RWAMP Debut Lewat IEO di Coinstore, Buka Akses Properti Blockchain

Platform aset kripto ternama, Coinstore, resmi mengumumkan Initial Exchange Offering (IEO) RWAMP di pasar spot mereka pada Senin (19/06/2025). Token ini mulai diperdagangkan dalam RWAMP/USDT pada 29 Januari 2026, sementara private sale dibuka pada 26 Januari 2026.

RWAMP dan Konsep Kepemilikan Properti Digital

RWAMP dikembangkan sebagai token berbasis blockchain yang memudahkan akses ke investasi properti tanpa hambatan klasik seperti modal besar, proses administrasi yang kompleks, atau keterbatasan geografis. 

“Kami ingin menciptakan sistem yang membuka akses instrumen properti dan memungkinkan investor memiliki ‘saham digital’ dari aset yang telah diverifikasi serta tercatat transparan di blockchain,” tulis pengembang RWAMP di situs resminya.

Aset properti yang menjadi dasar RWAMP tersebar di pasar berpotensi tinggi seperti Dubai, Pakistan, dan Arab Saudi. Seluruh proyek didukung oleh pengembang Mark Properties yang memiliki rekam jejak panjang di sektor real estate kawasan tersebut.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Global AI Show Abu Dhabi 2025 Tegaskan Arah Masa Depan AI Global

Struktur ini memungkinkan investor memperoleh eksposur lintas pasar tanpa terlibat langsung dalam pengelolaan fisik properti. Kepemilikan, transaksi, hingga distribusi hasil dicatat secara digital di blockchain, sehingga lebih efisien dan transparan.

Di sisi lain, RWAMP juga dirancang dengan pendekatan kepatuhan regulasi. Strategi ini ditujukan untuk menjangkau investor kripto maupun investor tradisional yang mencari instrumen digital dengan dasar nilai yang lebih konkret lewat konsep RWA.

Peran RWAMP di Balik Ekosistem Properti Digital

Dalam ekosistemnya, RWAMP berperan sebagai token yang digunakan untuk aktivitas investasi properti berbasis blockchain. Pemegang token dapat mengakses berbagai proyek properti lintas wilayah melalui satu sistem terintegrasi.

Selain akses investasi, pemegang token juga dapat memantau kepemilikan aset secara digital. Seluruh data kepemilikan dan transaksi dicatat di blockchain, sehingga lebih transparan dan mudah diawasi.

BACA JUGA:  Hong Kong Bidik Posisi Pusat Keuangan Dunia Lewat Tokenisasi RWA

Dari sisi imbal hasil, token RWAMP tidak hanya menawarkan potensi apresiasi nilai. Investor juga berpeluang memperoleh dividen dan keuntungan yang berasal dari kinerja aset properti yang mendasarinya.

Token RWAMP dirancang tidak hanya sebagai alat spekulasi, tetapi memiliki utilitas nyata yang memberikan berbagai manfaat bagi para pemegangnya,” tulis mereka.

Roadmap RWAMP dimulai dari fase presale yang saat ini telah memasuki tahap kedua dengan bonus 10 persen. Tahap berikutnya mencakup pengembangan proyek properti di Dubai, mulai dari pemilihan aset hingga proses pembangunan.

Seiring pertumbuhan ekosistem dan dana presale yang telah melampaui US$148.000, RWAMP merencanakan integrasi DeFi, pengembangan pasar sekunder aset, tata kelola berbasis komunitas, serta kemitraan global untuk memperluas adopsi RWA.

Langkah Awal RWAMP Menuju Ekosistem RWA

Dalam skema IEO, RWAMP memiliki total suplai sebanyak 1.000.000.000 token. Suplai beredar akan diumumkan kemudian, sementara IEO dijadwalkan berlangsung selama 72 jam mulai 26 Januari 2026, dengan pencatatan dan perdagangan dimulai pada 29 Januari 2026.

BACA JUGA:  Wiki Finance Expo Thailand 2026: Panggung Fintech dan Web3 Asia Tenggara

Proyek RWAMP juga mengusung mekanisme pelepasan token secara bertahap. Skema ini disesuaikan dengan perkembangan aset riil yang mendasarinya untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan jangka panjang.

Dengan memadukan fundamental real estate dan efisiensi blockchain, RWAMP memposisikan diri sebagai solusi praktis di sektor tokenisasi aset. Proyek ini menawarkan eksposur properti digital dengan dasar nilai nyata di ekosistem RWA global.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia