Perusahaan pialang digital asal AS, Robinhood Markets, bersama Sony Innovation Fund, telah memimpin investasi senilai US$45 juta ke platform perdagangan aset digital Talos.
Pendanaan ini mendorong valuasi perusahaan tersebut mencapai sekitar US$1,5 miliar, sekaligus menempatkannya sebagai salah satu penyedia infrastruktur crypto exchange institusional terbesar di dunia.
Investasi tersebut menjadi bagian dari perluasan putaran pendanaan Series B Talos. Melalui pendanaan ini, total dana yang telah dihimpun perusahaan sejak berdiri mencapai sekitar US$150 juta.
Dana segar tersebut akan digunakan untuk memperkuat teknologi perdagangan, memperluas jangkauan layanan global, serta meningkatkan kapabilitas analitik dan manajemen risiko.
Talos saat ini melayani klien institusional di lebih dari 35 negara, termasuk bank, manajer aset, perusahaan sekuritas, dan firma perdagangan global.
Sekitar 60 hingga 70 persen pelanggan baru perusahaan berasal dari sektor keuangan tradisional yang mulai memanfaatkan layanan crypto exchange untuk diversifikasi portofolio dan aktivitas perdagangan aset digital.
“Fleksibilitas dan infrastruktur canggih Talos membantu memberikan likuiditas yang lebih dalam dan fitur yang lebih canggih kepada pelanggan Kripto Robinhood,” ujar Wakil Presiden Senior dan General Manager Kripto Robinhood, Johann Kerbrat.
Pendanaan ini juga menarik perhatian karena sebagian transaksi investasi dilakukan menggunakan stablecoin, yang mencerminkan semakin luasnya pemanfaatan teknologi blockchain dalam pembiayaan perusahaan dan transaksi bisnis berskala besar.
Ekspansi Talos dan Penguatan Infrastruktur Perdagangan
Talos dikenal sebagai penyedia platform terpadu untuk perdagangan aset digital yang mencakup agregasi likuiditas, pencarian harga terbaik, eksekusi transaksi, settlement, serta manajemen portofolio.
Layanan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan institusi yang membutuhkan sistem crypto exchange dengan standar keamanan dan efisiensi tinggi.
Dalam beberapa tahun terakhir, Talos juga memperluas kapabilitasnya melalui akuisisi sejumlah perusahaan teknologi, termasuk Coin Metrics, Cloudwall, Skolem dan D3X Systems. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat analisis data, pemantauan risiko, serta pengelolaan strategi perdagangan berbasis algoritma.
Manajemen Talos menyatakan bahwa integrasi berbagai teknologi tersebut memungkinkan klien memantau pergerakan pasar secara real-time, mengelola eksposur risiko, serta mengeksekusi transaksi dalam skala besar dengan lebih efisien.
Dengan demikian, platform ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara sistem keuangan biasa dan ekosistem aset digital.
Strategi Robinhood dan Sony di Sektor Aset Digital
Bagi Robinhood, investasi di Talos merupakan bagian dari strategi memperluas layanan kripto, khususnya untuk segmen institusional.
Selama ini, Robinhood dikenal sebagai platform perdagangan ritel, namun perusahaan tersebut mulai mengembangkan layanan yang lebih kompleks untuk menjangkau pelaku pasar profesional melalui infrastruktur crypto exchange yang lebih matang.
Sementara itu, Sony melalui Sony Innovation Fund melihat investasi ini sebagai peluang untuk terlibat lebih dalam dalam pengembangan teknologi keuangan digital. Keterlibatan perusahaan teknologi global tersebut menunjukkan meningkatnya minat lintas sektor terhadap ekosistem blockchain dan perdagangan aset digital.
Dengan dukungan modal baru, Talos menargetkan ekspansi layanan ke lebih banyak wilayah, peningkatan kapasitas sistem, serta pengembangan fitur-fitur baru yang mendukung kebutuhan klien institusional.
Pendanaan ini juga memperkuat posisi Talos di tengah persaingan penyedia infrastruktur crypto exchange global yang semakin ketat.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



