SEC Perkenalkan Rencana Aturan Baru yang Bisa Ubah Nasib Kripto

Dunia kripto tampaknya akan memasuki babak baru dalam sejarah regulasi Amerika Serikat. Ketua Securities and Exchange Commission (SEC), Paul Atkins, mengumumkan rencana ambisius untuk memperkenalkan kerangka aturan baru bernama “token taxonomy.”

Kerangka ini bertujuan membedakan aset digital yang tergolong sekuritas dan yang tidak. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya penting untuk menghadirkan kepastian hukum, yang selama ini menghadapi ketidakjelasan regulasi dan perdebatan mengenai status hukumnya.

Token Taxonomy: Regulasi Kripto yang Lebih Jelas

Dalam pidatonya di Fintech Conference Federal Reserve Bank of Philadelphia, Rabu (12/11/2025), Paul Atkins menjelaskan bahwa pendekatan SEC akan berakar pada tolok ukur hukum yang telah digunakan sejak 1946 untuk menentukan status suatu aset.

“Saya memperkirakan SEC akan mempertimbangkan untuk menetapkan token taxonomy yang berlandaskan pada Howey Test yang telah lama digunakan, dengan mengakui bahwa terdapat prinsip-prinsip pembatas dalam undang-undang dan peraturan kita,” jelasnya.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Ini Penjelasan Terbaru SEC AS Perihal Tokenisasi Sekuritas

Atkins menegaskan bahwa tidak semua aset kripto harus selamanya dianggap sebagai sekuritas. Menurutnya, fungsi dan tujuan aset digital dapat berubah seiring waktu sehingga diperlukan aturan yang lebih jelas dan fleksibel. 

“Jaringan berkembang. Kode dikirim. Kontrol menyebar. Peran penerbit berkurang atau bahkan menghilang. Pada titik tertentu, pembeli tidak lagi bergantung pada upaya manajerial dari penerbit,” tambahnya.

Gagasan ini menandai pergeseran dari pendekatan lama yang menganggap hampir semua token sebagai sekuritas. Melalui token taxonomy, SEC berupaya memberikan batasan yang lebih tegas sekaligus menciptakan ruang bagi inovasi tanpa terhambat oleh regulasi.

Fleksibilitas Regulasi Tanpa Mengurangi Pengawasan

Langkah Atkins merupakan bagian dari inisiatif besar bertajuk “Project Crypto”, yang bertujuan memperbarui aturan SEC terkait aset digital. Program ini diharapkan memberikan kerangka regulasi kripto yang lebih jelas dan adaptif.

Project Crypto: Inisiatif SEC untuk Menata Ulang Industri Kripto

Pendekatan ini berbeda jauh dibandingkan era kepemimpinan Gary Gensler, yang dikenal dengan regulation by enforcement dan kerap dikritik karena menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku industri. 

BACA JUGA:  Tak Sekadar Stablecoin, Tether Bangun Imperium Bisnis di Banyak Sektor

Meski begitu, Atkins menegaskan bahwa pembaruan aturan ini bukan berarti pelonggaran pengawasan, melainkan penyesuaian bagi proyek yang memang ingin secara serius masuk ke pasar AS.

“Sekarang, izinkan saya memperjelas apa yang bukan merupakan tujuan dari kerangka ini. Ini bukan janji akan penegakan hukum yang longgar di SEC. Penipuan tetaplah penipuan,” ujarnya tegas. 

Pernyataan yang dilontarkan oleh ketua SEC tersebut menegaskan bahwa meski regulasi kripto nantinya akan lebih adaptif, penegakan hukum terhadap praktik curang di sektor ini tetap akan berjalan ketat.

Atkins juga mengungkapkan bahwa SEC tengah menyiapkan rekomendasi agar token yang terkait kontrak investasi dapat diperdagangkan di platform yang diatur oleh lembaga lain, seperti CFTC atau regulator tingkat negara bagian. 

Menuju Ekosistem Kripto yang Lebih Teratur

Langkah progresif SEC ini berpotensi membawa angin segar. Dengan kejelasan klasifikasi dan ruang regulasi yang lebih adaptif, investor dan pengembang blockchain dapat beroperasi dengan kepastian hukum yang lebih besar.

BACA JUGA:  Sindikat E-Tilang Palsu Terbongkar, Operatornya Dibayar Pakai Kripto

Meski jalan menuju ekosistem kripto yang sepenuhnya teratur masih panjang, rencana Atkins menandai dimulainya era baru di mana inovasi dan perlindungan investor dapat berjalan beriringan.

Jika token taxonomy benar-benar diterapkan, masa depan regulasi kripto di Amerika Serikat, bahkan mungkin di seluruh dunia, bisa berubah secara signifikan.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia