SEC Undang Proyek Koin Privasi ke Diskusi Besar

Komisi Sekuritas AS (SEC) telah merilis agenda final untuk Crypto Task Force Roundtable on Financial Surveillance and Privacy yang akan digelar pada 15 Desember 2025 di Washington, D.C.

Acara yang dijadwalkan berlangsung pukul 13.00–17.00 ET atau 01.00–05.00 WIB di tanggal 16 Desember 2025, dan akan menghadirkan para tokoh utama dari industri teknologi kriptografi, termasuk Pendiri Zcash, Perwakilan StarkWare dan Aleo Network Foundation.

Roundtable tersebut disiarkan secara publik melalui webcast, memberi kesempatan bagi komunitas global untuk mengikuti pembahasan mengenai privasi finansial dan penggunaan teknologi zero-knowledge di sektor kripto, termasuk diskusi yang relevan bagi ekosistem koin privasi.

Hadirkan Tokoh Kunci dari Zcash, StarkWare dan Aleo

Agenda yang diterbitkan SEC menegaskan bahwa diskusi akan dibuka oleh pejabat senior lembaga tersebut, seperti Richard B. Gabbert selaku Chief of Staff di Crypto Task Force, Ketua SEC Paul S. Atkins, dan dua komisioner, Hester M. Peirce serta Mark T. Uyeda.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Tanpa Manusia, AI Kini Bisa Transaksi Pakai XRP dan RLUSD

Kehadiran mereka menandai pentingnya tema privasi digital di tengah berkembangnya teknologi blockchain dan meningkatnya adopsi koin privasi dalam transaksi digital global.

Roundtable terdiri dari dua sesi utama. Panel pertama bertajuk “Discussion of Financial Surveillance and Privacy” yang akan dipandu oleh Global Head of Policy dari Aleo Network Foundation, Yaya J. Fanusie.

Panel ini menghadirkan Pendiri Zcash, Zooko Wilcox, yang dikenal sebagai salah satu pionir koin privasi, serta Koh dari Aleo Network Foundation dan Jill Gunter dari Espresso Systems.

Diskusi difokuskan pada bagaimana teknologi zero-knowledge, termasuk zk-SNARK dan mekanisme proof lain, dapat digunakan untuk memperkuat privasi transaksi di jaringan publik.

“Kami ingin menunjukkan bagaimana privasi dapat berjalan berdampingan dengan transparansi sistem keuangan modern,” ujar salah satu Perwakilan Teknis di sesi persiapan acara.

BACA JUGA:  Riset Terbaru Soroti WLFI sebagai Pemicu Crypto Crash pada 2025

Selain membahas perkembangan teknologi kriptografi, panel pertama juga akan mengevaluasi bagaimana privasi diterapkan dalam sistem pembayaran terdesentralisasi serta bagaimana pengembang memitigasi risiko penyalahgunaan.

Fokus utama mencakup ruang lingkup pengawasan finansial, standar verifikasi dan peran teknologi zk dalam memperkuat keamanan data pengguna, topik yang sangat relevan bagi komunitas koin privasi.

Diskusi Mendalam soal Teknologi Zero-Knowledge

Panel kedua yang dijadwalkan berlangsung setelah jeda akan kembali dipandu oleh Fanusie dengan komposisi pembicara yang lebih beragam.

Di antara nama yang dihadirkan terdapat Katherine Kirkpatrick, General Counsel dari StarkWare, perusahaan yang dikenal luas sebagai pengembang zk-STARK, salah satu teknologi inti dalam solusi penskalaan Ethereum.

Panel ini turut melibatkan pakar identitas digital terdesentralisasi, akademisi hukum, serta organisasi yang fokus pada perlindungan privasi daring. Mereka akan membahas bagaimana penerapan zk-rollup, zk-STARK, dan sistem identitas terdesentralisasi dapat mendukung transaksi finansial yang lebih efisien sekaligus menjaga kerahasiaan data.

BACA JUGA:  Rungkad! Holder MANTA Asal Indonesia Loss Rp800 Juta

Pembahasan panel kedua juga menyoroti bagaimana teknologi privasi tingkat lanjut dapat mendukung adopsi yang lebih luas di sektor keuangan, baik bagi pengguna individu maupun institusi.

Diskusi ini dipandang penting karena banyak inovasi blockchain kini bergantung pada metode pembuktian tanpa mengungkap data, sebuah konsep yang menjadi landasan bagi koin privasi dan ekosistem aplikasinya.

Roundtable pada 15 Desember ini menjadi salah satu forum strategis bagi pengembang dan pemangku kepentingan di ekosistem blockchain untuk mempresentasikan teknologi privasi terbaru.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia