Rakuten Bikin Gebrakan, Poin Belanja Kini Bisa Disulap Jadi XRP

Rakuten Wallet telah membuat gebrakan baru di industri aset digital Jepang dengan membuka akses konversi poin loyalitas menjadi XRP.

Mulai pekan ini, pengguna Rakuten Wallet dapat menukar Rakuten Points menjadi XRP di dalam aplikasi, lalu memanfaatkan aset tersebut untuk transaksi dalam ekosistem pembayaran Rakuten Pay yang terhubung ke lebih dari lima juta merchant di seluruh Jepang.

Langkah tersebut menjadi salah satu integrasi terbesar antara sistem loyalitas konsumen dan aset digital di pasar ritel Jepang.

Fitur baru itu memperluas fungsi Rakuten Points yang selama ini hanya digunakan untuk diskon, cashback, atau pembelian produk dalam ekosistem Rakuten. Kini, poin belanja dapat dikonversi menjadi XRP sebelum akhirnya digunakan kembali dalam bentuk saldo pembayaran digital.

Dengan jaringan Rakuten Pay yang telah menjangkau jutaan titik transaksi, integrasi ini dinilai membuka jalur baru bagi penggunaan aset digital dalam aktivitas konsumsi harian.

Rakuten dan XRP kini berada dalam satu ekosistem yang saling terhubung, mempertemukan program loyalitas konsumen dengan aset digital berbasis utilitas.

Di saat basis pengguna Rakuten Pay dilaporkan telah mencapai sekitar 44 juta akun aktif, langkah ini dinilai memperbesar eksposur XRP di pasar ritel Jepang. Skala tersebut membuat integrasi ini berbeda dari sekadar penambahan aset di platform perdagangan, karena langsung menyentuh pola konsumsi masyarakat sehari-hari.

BACA JUGA:  Harga Kripto Hari Ini 30 April 2026: SOL hingga MUBARAK Masuki Fase Penentuan

Jalur Baru XRP Masuk ke Aktivitas Belanja

Mekanisme penggunaan fitur ini dibuat berlapis. Pengguna terlebih dahulu menukar Rakuten Points menjadi XRP melalui Rakuten Wallet, lalu aset itu dapat dikonversi kembali ke saldo pembayaran digital untuk digunakan di merchant. Dengan skema tersebut, merchant tetap menerima yen seperti biasa tanpa perlu mengubah sistem pembayaran mereka.

Model ini dipandang sebagai cara praktis untuk membawa aset digital ke penggunaan nyata tanpa mengganggu sistem pembayaran yang sudah berjalan. Dalam konteks pasar Jepang yang dikenal memiliki ekosistem pembayaran digital matang, langkah Rakuten dinilai dapat mempercepat adopsi aset digital berbasis utilitas.

Perkembangan ini muncul di tengah kondisi XRP yang masih bergerak dalam fase konsolidasi. Analis pasar GainMuse menilai XRP sedang berada dalam pola descending wedge dengan area harga yang semakin menyempit.

XRP analisis 1 mei

Dalam analisisnya, area sekitar US$1,32 menjadi support utama, sementara batas atas tekanan berada di kisaran US$1,38. Menurutnya, struktur kompresi seperti ini sering menjadi awal dari pergerakan tajam, baik ke atas maupun ke bawah.

BACA JUGA:  Harga XRP Naik Tipis, Bakal Lanjut atau Balik Turun?

GainMuse melihat adanya tekanan jual yang belum mampu menembus support secara bersih. Pola candle yang menunjukkan penolakan tipis di area bawah dianggap sebagai tanda bahwa tekanan beli masih bertahan, meski momentum belum cukup kuat untuk mendorong breakout.

Whale XRP Bergerak, Pasar Derivatif Memanas

Di sisi lain, analis Vlad Anderson mencatat adanya pergerakan whale yang mulai menarik XRP dari bursa. Data Binance menunjukkan wallet dengan transaksi lebih dari satu juta XRP menyumbang hampir 60 persen dari total arus keluar harian pada 26 April, mendekati puncak distribusi yang tercatat pada Maret lalu.

XRP analisis terbaru 1 mei

Menurut Vlad, kondisi ini mengindikasikan pasokan XRP di bursa mulai berkurang, yang dalam banyak kasus sering dianggap sebagai sinyal akumulasi. Namun di saat yang sama, harga XRP masih bergerak di sekitar US$1,35 dengan indikator RSI berada di bawah rata-rata normalnya, menunjukkan pasar spot belum menunjukkan dorongan beli yang kuat.

BACA JUGA:  Gila, AI Sekarang Bisa Jadi User di Blockchain Solana

Data derivatif juga menunjukkan posisi pasar masih agresif. Open Interest XRP tercatat bertahan di sekitar US$975 juta, sementara Funding Rate tetap positif. Ini menunjukkan trader derivatif masih mempertahankan posisi long di tengah harga yang belum bergerak banyak.

Vlad juga menyoroti kerja sama baru antara Ripple Labs dan K Bank di Korea Selatan untuk uji coba remitansi berbasis blockchain. Menurutnya, perkembangan itu bisa menjadi katalis tambahan bagi narasi utilitas XRP di kawasan Asia.

Secara keseluruhan, kolaborasi antara Rakuten Wallet dan XRP memperlihatkan perubahan besar dalam cara aset digital masuk ke kehidupan sehari-hari.

Ketika jutaan pengguna mulai memiliki akses lebih mudah untuk mengubah poin belanja menjadi aset digital, utilitas XRP semakin meluas, sementara kondisi teknikal dan pergerakan pasokan di pasar membuat perhatian pelaku pasar terhadap XRP semakin tinggi.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait