Blockchain Bitcoin ternyata pernah dipakai untuk sesuatu yang jauh lebih personal daripada sekadar mengirim uang. Pada 2016, seseorang memilih jaringan ini untuk menyampaikan satu pertanyaan yang biasanya hanya diajukan sekali seumur hidup.
Saat Blockchain Bitcoin Jadi Tempat Melamar Kekasih
Kisahnya bermula pada Selasa (14/06/2016), ketika mining pool HaoBTC berhasil menambang blok Bitcoin 416.236. Di balik data transaksi tersebut, tersimpan sebuah pesan yang sangat personal.
Pesan itu menyebut dua nama, Sun Chun Yu dan Zhuang Yuan. Setelah nama keduanya, muncul satu pertanyaan singkat yang membuat blok Bitcoin berubah menjadi semacam surat cinta digital.
“Sun Chun Yu: Zhuang Yuan, maukah kamu menikah denganku?” tulis pesan yang disisipkan dalam blok tersebut.

Jejak pesan tersebut masih dapat ditemukan dalam transaksi coinbase blok 416.236, sehingga lamaran itu praktis ikut tersimpan dalam riwayat Bitcoin.
Yang membuatnya unik, Sun Chun Yu tidak sekadar mengirim BTC. Ia memanfaatkan kesempatan menaruh pesan dalam blok yang ditambang HaoBTC untuk meninggalkan pertanyaan tersebut.
HaoBTC memang memberikan kesempatan kepada anggota mining pool untuk menyisipkan pesan pada bagian coinbase. Salah seorang anggotanya rupanya memilih menggunakan ruang tersebut untuk melamar kekasih.
Dari Lamaran ke “YES!”, Kisah Cintanya Terekam di BTC
Cerita itu ternyata tidak berhenti pada satu pesan. Sekitar dua jam kemudian, HaoBTC kembali menambang blok Bitcoin 416.253, kali ini dengan pesan baru yang jauh lebih singkat untuk menjawab lamaran tersebut.
“Zhuang Yuan: YA!” jawabnya singkat melalui pesan yang kembali disisipkan ke blockchain Bitcoin.

Sempat muncul dugaan bahwa kisah ini hanyalah strategi pemasaran HaoBTC. Pasalnya, baik pesan lamaran maupun jawabannya muncul pada blok yang ditambang oleh mining pool tersebut.
Namun, HaoBTC menjelaskan bahwa lamaran itu berasal dari anggotanya. Perusahaan hanya menyediakan kesempatan untuk memasukkan pesan ke blok yang mereka tambang.
Identitas lengkap pasangan tersebut dan kelanjutan kisah mereka tidak banyak terdokumentasi. Meski begitu, pertanyaan dan jawaban keduanya masih dapat ditemukan hingga saat ini.
BTC memang dibuat sebagai sistem uang elektronik peer-to-peer. Namun, seperti Prayer Wars dan berbagai pesan aneh lainnya, blockchain juga menjadi tempat menyimpan salah satu momen paling personal dalam hidup seseorang.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


