Pergerakan pasar kripto sepanjang 2025 memperlihatkan kontras yang semakin tajam antar sektor. Ketika sebagian besar narasi mengalami tekanan dan koreksi mendalam, Real World Assets (RWA) justru tampil menonjol sebagai sektor paling menguntungkan.
Laporan bertajuk Major Crypto Narratives Record yang dirilis pada Rabu (24/12/2025) oleh CoinGecko menunjukkan bahwa RWA menjadi narasi kripto dengan kinerja terbaik tahun ini, menandai pergeseran fokus investor ke crypto.
RWA Pimpin Pasar, Tetap Solid Meski Melambat
Berdasarkan CoinGecko, narasi RWA mencatatkan rata-rata kenaikan yang cukup tinggi sepanjang 2025. Angka ini menempatkan RWA sebagai narasi kripto paling cuan di tengah tekanan yang melanda sebagian besar sektor lain.
“RWA muncul sebagai narasi kripto paling menguntungkan pada 2025, dengan rata-rata imbal hasil harga tertinggi mencapai 185,8 persen secara year-to-date (YTD) di antara token-token terbesarnya,” jelas laporan tersebut.
Capaian tersebut membuat RWA berada di posisi teratas dalam daftar kinerja narasi kripto tahun ini. Di saat banyak sektor berakhir di zona merah, RWA justru tampil konsisten dan menjadi tujuan utama rotasi modal investor.

Kinerja positif ini tidak lepas dari lonjakan signifikan sejumlah token utamanya. Keeta Network menjadi kontributor terbesar dengan reli mencapai 1.794,9 persen YTD, mencerminkan kuatnya minat pasar terhadap proyek berbasis aset dunia nyata.
Selain Keeta, Zebec Network juga mencatatkan penguatan sebesar 217,3 persen, sementara Maple Finance naik 123 persen sepanjang tahun. Performa ketiga coin crypto ini menjadi fondasi utama yang menopang dominasi narasi RWA di 2025.
Meski memimpin pasar, laju RWA tahun ini lebih moderat dibandingkan 2024, ketika narasi ini mencatatkan kenaikan rata-rata hingga 819,54 persen. Meski demikian, tokenisasi menjadi salah satu narasi kripto yang konsisten mencetak keuntungan selama dua tahun berturut-turut.
Layer-1 Bertahan, Narasi Made in USA Kian Menarik
Di posisi kedua, narasi Layer-1 membukukan kenaikan rata-rata 80,31 persen secara year-to-date (YTD) sepanjang 2025. Kinerja ini menegaskan daya tahan Layer-1 di tengah tekanan pasar yang masih tinggi.
Penguatan Layer-1 terutama didorong oleh reli teknologi blockchain berfokus privasi. Zcash mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 691,3 persen, sementara Monero menguat 143,6 persen sepanjang tahun.
Selain aset privasi, sejumlah token mapan seperti Bitcoin Cash, BNB, dan Tron juga berhasil mempertahankan sebagian kenaikannya. Kombinasi ini membuat narasi Layer-1 tetap berada di jalur positif hingga mendekati akhir tahun.
Sementara itu, token Made in USA lainnya justru mencatatkan pelemahan yang moderat. Kondisi ini menunjukkan bahwa performa narasi tersebut sangat bergantung pada kinerja aset utamanya.
Meme, AI, hingga Gaming Tertekan Sepanjang 2025
Jika RWA tampil dominan sepanjang tahun, kondisi sebaliknya justru dialami oleh sejumlah narasi populer. Sepanjang 2025, meme coin dan kecerdasan buatan (AI) mencatatkan kinerja negatif, menandai kontras tajam dalam peta pasar kripto.
Secara rata-rata, meme coin terkoreksi 31,61 persen secara year-to-date (YTD). Sementara itu, tekanan pada narasi AI lebih dalam dengan penurunan mencapai 50,18 persen, meskipun keduanya tetap mendominasi percakapan dan perhatian investor.
Tekanan pasar semakin terasa ketika beralih ke sektor lain. Narasi Gaming dan DePIN muncul sebagai dua sektor dengan performa terburuk sepanjang tahun ini. Gaming anjlok 75,16 persen, sedangkan DePIN turun 76,74 persen YTD.
Pelemahan tersebut tercermin jelas pada kinerja token–token utamanya. Sebagian besar koin game kripto kehilangan nilai antara 40 hingga 92 persen sepanjang tahun, sementara DePIN mengalami penurunan hingga 88 persen.
Data Ungkap Fakta Pahit, Sektor Kripto Rontok 80 Persen di 2025
Tekanan juga merambah ke ekosistem Solana yang terkoreksi 64,17 persen YTD, meski tetap menjadi blockchain dengan tingkat perhatian tertinggi. Dari seluruh token utamanya, hanya JLP milik Jupiter yang menutup tahun di zona hijau.
Secara keseluruhan, data CoinGecko menegaskan bahwa 2025 menjadi tahun seleksi, dengan RWA dan Layer-1 muncul sebagai narasi tangguh. Pergerakan ini mencerminkan arus yang semakin selektif, di mana investor cenderung memprioritaskan sektor dengan fondasi lebih kuat dan prospek jangka panjang.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



