Pergerakan ekstrem mengguncang pasar kripto. Dalam waktu singkat, RAVE anjlok hingga 95 persen dan memicu kekhawatiran luas di kalangan trader. Kasus ini bukan sekadar volatilitas, melainkan mulai mengarah pada dugaan manipulasi yang melibatkan berbagai pihak.
Analisis yang dibagikan oleh ZachXBT pada Minggu (19/04/2026) mengungkap kronologi di balik kejadian ini. Mulai dari seruan investigasi hingga respons dari sejumlah bursa besar, RAVE kini menjadi contoh nyata bagaimana pasar dapat bergerak tidak wajar.
RAVE Anjlok 95 Persen, Bursa Langsung Disorot
RAVE mencatat penurunan tajam dari US$26 ke US$0,5 hanya dalam 24 jam. Kejatuhan ini langsung menarik perhatian komunitas kripto, terutama karena terjadi setelah sempat masuk jajaran kapitalisasi besar dalam waktu singkat.

Pada Sabtu lalu, ZachXBT mengeluarkan seruan terbuka kepada Binance, Bitget, dan Gate untuk menyelidiki dugaan manipulasi. Ia bahkan menawarkan bounty US$10 ribu yang kemudian dinaikkan menjadi US$25 ribu dalam hitungan jam.
Respons dari crypto exchange terbilang cepat. Bitget menjadi yang pertama merespons, disusul Binance dan Gate beberapa jam kemudian. Di sisi lain, RaveDAO membantah keterlibatan mereka dalam aktivitas tersebut.
““Kami ingin menegaskan: tim RaveDAO tidak terlibat maupun bertanggung jawab atas pergerakan harga yang terjadi baru-baru ini,” tegas tim pengembang RAVE di X, Sabtu (18/04/2026).
Namun, ZachXBT mengungkap bahwa ia telah mencoba menghubungi co-founder RaveDAO, Yemu Xu, sejak beberapa hari sebelumnya tanpa jawaban. Hal ini menambah keraguan terhadap transparansi proyek di tengah situasi yang memanas.
Indikasi Manipulasi RAVE Menguat dari Data On-Chain
Sejumlah data mulai mengarah pada dugaan manipulasi. Salah satu temuan paling mencolok adalah konsentrasi suplai, di mana sekitar 95 persen token RAVE berada di beberapa alamat yang terhubung dengan distribusi awal.
Selain itu, ditemukan aktivitas mencurigakan di centralized exchange yang diduga berkaitan dengan alamat tim. Temuan ini dinilai bertentangan dengan klaim proyek yang menyatakan tidak terlibat, sekaligus memperkuat indikasi adanya pergerakan yang tidak wajar.
“Tes sederhana: sekitar US$6 miliar kapitalisasi pasar lenyap hanya dengan likuidasi US$52 juta dalam 24 jam. Rasio tersebut menunjukkan valuasi yang dimanipulasi dan tidak berkelanjutan,” ujarnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa harga RAVE kemungkinan tidak terbentuk secara organik. Pergerakan ekstrem tersebut lebih mencerminkan tekanan dari aktivitas tertentu, bukan hasil dari permintaan pasar yang sehat.
Selain RAVE, 6 Kripto Ini Ikut Disorot
ZachXBT menegaskan bahwa RAVE bukan satu-satunya kasus. Ia menyebut ada sejumlah token lain dengan pola pergerakan yang dinilai mencurigakan, yakni SIREN, MYX, COAI, M, PIPPIN, dan RIVER.
Meski tidak mengalami penurunan sedrastis RAVE, aset-aset tersebut dinilai memiliki karakteristik manipulasi serupa, terutama dalam hal lonjakan harga cepat yang tidak diikuti fundamental kuat.
Apa Itu Pump and Dump dalam Trading Kripto? Ini Penjelasannya!
Ia juga mengkritik lambatnya respons bursa dalam menangani potensi manipulasi. Menurutnya, keterlambatan ini justru merugikan investor ritel, sementara platform tetap mendapatkan keuntungan dari volume transaksi.
“Setiap hari keterlambatan berarti trader ritel menanggung kerugian, sementara platform tetap mengumpulkan biaya,” ungkapnya. Ia pun akan melanjutkan investigasi untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab.
Kasus ini menjadi peringatan jelas bagi pelaku pasar. Di balik peluang cuan besar, risiko manipulasi tetap ada dan bisa terjadi kapan saja, terutama pada aset dengan likuiditas dan distribusi yang tidak sehat.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


