Sadis! Trader Kripto Raup Rp10 Miliar dalam Sehari Berkat ANSEM

Reli memecoin ANSEM berhasil mencuri perhatian pasar kripto. Bukan hanya karena lonjakan harganya yang eksplosif, tetapi juga karena sederet trader yang berhasil mengubah modal kecil menjadi keuntungan miliaran rupiah hanya dalam hitungan hari.

Trader Ini Sulap Modal Rp41 Juta Jadi Rp10,9 Miliar

Kisah mengejutkan pertama datang dari seorang trader dengan alamat dompet berawalan CxCTVjvg. Berdasarkan data yang dibagikan Lookonchain pada Minggu (28/06/2026), trader tersebut sukses mencetak keuntungan fantastis berkat reli ANSEM.

Awalnya, ia hanya menggelontorkan modal sebesar US$2.330 untuk membeli 14,2 juta token ANSEM. Saat itu, kapitalisasi pasar ANSEM masih berada di kisaran US$163.820, sehingga token tersebut masih tergolong sebagai memecoin berkapitalisasi kecil.

Seiring waktu, harga ANSEM melesat tajam. Data on-chain menunjukkan trader tersebut telah menjual sebagian asetnya. Jika digabungkan dengan nilai kepemilikan yang masih tersisa, total keuntungan yang berhasil dibukukannya kini mencapai sekitar 261 kali lipat dari modal awal.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini 18 Juni 2026: UNI Kirim Sinyal Bullish Besar, PEPE Bersiap untuk Ledakan Harga

“Sejauh ini, ia telah menjual 4,2 juta ANSEM senilai US$68.100 dan masih menyimpan 10 juta ANSEM yang kini bernilai US$548.800. Total keuntungan yang berhasil dibukukannya kini mencapai US$614.500, atau sekitar 261 kali lipat dari modal awalnya,” jelas Lookonchain.

Trader Kripto Cuan Miliaran Rupiah dari ANSEM - Lookonchain
Trader Kripto Cuan Miliaran Rupiah dari ANSEM – Lookonchain

Menariknya, grafik transaksi memperlihatkan sebagian pembelian dilakukan saat ANSEM belum dilirik pasar. Setelah kapitalisasi pasar melonjak hingga puluhan juta dolar AS, trader tersebut mulai melakukan penjualan bertahap untuk mengamankan keuntungan.

ANSEM Bikin Trader Kripto Panen Cuan

Kesuksesan ANSEM ternyata tidak hanya dinikmati oleh satu trader. Pada hari yang sama, Lookonchain juga membagikan kisah lain dari trader dengan wallet berawalan 2M2vLX, yang berhasil mencetak keuntungan tak kalah fantastis dalam waktu relatif singkat.

Sekitar 10 hari sebelumnya, trader tersebut menghabiskan 56,4 SOL atau sekitar US$4.050 untuk membeli 25,99 juta token ANSEM. Saat itu, harganya berada jauh di bawah level saat ini, sehingga risiko yang diambil pun tergolong cukup tinggi.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan
BACA JUGA:  Harga XRP Siap Meledak? Ada Sinyal Besar Selama Level Ini Bertahan

Keputusan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah ANSEM mengalami reli besar, seluruh 25,99 juta token berhasil dijual dengan nilai sekitar US$539.000, menghasilkan keuntungan sekitar 135 kali lipat dari modal trading.

“Hari ini, setelah harga ANSEM melonjak tajam, ia menjual seluruh 25,99 juta token tersebut seharga 7.649 SOL atau sekitar US$539.000, sehingga berhasil mengunci keuntungan sebesar 7.593 SOL atau sekitar US$535.000,” ungkap Lookonchain.

Trader Lain yang Cuan Miliaran Rupiah dari ANSEM - Lookonchain
Trader Lain yang Cuan Miliaran Rupiah dari ANSEM – Lookonchain

Dua kisah tersebut kembali menunjukkan bagaimana pasar kripto mampu menghasilkan keuntungan luar biasa bagi trader yang berhasil masuk di waktu yang tepat. Dalam waktu singkat, modal ribuan dolar AS dapat berubah menjadi ratusan ribu dolar.

Meski kisah ini menunjukkan besarnya peluang di pasar kripto, investor tetap perlu berhati-hati. Volatilitas yang tinggi membuat potensi keuntungan besar selalu berjalan beriringan dengan risiko yang tidak kalah besar.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Siap Recover? Bisa Naik Segini!

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait