Saat Bitcoin Adem Ayem, Empat Altcoin Ini Diam-diam Siap Meledak

Pasar kripto kembali menunjukkan tanda-tanda kehidupan setelah beberapa hari penuh volatilitas.

Berdasarkan video terbaru dari Altcoin Buzz, sejumlah indikator utama kini mengarah pada potensi pembalikan tren, terutama karena dorongan dari likuiditas yang mulai kembali mengalir ke pasar.

Salah satu pemicunya datang dari Binance, yang disebut telah mengalirkan jutaan dolar AS ke Bitcoin, diikuti langkah mengejutkan dari beberapa pemerintah yang mulai menambang aset digital tersebut.

Menariknya, kondisi ini tidak hanya berdampak pada Bitcoin. Empat altcoin besar, yakni XRP, Solana, Chainlink dan Sei, kini berada di garis depan potensi rebound besar jika tren positif ini berlanjut.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Gelombang Baru Optimisme Kripto: 4 Altcoin Ini Siap Bangkit Lagi

1. Ripple dan Kolaborasi Besar di Dunia Pembayaran

Dari New York, acara Ripple Swell menjadi sorotan utama setelah menghadirkan kolaborasi besar antara Ripple, Mastercard, WebBank dan Gemini.

Keempatnya memperkenalkan sistem penyelesaian transaksi fiat berbasis XRPL (XRP Ledger) untuk pembayaran kartu kredit. Inisiatif ini diharapkan mempercepat dan mengefisienkan proses transaksi lintas institusi.

CEO Ripple, Brad Garlinghouse, menegaskan bahwa tahun 2025 adalah momen luar biasa bagi perusahaan dan industri kripto secara keseluruhan.

“2025 tanpa diragukan lagi menjadi tahun luar biasa bagi Ripple dan kripto secara umum. Investasi ini adalah validasi atas strategi kami,” ujar Garlinghouse.

BACA JUGA:  Analisis Kripto Harian: ONDO, TAO, FET, BNB, PI Bersiap Hadapi Level Kunci

Ia mengacu pada investasi sebesar US$500 juta yang baru diterima Ripple dari konsorsium besar seperti Fortress Investment Group, Citadel Securities, Pantera Capital, Galaxy HQ, Brevan Howard dan Marshall Wace, yang menilai perusahaan pada valuasi US$40 miliar.

Di sisi lain, data dari Santiment mencatat lonjakan minat investor terhadap XRP. Dalam waktu 40 jam, ada lebih dari 21.000 dompet baru yang dibuat di jaringan XRP, rekor tertinggi dalam delapan bulan terakhir.

Dorongan tersebut sebagian besar disebabkan oleh rumor mengenai peluncuran XRP ETF yang disebut-sebut akan diumumkan dalam waktu dekat.

2. Solana: Favorit Baru Investor Institusional

Sementara itu, Solana (SOL) tampaknya kembali menjadi primadona di kalangan institusi. Menurut Altcoin Buzz, arus dana ke ETF berbasis Solana bahkan melampaui Bitcoin dan Ethereum selama lima hari berturut-turut.

Chief Investment Officer Bitwise, perusahaan pengelola aset kripto ternama, memperkirakan bahwa pangsa pasar Solana bisa naik hingga lima kali lipat. Laporan terbaru menunjukkan klien Bitwise telah membeli Solana senilai US$69,5 juta hanya dalam beberapa hari terakhir.

Beberapa perusahaan besar seperti Ford Industries juga disebut menyiapkan strategi pembelian kembali saham dan menambah eksposur ke Solana, menandakan kepercayaan yang semakin kuat terhadap jaringan berkecepatan tinggi itu.

BACA JUGA:  Kripto Naik Kelas, JPMorgan Kini Terima BTC dan ETH sebagai Jaminan

Meski begitu, analis Altcoin Buzz menilai harga Solana masih harus menembus area resistance penting di sekitar US$173 sebelum melanjutkan tren naik yang berkelanjutan. Jika berhasil, pasar bisa menyaksikan pola “higher high” baru yang menandai potensi kebangkitan altcoin tersebut.

3. Chainlink: Membangun Infrastruktur Tokenisasi Global

Altcoin ketiga yang disorot adalah Chainlink (LINK). Dalam beberapa pekan terakhir, proyek ini mengumumkan dua kemitraan besar yang memperkuat perannya dalam infrastruktur tokenisasi aset global.

Pertama, SBI Digital Markets, anak usaha raksasa finansial asal Tiongkok SBI Group,  mengadopsi teknologi CCIP Chainlink sebagai solusi interoperabilitas antar blockchain publik dan privat. Langkah ini memungkinkan transfer aset tokenisasi yang aman di berbagai jaringan.

Kedua, perusahaan manajemen aset global WisdomTree, yang mengelola dana lebih dari US$130 miliar, juga mengintegrasikan Chainlink untuk menyediakan data nilai aset institusional secara on-chain.

Integrasi ini menjadi pondasi penting bagi proyek tokenisasi reksa dana digital yang transparan dan terverifikasi.

Namun, dari sisi teknikal, LINK masih berjuang mempertahankan area US$15,5 sebagai support utama. Jika dapat menembus kembali ke atas US$17,6, analis menilai peluang untuk reli lebih lanjut akan terbuka lebar.

4. Sei Network: Pemain Baru dengan Ekosistem Tumbuh Cepat

Proyek keempat yang mendapat perhatian adalah Sei Network (SEI). Jaringan layer-1 ini mulai mencuri perhatian setelah mencatatkan pertumbuhan pesat dalam jumlah pengguna aktif, mencapai lebih dari 36,9 juta pengguna hanya dalam setahun.

BACA JUGA:  Harga XRP Hari Ini Melorot Tipis, Bertahan di Rp22.699

Selain itu, aktivitas transaksi di jaringan Sei kini melampaui 850.000 transaksi per hari, dengan total lebih dari 442 juta transaksi sejak 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan tajam dibandingkan hanya 5 juta pengguna pada awal 2024.

Komunitas Sei juga menjadi salah satu yang paling optimistis, dengan survei menunjukkan 81,4 persen anggota komunitas percaya harga token ini akan pulih dalam waktu dekat.

Para analis menilai area US$0,20 menjadi titik kunci untuk mengonfirmasi pembalikan tren dan memulai fase “higher low” baru.

Tantangan dan Harapan di Tengah Volatilitas Pasar

Meski kondisi pasar masih rentan terhadap fluktuasi jangka pendek, tanda-tanda pemulihan mulai tampak. Altcoin Buzz menilai bahwa aliran likuiditas baru dari institusi, serta adopsi blockchain oleh pemerintah dan perusahaan besar, menjadi bahan bakar utama potensi reli berikutnya.

Jika Bitcoin berhasil mempertahankan posisinya di atas US$105.000, banyak analis memperkirakan altcoin besar seperti XRP, Solana, Chainlink dan Sei bisa menjadi pemenang utama gelombang rebound kali ini. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait