Redenominasi Rupiah dan Masa Depan Keuangan Digital Indonesia

Transformasi besar sedang digodok pemerintah: redenominasi rupiah kembali masuk agenda resmi. Namun kali ini, langkah tersebut bukan hanya soal menyederhanakan nol, melainkan membangun fondasi keuangan digital yang lebih inklusif.

Redenominasi Rupiah Siap Ubah Wajah Keuangan Nasional

Pemerintah kembali menghidupkan wacana redenominasi rupiah lewat PMK Nomor 70 Tahun 2025, yang digagas oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Targetnya jelas, RUU Redenominasi rampung dalam dua tahun mendatang.

“RUU tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi) merupakan RUU luncuran yang rencananya akan diselesaikan pada tahun 2027,” sebagaimana tercantum pada PMK 70/2025 yang ditetapkan pada Senin (03/11/2025).

Rencana ini bukan hal baru. Wacana serupa pernah muncul pada 2013, namun tertunda karena kondisi ekonomi belum mendukung. Kini, dengan sistem keuangan dan digitalisasi yang lebih kuat, peluang pelaksanaannya dinilai jauh lebih matang.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Arthur Hayes Spill Isi Portonya, Kripto Masih Jadi Andalan

Denomisasi rupiah berarti menyederhanakan nominal dengan menghapus tiga nol tanpa mengubah nilai. Uang Rp1.000 akan menjadi Rp1, namun daya belinya tetap sama. Langkah ini diharapkan meningkatkan efisiensi ekonomi dan memperkuat citra rupiah di mata dunia.

Selain mempermudah transaksi, redenominasi juga menekan biaya pencetakan, memudahkan akuntansi, dan memperbaiki sistem pembayaran nasional. Efeknya, perekonomian menjadi lebih efisien dan stabil.

Blockchain, CBDC, dan Stablecoin Jadi Kawan Baru Rupiah

Era digital membuat redenominasi rupiah semakin relevan. BI juga menyiapkan Rupiah Digital berbasis blockchain melalui proyek Garuda, sebagai Central Bank Digital Currency (CBDC). Inovasi ini bertujuan menciptakan sistem keuangan yang lebih efisien, aman, dan transparan.

Selain itu, BI juga berencana menerbitkan stablecoin nasional yang didukung Surat Berharga Negara (SBN). Dengan dukungan aset riil, stablecoin rupiah dapat menjaga stabilitas nilai sekaligus memperkuat transaksi digital di dalam negeri.

BI Siapkan Stablecoin Nasional: Era Baru Keuangan Digital Indonesia?

Kedua inisiatif ini membuka peluang interoperabilitas lintas negara, mempercepat transaksi global, dan menurunkan biaya pengiriman uang. Teknologi blockchain juga memastikan akurasi dan transparansi setiap transaksi.

BACA JUGA:  Prediksi Bitcoin Terbaru: US$75.000 Berpotensi Jadi Titik Bottom BTC

Jika redenominasi berjalan seiring dengan penerapan CBDC dan juga stablecoin, sistem pembayaran nasional akan menjadi lebih efisien dan terintegrasi dengan standar internasional. Nilai tukar dan harga aset digital pun akan lebih mudah dipahami masyarakat.

Manfaat Denomisasi Rupiah bagi Industri Kripto Indonesia

Di dunia kripto, harga Bitcoin bisa mencapai miliaran rupiah. Hal ini membuat pembacaan dan perhitungan transaksi menjadi rumit. Dengan redenominasi rupiah, nominal akan jauh lebih sederhana. Misalnya dari Rp1.900.000.000 menjadi Rp1.900.000.

Redenominasi juga mempermudah perhitungan biaya transaksi, pencatatan smart-contract, dan pengelolaan algoritma blockchain sering terganggu oleh angka terlalu besar. Investor ritel pun diuntungkan karena bisa membeli pecahan kecil tanpa kebingungan melihat deretan nol panjang.

Selain manfaat teknis, redenominasi membawa pesan kuat bahwa ekonomi Indonesia siap beradaptasi dengan era digital. Penyederhanaan mata uang memperlihatkan kesiapan sistem keuangan nasional menghadapi transformasi berbasis blockchain dan aset digital.

BACA JUGA:  Payoneer Incar Lisensi Bank AS untuk Terbitkan Stablecoin Sendiri

Jika redenominasi berjalan seiring dengan peluncuran Rupiah Digital, efisiensi transaksi lintas negara akan meningkat. Kombinasi keduanya dapat memperkuat posisi rupiah di ekosistem Web3 dan menjadikan Indonesia pemain yang lebih kompetitif di pasar global. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia