Harga XRP kembali menjadi sorotan setelah lonjakan yang membawa altcoin ini naik 80 persen dari titik terendahnya bulan ini. Katalis utamanya datang dari kabar mengejutkan, yaitu REX-Osprey Ripple ETF (XRPR) yang baru menembus pencapaian penting.
Ripple ETF Picu Lonjakan Permintaan XRP
Data dari situs REX-Osprey menunjukkan bahwa XRPR ETF kini mengelola US$100,891 juta dalam aset, menjadikannya salah satu altcoin ETF terbesar di pasar. Capaian ini terjadi di tengah tren bearish, saat harga XRP turun lebih dari 32 persen dari puncaknya tahun ini.

Biasanya, aliran dana ke kripto ETF melemah saat pasar menurun. Namun, minat terhadap XRP meningkat. Dengan rasio biaya 0,75 persen—lebih tinggi dari BTC dan ETH ETF—XRPR tetap mencatat lonjakan dana masuk, menandakan keyakinan investor terhadap prospek jangka panjang altcoin tersebut.
Keberhasilan XRPR ETF juga memberi sinyal positif bagi Franklin Templeton dan 21Shares yang menyiapkan produk XRP ETF mereka. ETF baru ini akan mengikuti regulasi Securities Act of 1933, berbeda dari 40 Act milik XRPR, serta menawarkan biaya lebih rendah.
Sementara itu, CME Group melaporkan pada Kamis lalu bahwa produk XRP dan Micro XRP futures telah mencatat lebih dari 567 ribu kontrak yang bernilai lebih dari US$26 miliar. Pencapaian ini menjadikan XRP salah satu aset paling aktif di platform derivatif global tersebut.

Tekanan Beli Menguat, XRP Isyaratkan Awal Tren Naik
Momentum positif dari sektor ETF dan futures kini diikuti oleh sinyal teknikal yang mendukung tren kenaikan. Berdasarkan analisis yang diunggah oleh CobraVanguard pada Sabtu (25/10/2025), XRP menunjukkan formasi bullish yang kuat di timeframe 4 jam.
Dua pola utama — Cup & Handle dan Ascending Triangle — kini terbentuk dengan jelas. Kedua pola ini dikenal sebagai sinyal kelanjutan tren yang menandakan potensi kenaikan setelah periode konsolidasi harga.
“Seperti yang terlihat, harga sedang membentuk dua pola bullish pada timeframe 4 jam. Jika pandangan saya benar, XRP berpotensi naik hingga level US$2,8,” jelas CobraVanguard dalam analisisnya.
Area resistance utama terletak di kisaran US$2,60–US$2,65. Jika mampu menembus area ini dengan volume besar, pola bullish akan terkonfirmasi dan membuka peluang menuju US$2,8. Di sisi lain, zona US$2,40–US$2,45 berfungsi sebagai support yang diperkuat oleh ascending trendline, menandakan tekanan beli masih dominan.

Analisis harmonik juga memperkuat skenario kenaikan XRP. Struktur AB=CD pada grafik menunjukkan potensi kenaikan simetris dengan target di US$2,88–US$2,90. Jika momentum beli berlanjut, XRP berpeluang menyelesaikan pola ini dalam waktu dekat.
Secara keseluruhan, sentimen XRP kini berada di jalur positif. Selama harga bertahan di atas garis tren naik, peluang untuk melanjutkan reli masih terbuka. Didukung oleh fundamental kuat dari ETF, serta pola teknikal yang bullish, XRP tampaknya siap memulai rally. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



