran akun. Melansir laman resmi Propr, platform ini dibangun di atas Hyperliquid dan didukung oleh SwissBorg, memungkinkan trader mengakses akun bermodal hingga US$1.000.000 dengan profit split 80 persen.
Evaluasi tersedia dalam format satu langkah maupun dua langkah, tanpa batas waktu, dengan leverage hingga 5x.
Yang membuatnya menonjol adalah ragam aset yang bisa diperdagangkan, mulai dari kripto seperti BTC dan ETH, hingga ekuitas, indeks, komoditas, dan FX, semuanya dalam satu platform.
Propr juga menyediakan dashboard transparansi real-time yang bisa kamu cek kapan saja untuk memverifikasi data platform secara langsung. Dengan rating 4.6 di Trustpilot, Propr sudah membangun reputasi yang cukup solid di komunitas trader kripto global.
4. Carrot Funding

Carrot Funding hadir sebagai alternatif prop firm crypto yang mendukung platform gTrade dan ke depannya akan mengintegrasikan Hyperliquid.
Melansir laman OnchainProp, Carrot Funding menawarkan akun hingga US$500.000 dengan profit split 80 persen, menjadikannya salah satu platform dengan kapasitas modal terbesar di kategori on-chain.
Bagi trader yang sudah aktif di ekosistem gTrade dan ingin mencoba trading dengan modal yang lebih besar tanpa risiko kehilangan uang pribadi, Carrot Funding bisa menjadi pilihan yang worth it untuk dijajal. Sistemnya yang multi-chain juga memberi fleksibilitas lebih dibandingkan platform yang hanya berjalan di satu jaringan blockchain.
5. Vanta Trading

Vanta Trading tampil dengan proposisi yang sangat berani, profit split 100 persen. Melansir laman resmi Vanta Trading, platform ini adalah prop firm trading simulasi terdesentralisasi yang dibangun di atas Hyperliquid, dengan sistem evaluasi satu langkah dan akun yang bisa tumbuh hingga US$2.500.000 melalui program scaling.
Vanta juga menawarkan bonus 25 persen setiap kuartal, serta mendistribusikan lebih dari US$30 juta dalam bentuk reward kepada trader. Yang menarik, Vanta secara terbuka mengkritik model prop firm konvensional yang “untung ketika trader kalah” dan memposisikan diri sebagai platform yang benar-benar berpihak pada trader.
6. HyperPNL

HyperPNL adalah platform prop firm crypto yang sepenuhnya berbasis on-chain dan termasuk dalam daftar Tier 1 versi laporan industri terpercaya.
Melansir laman ProptradingVibes dalam State of Prop Trading Q2 2026, HyperPNL masuk dalam enam firma on-chain terkemuka yang menjalankan evaluasi dan pembayaran langsung di blockchain publik, sehingga semua transaksinya dapat diverifikasi secara independen.
Dengan beroperasi di Hyperliquid, HyperPNL memanfaatkan kecepatan dan efisiensi jaringan L1 yang mampu menangani transaksi dalam skala besar dengan latensi rendah. Ini menjadikannya pilihan solid bagi trader kripto yang ingin pengalaman prop trading yang benar-benar terdesentralisasi.
7. Foxify

Foxify menawarkan pendekatan yang berbeda dari kebanyakan prop firm crypto lainnya. Melansir laman resmi Foxify, platform ini memberikan pendanaan instan hingga 10.000 USDC tanpa fase evaluasi berlapis dan tanpa KYC.
Trader cukup melakukan deposit minimal 100 USDC untuk langsung mendapatkan status funded dan mulai trading di lebih dari 220 pasar, termasuk kripto, emas, perak, dan indeks.
Profit split yang ditawarkan Foxify mencapai 80 persen dengan leverage hingga 100x. Platform ini saat ini beroperasi di dYdX, Kodiak, dan beberapa exchange lainnya, dengan integrasi Hyperliquid yang dijadwalkan hadir pada Q2 2026. Foxify cocok untuk trader yang ingin segera mulai tanpa proses evaluasi panjang dan modal awal yang besar.
Mau Mulai Perjalanan Trading Kriptomu Sampai di Sini?
Dunia prop firm crypto masih terus berkembang pesat, dan peluang untuk trader berbakat semakin terbuka lebar. Tapi ingat, modal besar hanya akan bermanfaat kalau dipadukan dengan strategi yang matang dan pemahaman mendalam tentang pasar kripto dan teknologi blockchain yang mendasarinya.
Sebelum mendaftar ke platform mana pun, pastikan kamu sudah memahami cara kerja DeFi, manajemen risiko, dan dasar-dasar analisis pasar kripto agar kamu bisa melewati evaluasi dengan percaya diri.
Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


