Satoshi Comeback? 15 Persen Trader Yakin Ia Muncul Sebelum 2027

Satoshi Nakamoto, nama yang sudah dikenal semua orang namun tetap menjadi salah satu misteri terbesar selama lebih dari satu dekade. Spekulasi tentang siapa sosok di baliknya hingga apa motifnya tak pernah benar-benar padam.

Kini, cerita baru datang dari platform prediksi Kalshi. Data menunjukkan bahwa sebagian trader percaya pencipta Bitcoin itu berpeluang muncul kembali dalam beberapa tahun ke depan, memicu perdebatan segar di komunitas crypto.

Mungkinkah Satoshi Muncul Sebelum 2027?

Puluhan hingga ratusan spekulasi soal siapa Satoshi Nakamoto telah beredar selama bertahun-tahun. Namun sampai hari ini, belum ada satu pun pihak yang mampu memberikan bukti otentik bahwa dirinya adalah pencipta Bitcoin.

Pada dasarnya, sign message adalah cara paling kuat untuk menunjukkan kepemilikan atas sebuah address Bitcoin. Jika seseorang menandatangani pesan dari alamat yang diketahui milik Satoshi, identitasnya akan langsung terbukti tanpa ruang untuk perdebatan.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Bitcoin Masuk Fase Redistribusi, Investor Lama Mulai Jual

Kini banyak orang mulai jenuh dengan pencarian siapa Satoshi. Dari rasa jenuh itu muncul prediksi di Kalshi berjudul “Will Satoshi move any Bitcoin by 2027?” yang menggambarkan bahwa transaksi on-chain menjadi satu-satunya cara bagi Satoshi untuk menunjukkan keberadaannya.

Prediksi Transaksi dari Bitcoin Wallet Satoshi Nakamoto - Kalshi
Prediksi Transaksi dari Bitcoin Wallet Satoshi Nakamoto – Kalshi

Lebih dari 15 persen trader di Kalshi terlihat percaya bahwa Satoshi akan menggerakkan Bitcoin dari wallet lamanya sebelum 2027. Prediksi ini memicu kembali diskusi di komunitas kripto tentang skenario kemunculan sang pendiri.

Jika hal itu benar terjadi, dampaknya akan sangat besar. Bukan hanya bagi pergerakan harga Bitcoin tetapi juga bagi perhatian otoritas dan berbagai pemerintah yang mungkin langsung ikut turun tangan menanggapi aktivitas tersebut.

Apa Dampak Kemunculan Satoshi Bagi Pasar Kripto?

Jika Satoshi menggerakkan Bitcoin dari wallet lamanya, pasar pasti akan bereaksi ekstrem. Peristiwa itu bisa dianggap sebagai momen historis terbesar dalam dunia kripto dan memicu lonjakan minat serta aktivitas di seluruh bursa.

BACA JUGA:  Rugi Investasi Kripto, Pria Korsel Diduga Racuni Rekannya

Namun ada juga skenario sebaliknya. Karena Satoshi memiliki lebih dari 1 juta BTC atau sekitar US$100 miliar, aktivitas dari wallet tersebut dapat menimbulkan kekhawatiran. Banyak investor mungkin takut akan potensi penjualan yang dapat menekan BTC.

Bitcoin Wallet Satoshi Nakamoto - Arkham Intelligence
Bitcoin Wallet Satoshi Nakamoto – Arkham Intelligence

Selain harga, dinamika geopolitik juga dapat berubah. Pemerintah Amerika Serikat, Rusia, hingga Tingkok kemungkinan akan berlomba-lomba menelusuri identitas Satoshi Nakamoto demi kepentingan strategis masing-masing negara.

Singkatnya, satu transaksi kecil dari Bitcoin wallet Satoshi saja berpotensi menciptakan efek domino. Dampaknya bisa mengguncang industri kripto dan memicu respons dari berbagai negara serta lembaga di seluruh dunia.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia