Robinhood Colek Penggemar Shiba Inu (SHIB) di Instagram Story-nya

Aplikasi investasi popular asal AS, Robinhood belum lama ini mencolek pengemar setia kripto Shiba Inu di Instagram Story-nya. Petisi di Change.org saat ini hampir mencapai 500 ribu tandatangan.

“Sebuah kripto hanya akan kuat berdasarkan A. komunitasnya, B. keinginan Elon Musk semata, C. komentar bertagar SHIB,” sebut Robinhood di Instagram Story-nya.

Walaupun tidak menuliskan Shiba Inu (SHIB) secara eksplisit, sepertinya Robinhood mencoba mencolek dan menggoda para penggemar kripto berlambang anjing jepang shiba inu itu.

Dalam cuitan terpisah di Twitter sebelumnya, Robinhood, memastikan bahwa kripto sama kuatnya dengan komunitas mereka, yang terdiri dari pemegang, pengembang, penambang dan kelompok pengguna lainnya.

Hampir 500.000 Tanda Tangan

Riuh rendah suara pada penggemar Shiba Inu sangat sulit diabaikan untuk Robinhood. Petisi di Change.org yang meminta Robinhood agar menjual kripto Shiba Inu (SHIB) kini telah mengumpulkan lebih 485.000 tanda tangan.

Sebagian besar penggemar SHIB meyakini bahwa akan hadirnya kripto pesaing Dogecoin itu di Robinhood akan menggenjot nilai dan harga SHIB secara drastis.

Sebelumnya disebutkan bahwa pendapatan perdagangan kripto di Robinhood mengalami penurunan besar-besaran sebesar hingga 78 persen dari kuartal-ke-kuartal, yang terutama disebabkan oleh berkurangnya minat pada Dogecoin.

Robinhood Terkesan Tidak Terburu-buru Menjual SHIB

Terlepas dari permintaan yang sangat besar, Robinhood terkesan tidak akan ataupun tidak terburu-buru menghadirkan kripto itu di aplikasinya.

Itu pula sebabnya sangat mudah menafsirkan pihak Robinhood sepertinya menunggu waktunya untuk menambahkan kripto popular ini ke platform perdagangannya.

Setelah Cuan Jutaan Persen Gegara Shiba Inu (SHIB), Triv Hadirkan Fitur Stakingnya

Sebagai catatan, Shiba Inu (SHIB) termasuk sangat diapresiasi, karena bertahan di 10 sampai 20 besar kripto besar versi Coinmarkercap.com. SHIB pun sempat mampu mendompleng peringkat DOGE hingga berada di posisi ke-9.

TradingView Chart

CEO Robinhood, Vlad Tenev juga menegaskan ketidaktergesaan ini. Ia telah menjelaskan bahwa Robinhood tidak terburu-buru untuk mendaftarkan SHIB, dengan alasan masalah keamanan dan peraturan. [ps]

Terkini

Warta Korporat

Terkait