Dogecoin (DOGE) mungkin lahir sebagai meme coin, tetapi performanya beberapa kali berhasil mengejutkan pasar. Seiring harganya yang bergerak dinamis, kepemilikan DOGE dalam jumlah tertentu kini bahkan memiliki nilai yang setara dengan sebuah Toyota Calya baru.
Lantas, berapa banyak DOGE yang dibutuhkan untuk membeli mobil tersebut? Tak hanya itu, bagaimana jika seseorang rutin membeli DOGE sejak 2021, saat harganya masih sekitar Rp700 per koin? Simulasi berikut menunjukkan hasil yang cukup menarik.
Segini DOGE yang Dibutuhkan untuk Membeli Calya Baru
Toyota Calya menjadi salah satu mobil keluarga paling terjangkau di Indonesia. Berdasarkan daftar harga yang dikutip dari situs resmi Astra per Selasa (21/07/2026), Toyota Calya tipe E dibanderol mulai Rp170.700.000, sedangkan Calya tipe G dipasarkan mulai Rp179.300.000.
Dengan asumsi harga Dogecoin saat ini berada di kisaran Rp1.315,37 per DOGE, maka untuk membeli Toyota Calya tipe E dibutuhkan sekitar 129.770 DOGE. Sementara itu, Calya tipe G setara dengan sekitar 136.309 DOGE.

Artinya, kepemilikan sekitar 130 ribu hingga 136 ribu DOGE secara nominal sudah memiliki nilai yang setara dengan harga satu unit Toyota Calya baru. Angka tersebut tentu dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti fluktuasi harga DOGE di pasar kripto.
Menariknya, simulasi ini menunjukkan bagaimana aset digital kini semakin mudah dibandingkan dengan kebutuhan di dunia nyata. Meski koin meme ini belum dapat digunakan langsung untuk membeli mobil di Indonesia, nilai investasinya bisa dikonversikan ke berbagai aset riil.
Karena itu, semakin tinggi harga DOGE, semakin sedikit jumlah token yang diperlukan untuk menyamai harga sebuah mobil. Sebaliknya, apabila harga mengalami koreksi, jumlah DOGE yang dibutuhkan otomatis akan bertambah.
Iseng Beli DOGE Sejak 2021? Sekarang Nilainya Bisa Beli Toyota Calya
Sebagai ilustrasi, anggap seseorang memiliki target membeli Toyota Calya senilai Rp170,7 juta dalam waktu lima tahun sejak pertengahan 2021 hingga sekarang. Agar target tersebut tercapai, ia perlu menyisihkan sekitar Rp2,84 juta setiap bulan secara konsisten.
Namun, bagaimana jika dana bulanan tersebut tidak hanya disimpan, melainkan digunakan menabung kripto DOGE saat harganya masih sekitar Rp700 per koin pada 2021 silam? Dengan nominal Rp2,84 juta per bulan, investor bisa memperoleh 4.064 DOGE setiap bulan.
Selama lima tahun, akumulasi pembelian tersebut mencapai 243.800 DOGE. Jika seluruh kepemilikan itu dijual menggunakan harga DOGE saat ini sebesar Rp1.315,37, nilainya mencapai sekitar Rp320,6 juta.

Dengan nilai tersebut, investor bukan hanya mampu membeli Toyota Calya tipe E seharga Rp170,7 juta. Setelah transaksi dilakukan, masih tersisa sekitar Rp149,9 juta, jumlah yang bahkan mendekati harga satu mobil LCGC baru lainnya.
Tentu saja, simulasi tersebut hanya menggunakan asumsi historis dan tidak memperhitungkan biaya transaksi maupun variasi harga pembelian setiap bulan. Hasil riil dapat berbeda tergantung waktu masuk, strategi investasi, serta kondisi pasar saat itu.
DOGE Masuk Konsolidasi, Reli Tinggal Menunggu Waktu?
Di luar simulasi tersebut, perhatian juga tertuju pada prospek pergerakan Dogecoin. Analis kripto ternama Javon Marks, melalui unggahan di X pada Senin (20/07/2026), menilai bahwa DOGE sedang membentuk pola bullish yang menyerupai siklus sebelumnya.
Berdasarkan grafik yang dibagikannya, setiap siklus Dogecoin diawali dengan fase descending breakout, kemudian memasuki periode stagnation atau konsolidasi. Setelah berakhir, harga beberapa kali melanjutkan pergerakan dalam reli parabolik yang menghasilkan kenaikan signifikan.
Menurutnya, kondisi saat ini masih menunjukkan pola yang serupa. Grafik memperlihatkan DOGE sedang berada dalam fase konsolidasi pasca-breakout, yakni area yang pada siklus sebelumnya yang menjadi pijakan sebelum lonjakan harga berikutnya dimulai.
“Grafik makro DOGE sedang membentuk pola yang mirip dengan setiap breakout dan reli sebelumnya. Saat ini, DOGE berada dalam fase konsolidasi setelah breakout, yaitu fase yang pada siklus-siklus sebelumnya terjadi tepat sebelum memasuki periode kenaikan paling bullish atau bahkan parabolik,” tulisnya.

Berdasarkan pola historis tersebut, Javon Marks memproyeksikan target harga bertahap di kisaran US$0,653, kemudian US$0,70, hingga di atas US$1,25 apabila pola makro kembali berjalan seperti pada siklus-siklus sebelumnya.
Meski demikian, proyeksi tersebut masih bersifat analisis teknikal dan bukan jaminan bahwa token meme tersebut akan bergerak sesuai skenario. Pergerakan DOGE tetap sangat dipengaruhi oleh sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


