Ruang DeFi Terus Tumbuh Meski Pasar Kripto Lagi Loyo

Ruang keuangan terdesentralisasi (DeFi) terus menunjukkan pertumbuhan penggunaan yang stabil meski pergerakan harga aset kripto cenderung melemah.

Analis on-chain XWIN Research Japan di CryptoQuant menilai bahwa perkembangan DeFi saat ini lebih didorong oleh fungsi dan pemakaian nyata, bukan oleh spekulasi harga seperti pada siklus pasar sebelumnya.

DeFi merujuk pada layanan keuangan berbasis blockchain seperti transfer aset, pertukaran, pinjaman dan penghasilan imbal hasil yang dijalankan tanpa perantara bank atau broker.

Seluruh layanan tersebut beroperasi melalui kode, dapat diakses secara global dan tersedia selama 24 jam. Dalam ekosistem ini, jaringan Ethereum masih menjadi tulang punggung utama bagi berbagai aktivitas DeFi.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Menurut XWIN Research Japan, indikator paling relevan untuk menilai kesehatan ruang DeFi bukanlah harga ETH, melainkan tingkat penggunaan jaringan. Salah satu metrik utama yang digunakan adalah Ethereum Transaction Count (Total), yang mencerminkan seberapa sering jaringan Ethereum dimanfaatkan dalam aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA:  CFX Pangkas Biaya, Mampukah Menahan Investor Kripto Kabur ke Bursa Asing?

transaksi ethereum

Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah transaksi harian di jaringan Ethereum terus meningkat dan kini berada di kisaran 2,5 juta transaksi per hari. Kenaikan ini terjadi meskipun harga ETH tidak mengalami lonjakan signifikan.

Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa aktivitas DeFi, transfer stablecoin, serta penggunaan infrastruktur blockchain masih berjalan aktif dan konsisten.

“Fokus utama saat ini bukan lagi pada harga, melainkan pada bagaimana Ethereum digunakan sebagai infrastruktur keuangan yang aktif dan berkelanjutan,” ungkap XWIN Research Japan.

Pemakaian Nyata Dorong Pertumbuhan Ruang DeFi

Berbeda dengan periode 2021, ketika lonjakan harga aset kripto terjadi bersamaan dengan peningkatan aktivitas jaringan, situasi saat ini menunjukkan pola yang berbeda.

Penggunaan Ethereum tetap stabil bahkan meningkat, meski harga relatif stagnan. Hal ini menandakan bahwa ruang DeFi semakin berfungsi sebagai lapisan infrastruktur keuangan, bukan sekadar sarana spekulasi.

Aktivitas transaksi yang tinggi sulit dijelaskan hanya sebagai hasil perdagangan spekulatif. Sebagian besar penggunaan jaringan berasal dari transaksi stablecoin, layanan DeFi, serta kebutuhan operasional berbagai aplikasi berbasis blockchain.

BACA JUGA:  Iklan Marjan 2026: Saat Tikus Rakus Melahap Kripto

Dengan kata lain, ruang DeFi kini memiliki peran fungsional yang lebih jelas dalam sistem keuangan digital.

XWIN Research Japan menilai bahwa perubahan ini mencerminkan pergeseran struktural dalam ekosistem kripto. Jika sebelumnya DeFi dikenal sebagai eksperimen berisiko tinggi, kini sektor tersebut mulai menunjukkan karakter sebagai sistem keuangan alternatif yang stabil dan terintegrasi dengan kebutuhan pengguna.

Pertumbuhan ruang DeFi yang berlangsung tanpa euforia harga juga memperlihatkan bahwa adopsi terjadi secara bertahap. Pengguna semakin memanfaatkan DeFi untuk kebutuhan nyata, seperti pengiriman dana lintas negara, manajemen likuiditas, hingga akses layanan keuangan tanpa perantara.

Integrasi dengan Keuangan Tradisional Semakin Nyata

Selain peningkatan pemakaian, hubungan antara ruang DeFi dan sistem keuangan tradisional juga mengalami perubahan.

Beberapa instrumen keuangan, seperti obligasi pemerintah berbasis token (tokenized government bonds) dan sistem penyelesaian transaksi berbasis blockchain, mulai diterapkan dalam kerangka regulasi yang jelas.

BACA JUGA:  Hari Valentine 2026: Kripto Bikin Gen Z Tampil Lebih Menarik?

Langkah ini menunjukkan bahwa DeFi tidak menggantikan sistem keuangan biasa, melainkan diintegrasikan secara selektif untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Dengan pendekatan tersebut, ruang DeFi berperan sebagai pelengkap, bukan pesaing langsung bagi lembaga keuangan tradisional.

XWIN Research Japan menilai bahwa masa depan ruang DeFi tidak lagi ditentukan oleh siklus harga ekstrem. Fokus utama ke depan adalah pada adopsi berkelanjutan, efisiensi modal dan relevansi sebagai infrastruktur keuangan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia