Schwab dan Citadel Lirik Prediction Market, Sinyal Perubahan Besar?

Minat terhadap prediction market kian memanas. Kini, dua raksasa keuangan tradisional, Charles Schwab dan Citadel Securities, mulai melirik sektor ini. Meski masih dalam tahap penjajakan, langkah tersebut dinilai bisa menjadi sinyal awal dimulainya tren baru.

Charles Schwab Mulai Jajaki Prediction Market

Charles Schwab mulai membuka peluang untuk masuk ke pasar prediksi, seiring pertumbuhan pesat sektor tersebut. CEO Schwab, Rick Wurster, menyebut perusahaan berpotensi menghadirkan produk di bidang ini ke depan.

“Saya pikir pada suatu titik kami kemungkinan akan memiliki prediction market,” ujar Wurster dalam wawancara bersama CNBC, Kamis (16/04/2026).

Changpeng Zhao: Tokenisasi RWA dan Pasar Prediksi Jadi Tren Baru

IKLAN
Chat via WhatsApp

Meski begitu, ia menegaskan bahwa minat klien Schwab terhadap prediction market saat ini belum terlalu tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa adopsi masih berada pada tahap awal di kalangan investor mereka.

BACA JUGA:  Trader Polymarket Diduga Tahu Duluan Soal Perang Iran

Namun, Schwab tetap melihat potensi. Wurster menyebut bahwa perusahaan akan “meninjau secara serius” sektor pasar prediksi, terlebih karena secara teknis layanan tersebut cukup mudah diintegrasikan dalam ekosistem Schwab.

Di sisi lain, Schwab tampaknya ingin menjaga posisinya sebagai mitra investasi jangka panjang. Karena itu, perusahaan berencana menghindari model prediction market yang berfokus pada taruhan olahraga, politik, atau budaya populer.

Ledakan Volume Pasar Prediksi dan Tantangan Regulasi

Minat terhadap prediction market terus melonjak, didorong pertumbuhan pesat sektor ini. Menurut data DefiLlama, pada Maret lalu total volume perdagangan gabungan mencapai US$11,6 miliar, didominasi oleh Polymarket dan Kalshi.

Angka tersebut menunjukkan bahwa prediction market mendapat tempat di kalangan investor, baik ritel maupun institusi. Banyak yang melihatnya sebagai cara baru untuk mengekspresikan pandangan terhadap suatu peristiwa ekonomi atau global.

BACA JUGA:  CEO BlackRock: Tokenisasi Akan Jadi Arah Baru Masa Depan Finansial
Volume Pasar Prediksi - DefiLlama
Volume Pasar Prediksi – DefiLlama

Namun, di balik pertumbuhan itu, tekanan regulasi juga semakin kuat. Beberapa regulator negara bagian di AS menuduh platform prediction market beroperasi layaknya taruhan olahraga tanpa izin.

Tidak hanya itu, sejumlah anggota parlemen federal juga mulai menyoroti praktik insider trading dalam platform tersebut. Mereka menilai pengawasan yang ada saat ini belum cukup kuat untuk mencegah penyalahgunaan informasi.

Citadel Ikut Mengamati, Fokus ke Hedging Risiko

Sementara itu, Citadel Securities memilih pendekatan yang lebih hati-hati. Presiden Citadel, Jim Esposito, menyatakan bahwa perusahaan masih dalam tahap mengamati perkembangan prediction market.

“Kami benar-benar terus memantau perkembangan yang ada,” ujar Esposito dalam konferensi Semafor di Washington, Kamis (16/04/2026).

Meski begitu, ia mengakui likuiditas pasar saat ini masih terbatas. Namun, ia menilai prediction market memiliki potensi untuk berkembang pesat ke depan.

BACA JUGA:  Perseteruan Justin Sun vs WLFI Memanas, Ini Duduk Perkaranya

Menurutnya, keterlibatan Citadel bukan hal yang mustahil jika pasar terus tumbuh. Meski demikian, seperti Schwab, Citadel tidak tertarik pada segmen taruhan olahraga.

Sebaliknya, Citadel melihat peluang pada event contracts yang dapat dimanfaatkan sebagai instrumen lindung nilai. Contohnya adalah kontrak terkait pemilu atau peristiwa global yang berpotensi memengaruhi pasar.

7 Platform Pasar Prediksi Terpopuler, Bukan Cuma Polymarket!

Masuknya pemain besar seperti Schwab dan Citadel menempatkan prediction market di titik krusial. Apakah akan berkembang menjadi instrumen keuangan yang mapan atau justru malah terhambat oleh regulasi.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait