Platform peluncuran memecoin PumpFun diduga tengah mempersiapkan ekspansi ke sejumlah jaringan blockchain di luar ekosistem Solana.
Indikasi tersebut muncul setelah pengamat industri menemukan bahwa PumpFun telah mendaftarkan beberapa subdomain baru yang berkaitan dengan jaringan Base, BNB Smart Chain (BSC), Monad dan Ethereum.
Temuan ini segera memicu spekulasi bahwa platform tersebut sedang menyiapkan langkah menuju model multi-chain.

Selain pendaftaran subdomain, komunitas kripto juga menyoroti perubahan pada akun resmi PumpFun di X.
Platform tersebut diketahui menghapus kata “Solana” dari tag lokasi profilnya. Langkah kecil ini dianggap sebagai sinyal bahwa PumpFun tidak lagi ingin dipersepsikan sebagai layanan yang sepenuhnya bergantung pada satu jaringan blockchain saja.
Jika rencana ekspansi tersebut benar terealisasi, langkah ini dapat menjadi perubahan strategis besar bagi PumpFun, yang selama ini dikenal sebagai salah satu platform peluncuran memecoin paling aktif di ekosistem Solana.
Ekspansi ke jaringan lain berpotensi memperluas basis pengguna sekaligus membuka akses bagi komunitas dari berbagai ekosistem blockchain.
Sinyal Awal Ekspansi PumpFun ke Berbagai Blockchain
Temuan mengenai pendaftaran subdomain baru menjadi salah satu indikasi paling kuat terkait potensi ekspansi PumpFun. Dalam praktik pengembangan platform kripto, langkah semacam ini umumnya dilakukan sebagai bagian dari persiapan integrasi antarmuka atau layanan pada jaringan baru.
Keempat jaringan yang disebut dalam pendaftaran domain tersebut, yakni Base, Ethereum, BNB Smart Chain dan Monad, merupakan ekosistem blockchain yang memiliki komunitas pengguna besar serta aktivitas perdagangan yang tinggi.
Dengan masuk ke beberapa jaringan sekaligus, PumpFun berpotensi menjangkau pasar yang jauh lebih luas dibandingkan ketika hanya beroperasi di satu blockchain.
Perubahan pada profil media sosial PumpFun juga memperkuat spekulasi tersebut. Penghapusan label “Solana” dari deskripsi akun menandakan bahwa platform ini mungkin sedang mempersiapkan reposisi identitasnya agar lebih netral secara ekosistem.
Meski demikian, hingga kini tim pengembang PumpFun belum mengeluarkan pengumuman resmi mengenai rencana ekspansi tersebut.
Di tengah kabar ekspansi ini, harga token PumpFun, PUMP, telah melesat lebih dari 4 persen dalam 24 jam terakhir, diiringi kenaikan pada volume transaksi di pasar spot dan derivatif.
Pembaruan Sistem Kreator dan Model Insentif
Sebelum muncul spekulasi ekspansi lintas blockchain, PumpFun lebih dulu meluncurkan pembaruan besar pada sistem ekonominya.
Pada 9 Januari lalu, platform tersebut memperkenalkan pembaruan pada sistem biaya kreator yang memungkinkan tim proyek membagi pendapatan biaya transaksi ke beberapa dompet sekaligus.
Melalui sistem baru ini, kreator token dapat mengatur distribusi biaya kepada sejumlah alamat dompet bahkan setelah token diluncurkan. Mekanisme tersebut dirancang untuk memberikan fleksibilitas lebih besar dalam pengelolaan pendapatan proyek sekaligus memperbaiki struktur insentif ekonomi di dalam ekosistem memecoin.
Pembaruan tersebut juga menjadi respons terhadap kritik terhadap model sebelumnya yang dianggap memberikan keuntungan lebih besar kepada kreator dibandingkan para trader.
Dengan mekanisme distribusi biaya yang lebih fleksibel, PumpFun berupaya menciptakan struktur insentif yang dinilai lebih seimbang bagi berbagai pihak di dalam ekosistemnya.
Sorotan Kontroversi dan Isu MEV
Meski terus berkembang, PumpFun juga sempat menjadi sorotan kontroversi pada awal tahun ini. Masih pada Januari lalu, platform tersebut kembali disorot setelah muncul gugatan hukum yang dipicu oleh bocoran lebih dari 5.000 pesan internal yang berkaitan dengan praktik Maximal Extractable Value (MEV).
Bocoran tersebut memunculkan tuduhan bahwa beberapa pihak memiliki keuntungan struktural dalam perdagangan token yang diluncurkan melalui PumpFun. Para penggugat menilai bahwa sejumlah insider dapat membeli token pada harga yang sangat rendah sebelum perdagangan publik dimulai.
Ketika token mulai diperdagangkan secara luas dan harga melonjak, pihak-pihak tersebut disebut berpotensi memperoleh keuntungan besar. Sebaliknya, investor ritel sering kali baru masuk setelah lonjakan harga awal terjadi sehingga membeli token pada harga yang jauh lebih tinggi.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



