spot_img
spot_img

Sah Lagi! Bitcoin Rp254 Juta per BTC

Tak sampai 24 jam setelah menembus US$17.000 per BTC (Rp240 juta), Bitcoin hari ini pukul 11:19 WIB, diperdagangkan lebih dari US$18.000 per BTC (Rp254 juta), sudah naik lebih dari Rp14 juta. US$20.000 per BTC sudah di depan mata?

Sebelumnya, pada 17 November 2020, pukul 18:57 WIB, Bitcoin sah menembus batas psikologis, yakni US$17 ribu (Rp240 juta).

Hari ini Raja Aset Kripto itu melanjutkan penguatannya, sukses menduduki US$18.264 ribu (Rp254 juta) per BTC. Capaian itu menguatkan harapan pasar bahwa kelas aset baru itu menuju US$20.000 (Rp282 juta) per BTC.

Dengan capaian terbaru itu, Bitcoin telah menghabiskan 112 hari berturut-turut di atas US$10.000, rentang terpanjang dalam sejarah, setelah mencapai angka 100 hari pada 5 November 2020.

Volume Bitcoin tetap stabil selama beberapa hari terakhir, antara US$23 miliar dan US$32 miliar. Hal ini konsisten selama beberapa bulan terakhir, meskipun terjadi kenaikan harga.

Liarnya kenaikan harga saat ini senada seperti pada tahun 2017, yang “menembak” US$20.000 yang tidak berlangsung lama.

“Bitcoin mania kembali! Bitcoin dapat dengan mudah mencapai US$17.000 dan semua orang kini membidik US$20. 000, yang sekaligus bisa memicu aksi jual,” katanya, dilansir dari Bloomberg, 17 November 2020, beberapa jam setelah Bitcoin berhasil menyentuh titik tertinggi baru tahun 2020 itu.

Sah, Bitcoin Tembus US$17 Ribu (Rp240 Juta)

Imbal hasil Bitcoin kini lebih dari 100 persen pada tahun ini mengikuti “pelukan” yang lebih luas kalangan Wall Street, di antaranya Fidelity Investments, yang meluncurkan produk investasi Bitcoin Fund.

Investor makro Paul Tudor Jones juga sudah jauh-jauh hari memproklamirkan membeli Bitcoin sebagai aset lindung nilai terhadap potensi inflasi.

Sosok Paul Tudor Jones, Pengusaha AS yang Bertaruh Beli Bitcoin untuk Lawan Inflasi

Berikutnya berturut-turut adalah perusahaan publik Square dan MicroStrategy dengan keputusan serupa.

Kemudian ada PayPal pada 21 Oktober 2020, mengumumkan membuka layanan baru, yakni jual-beli aset kripto termasuk Bitcoin.

PayPal Persilahkan Warga AS Beli Bitcoin di Aplikasinya

Keputusan itu diprediksi membuka gerbang yang luas bagi adopsi aset kripto secara umum, utamanya Bitcoin.

Melaju di US$18 ribu, tampaknya akan kian melecutkan semangat para penghayat aset kripto, sama seperti bull run tahun 2017, menuju US$20 ribu per BTC.

“Bitcoin secara konsisten menjadi salah satu aset berkinerja terbaik di dunia sejak ia diciptakan. Lonjakan terbaru ini terjadi, karena pemain yang lebih besar memasuki pasar membeli sedikit pasokan yang tersisa untuk dijual,” kata Mati Greenspan, Pendiri Quantum Economics. [red]

spot_img

Terkini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terkait