Raksasa Penambang Bitcoin Ini Terancam Bangkrut, Operasi Mulai Lumpuh

Perusahaan penambang Bitcoin terbesar di Rusia, BitRiver, tengah menghadapi ancaman kebangkrutan setelah pengadilan setempat memulai proses kepailitan akibat tunggakan utang.

Perusahaan yang dikenal sebagai salah satu penambang Bitcoin utama di kawasan Eurasia itu kini mengalami pembekuan aset, penutupan pusat data, serta gangguan serius pada kegiatan operasionalnya.

Berdasarkan laporan media lokal Kommersant, proses hukum tersebut dimulai pada awal 2026 setelah sejumlah kreditur mengajukan gugatan atas kewajiban finansial yang tidak terpenuhi.

Berdasarkan dokumen pengadilan, BitRiver dinilai gagal melunasi kewajiban pembayaran kepada mitra bisnis dan pemasok energi dalam jangka waktu yang telah disepakati. Akibatnya, pengadilan menetapkan status pengawasan kepailitan terhadap perusahaan tersebut.

IKLAN
Chat via WhatsApp

“Namun, selama proses penegakan hukum terhadap Fox Group, tidak ditemukan aset yang cukup untuk menutupi klaim tersebut, sehingga diajukan permohonan kepailitan,” ungkap Pengadilan Arbitrase Wilayah Irkutsk.

BACA JUGA:  Hoki! Sendirian Tambang Blok Bitcoin, Miner Raup Rp3,5 Miliar

Status ini membuat aktivitas perusahaan sebagai penambang Bitcoin berskala industri semakin tertekan. Sejumlah fasilitas pusat data yang sebelumnya beroperasi penuh kini dilaporkan berhenti beroperasi karena keterbatasan dana dan pasokan listrik.

Utang Membengkak dan Penutupan Pusat Data

Masalah utama yang menjerat BitRiver bermula dari meningkatnya beban operasional dan utang kepada berbagai pihak. Sejak 2024, perusahaan menghadapi lonjakan biaya energi, perawatan infrastruktur, serta kewajiban pembayaran kontrak jangka panjang.

Kondisi tersebut mempersempit ruang gerak bisnis perusahaan sebagai penambang Bitcoin di wilayah Siberia dan Rusia Timur.

Sejumlah sumber industri menyebutkan, beberapa pusat data milik BitRiver di wilayah Irkutsk dan sekitarnya telah menghentikan aktivitas penambangan karena tunggakan tagihan listrik. Penutupan ini berdampak langsung pada kapasitas produksi perusahaan dalam memverifikasi transaksi jaringan Bitcoin.

Selain itu, pembekuan aset oleh pengadilan membuat manajemen kesulitan mengakses dana operasional. Beberapa kontraktor dan pemasok juga mengajukan tuntutan hukum tambahan, sehingga memperberat posisi keuangan perusahaan.

BACA JUGA:  Skyholic: Investor Kripto Bukan Kurang Modal, Tapi Kurang Literasi

Hingga awal 2026, BitRiver dilaporkan masih melakukan negosiasi dengan para kreditur untuk merestrukturisasi kewajiban utang. Namun, proses tersebut berjalan lambat karena terbatasnya likuiditas dan ketidakpastian hukum.

PHK, Masalah Manajemen dan Tekanan Hukum

Tekanan finansial yang dialami BitRiver turut berdampak pada kondisi internal perusahaan. Sejak awal 2025, manajemen mulai melakukan efisiensi besar-besaran, termasuk pemutusan hubungan kerja dan penundaan pembayaran gaji.

Kebijakan pengurangan karyawan ini dinilai sebagai upaya darurat untuk mempertahankan operasional sebagai penambang Bitcoin, meskipun hasilnya belum signifikan.

Di sisi lain, Pendiri dan Pimpinan utama BitRiver, Igor Runets, juga menghadapi persoalan hukum terkait dugaan pelanggaran pajak. Ia dilaporkan menjalani tahanan rumah sejak awal 2026, sehingga memperumit upaya manajemen dalam menangani krisis perusahaan.

Kondisi tersebut berdampak pada stabilitas kepemimpinan dan proses pengambilan keputusan strategis. Beberapa eksekutif senior disebut telah mengundurkan diri dalam beberapa bulan terakhir, seiring memburuknya situasi keuangan.

BACA JUGA:  Trump Media Perluas Jejak di Kripto, Ajukan Dua Crypto ETF Baru

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia