Seorang musisi asal Amerika Serikat harus menelan pil pahit setelah dana pensiunnya lenyap dalam sekejap. Insiden ini menjadi pengingat keras bahwa dunia kripto masih menyimpan risiko besar, terutama bagi pengguna yang kurang waspada terhadap modus penipuan.
Unduh Aplikasi Palsu, Aset Kripto Diperas Habis
Garrett Dutton, vokalis band G. Love & Special Sauce, menjadi korban dalam insiden ini. Lewat sebuah unggahan di X, ia mengaku kehilangan 5,92 Bitcoin senilai sekitar Rp7,2 miliar setelah tanpa sadar mengunduh aplikasi kripto palsu.
“Saya kehilangan dana pensiun saya akibat peretasan/penipuan saat memindahkan Ledger ke komputer baru, dan tanpa sengaja mengunduh aplikasi Ledger palsu dari Apple Store,” tulisnya, Minggu (12/04/2026).
Awalnya, aplikasi tersebut terlihat meyakinkan. Bahkan, aplikasi itu lolos dari proses verifikasi Apple dan tampil layaknya aplikasi resmi. Namun, terdapat detail kecil yang luput dari perhatian, yakni nama aplikasi yang sengaja diplesetkan menjadi “LeddgerLĭve.”

Kesalahan fatal terjadi saat Dutton memasukkan seed phrase 24 kata miliknya ke dalam aplikasi palsu tersebut. Dalam hitungan detik, seluruh aset kripto miliknya langsung berpindah tangan.
Ia pun mengaku panik dan segera meminta bantuan komunitas di X untuk melacak keberadaan dananya. Sayangnya, langkah tersebut sudah terlambat.
Dana Dicuci dan Dilacak, Tapi Peluang Pemulihan Tipis
Kasus ini kemudian ditangani oleh ZachXBT. Berdasarkan hasil penelusurannya, dana tersebut telah dicuci melalui sembilan alamat berbeda sebelum akhirnya mengalir ke bursa kripto KuCoin.
Namun, peluang untuk memulihkannya sangat kecil. ZachXBT menjelaskan bahwa pembekuan aset menjadi sulit, terutama karena reputasi crypto exchange tersebut dalam menangani dana yang terkait dengan aktivitas ilegal, serta riwayat kehilangan lisensi regulasi.
“KuCoin tidak akan melakukan apa pun. Mereka berpura-pura patuh ketika itu menguntungkan mereka. KuCoin kehilangan lisensi MiCA pada Februari 2026 setelah hanya memilikinya selama 3 bulan, dan itu terjadi bukan tanpa alasan,” tuturnya di X,Minggu (12/04/2026).
Hingga kini, dana yang dicuri tersebut belum berhasil dipulihkan dan kemungkinan besar akan sangat sulit untuk kembali ke tangan korban.
Pelajaran Penting Bagi Investor Kripto
Insiden ini memicu gelombang reaksi dari komunitas. Banyak pengguna mengaku kecewa terhadap Apple, mengingat perusahaan tersebut selama ini dikenal memiliki sistem kurasi aplikasi yang ketat dan selektif.
Meski demikian, kasus ini kembali menegaskan bahwa keamanan aset kripto sepenuhnya berada di tangan pengguna. Kelalaian sekecil apa pun dapat dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.
7 Cara Mengamankan Akun Kripto dari Phishing dan Social Engineering!
Pada akhirnya, satu kesalahan sederhana bisa berujung pada kerugian yang sangat besar. Di dunia kripto, kewaspadaan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



