Robert Kiyosaki: Krisis Ekonomi Mengintai, Saatnya Beli Bitcoin

Penulis buku keuangan terkenal kembali melontarkan peringatan keras. Kali ini, ia menyoroti tanda-tanda krisis ekonomi global yang menurutnya mulai terlihat dari berbagai sektor keuangan.

Melalui unggahan di X, Robert Kiyosaki menyatakan bahwa gejolak finansial bisa semakin cepat terjadi. Di tengah situasi ini, ia kembali menegaskan pandangannya bahwa aset seperti Bitcoin dan emas dapat menjadi tempat berlindung bagi investor.

Crash Ekonomi Bisa Terjadi Lebih Cepat

Dalam tweet yang diunggah pada Jumat (13/03/2026), Robert Kiyosaki menyebut bahwa tanda krisis mulai terlihat dari sektor kredit privat. Ia mengatakan sejumlah dana kredit swasta mulai dilanda kepanikan karena investor menarik dana mereka.

Crash semakin cepat terjadi: dana kredit privat mulai panik karena para investor menarik uang mereka. Bank-bank besar dan lembaga keuangan ternama juga mulai menghadapi masalah,” jelasnya.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Menurutnya, tekanan tersebut juga mulai merembet ke institusi keuangan besar. Beberapa bank dan lembaga keuangan ternama disebut menghadapi masalah di tengah kondisi pasar yang semakin tidak stabil.

BACA JUGA:  Volume Altcoin Melorot Tajam, Bitcoin Jadi Pilihan Utama Lagi

Ia juga menyinggung pernyataan ekonom dan penulis keuangan Jim Rickards yang menyatakan bahwa Amerika Serikat telah memasuki fase “New Depression” atau depresi ekonomi baru.

Robert Kiyosaki: Big Crash di Depan Mata, Saya Borong Bitcoin

Namun, di tengah situasi tersebut ia menekankan satu prinsip yang menurutnya selalu terjadi saat krisis finansial: uang tidak pernah benar-benar hilang, melainkan hanya berpindah tempat.

“Selalu ingat aturan emas dalam bank run: uang tidak pernah hilang, tetapi selalu mengalir ke tempat lain.”

Bagi Kiyosaki, tugas investor dalam menghadapi kemungkinan krisis ekonomi saat ini adalah memahami ke mana arus uang tersebut bergerak, bukan panik.

Peringatan Lama Soal Crash Pasar

Menariknya, peringatan ini sebenarnya sudah ia sampaikan sejak lama. Dalam tweet berbeda yang diunggah beberapa hari sebelumnya, Robert Kiyosaki kembali mengingatkan isi bukunya Rich Dad’s Prophecy yang terbit pada 2013.

BACA JUGA:  Sinyal Pasar Bitcoin Berubah Saat Kerugian Investor Mulai Menyusut

Dalam buku tersebut, ia memprediksi bahwa crash pasar saham terbesar dalam sejarah masih akan terjadi. Kini, ia mengaku khawatir bahwa skenario tersebut mulai mendekati kenyataan.

Kiyosaki berpendapat bahwa akar masalah dari krisis finansial 2008 tidak pernah benar-benar diselesaikan. Ia juga menyebut potensi krisis berikutnya bisa dipicu oleh sektor kredit privat yang semakin berkembang.

“Saya berharap salah… namun jika BlackRock runtuh, dampaknya akan cepat dan destruktif. Dana pensiun generasi baby boomer di seluruh dunia bisa lenyap karena dunia saat ini dipenuhi utang yang tidak mampu dibayar kembali,” tegasnya.

Bitcoin, Emas, dan Perak Jadi Pilihan

Di tengah peringatan tersebut, Kiyosaki kembali menegaskan strateginya. Ia mengatakan terus meningkatkan kepemilikan pada aset yang menurutnya memiliki nilai nyata, seperti minyak, emas, perak, Bitcoin dan Ethereum.

BACA JUGA:  Aktivitas Whale Picu Lonjakan Minat ke Token PEPE, Siap Melejit?

Ia juga menekankan bahwa investor seharusnya tidak bersikap panik saat krisis datang. Menurutnya, investor berpengalaman justru bisa memanfaatkan momen tersebut untuk memperbesar kekayaan.

Smart money akan semakin kaya, sementara stupid money berlari ke sana-kemari… seperti ayam yang kepalanya sudah dipotong,” tuturnya.

Perang Meletus, Robert Kiyosaki Bahas 5 Dampak Serius ke Keuangan dan Ekonomi

Bagi Robert Kiyosaki, krisis bukan hanya tentang risiko, tetapi juga tentang peluang bagi yang memahami arah pasar. Ia menilai investor yang mampu membaca arus modal berpotensi memanfaatkan situasi krisis untuk menjaga aset mereka.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait