Sekarang Investor Bisa Ikut IPO di Coinbase, Begini Caranya!

Coinbase resmi membuka akses IPO bagi trader ritel di Amerika Serikat, sehingga investor kini bisa mengajukan alokasi saham langsung lewat aplikasi sebelum saham tersebut diperdagangkan di pasar terbuka.

Kabar ini tentu jadi angin segar, terutama buat kamu yang selama ini menganggap Coinbase hanya sebagai tempat jual beli kripto. Nyatanya, platform ini terus memperluas layanannya ke ranah pasar keuangan tradisional, dan fitur IPO di Coinbase adalah salah satu langkah besar terbarunya. Yuk, kita bahas lebih dalam apa itu fitur baru ini dan bagaimana cara memanfaatkannya.

BACA JUGA: Apa Itu Tokenized Stocks? Ini Cara Kerja dan Risikonya!

Apa Itu Fitur IPO di Coinbase?

Melansir laman resmi Coinbase, perusahaan kini memberi akses kepada nasabah AS yang memenuhi syarat untuk mendapatkan alokasi saham initial public offering (IPO) langsung dari aplikasi Coinbase.

Fitur ini pertama kali diluncurkan bersamaan dengan momen IPO perusahaan teknologi kesehatan Oura pekan ini, memungkinkan pengguna memesan saham pada harga penawaran sebelum saham tersebut resmi diperdagangkan di bursa publik.

Langkah ini merupakan bagian dari visi Coinbase membangun “Everything Exchange“, yaitu platform yang memungkinkan penggunanya memperdagangkan berbagai jenis aset di setiap tahap siklus hidupnya, mulai dari kripto, saham, hingga kini IPO.

Dengan begitu, investor ritel yang sebelumnya sulit mengakses IPO karena keterbatasan modal besar atau koneksi ke perusahaan sekuritas, kini punya peluang yang sama untuk ikut ambil bagian sejak tahap awal.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Sementara itu, melansir The Block, peluncuran fitur ini juga menjadi kelanjutan dari ekspansi Coinbase ke pasar primer setelah sebelumnya perusahaan lebih dulu merilis produk pre-IPO perpetual futures pada Juni 2026, yang memberi eksposur sintetis terhadap perusahaan swasta seperti SpaceX. Bedanya, produk pre-IPO tersebut hanya memberi eksposur harga tanpa kepemilikan saham sungguhan, sedangkan fitur IPO di Coinbase kali ini benar-benar menawarkan kepemilikan saham lewat mekanisme penawaran umum resmi.

BACA JUGA:  Membedah Fitur Scan Binance di Cryptoiz, Cara Menyaring Kripto Sebelum Trading

Cara Ikut IPO di Coinbase

Lantas, bagaimana cara ikut IPO di Coinbase? Prosesnya cukup sederhana dan bisa dilakukan langsung dari aplikasi. Berikut tahapannya.

1. Buka Halaman IPO dan Pilih Perusahaan

Langkah pertama, buka halaman IPO khusus di dalam aplikasi Coinbase, lalu pilih perusahaan yang sedang membuka penawaran saham.

2. Pastikan Saldo Akun Mencukupi

Sebelum mengajukan pesanan, pastikan saldo akunmu cukup untuk menutup biaya saham yang ingin dipesan.

3. Ajukan Conditional Offer to Buy

Setelah kisaran harga resmi diumumkan, kamu bisa mengajukan “Conditional Offer to Buy” sebagai bentuk permintaan alokasi saham. Pengajuan ini masih bisa dibatalkan atau diubah selama periode penawaran berlangsung, jadi kamu punya fleksibilitas untuk menyesuaikan keputusan sampai order book resmi ditutup.

4. Tunggu Hasil Alokasi Saham

Setelah order book ditutup, alokasi saham dibagikan berdasarkan ketersediaan pasokan dari underwriter dan total permintaan nasabah. Artinya, permintaanmu bisa terpenuhi penuh, sebagian, atau bahkan tidak terpenuhi sama sekali tergantung tingkat minat pasar.

5. Mulai Perdagangkan Saham di Coinbase

Begitu saham mulai diperdagangkan secara publik, saham yang berhasil kamu dapatkan otomatis bisa langsung diperjualbelikan di Coinbase.

Perhatikan Aturan Kepemilikan Jangka Panjang

Coinbase menerapkan sistem prioritas bagi investor yang berniat memegang sahamnya dalam jangka panjang. Jika kamu menjual saham hasil IPO dalam 30 hari pertama, kamu berisiko dibatasi untuk ikut IPO selanjutnya selama 60 hari ke depan, dan alokasi yang diberikan pun akan lebih kecil dibanding investor yang menahan sahamnya lebih lama.

Siapa yang Menjalankan Layanan Ini?

Fitur IPO di Coinbase ini tidak dijalankan sembarangan, melainkan melalui Coinbase Capital Markets (CCM), broker-dealer yang telah terdaftar resmi di FINRA. CCM berperan sebagai anggota selling group yang mengumpulkan pesanan dari nasabah, kemudian meneruskannya melalui mitra kliring Apex Clearing Corporation.

Posisi CCM di sini murni sebagai agen atas nama pengguna, sehingga mereka tidak melakukan underwriting, tidak menyimpan inventaris saham, dan tidak mengambil posisi berlawanan dari transaksi nasabah.

Setiap pengguna juga wajib melewati kuisioner kelayakan standar FINRA guna memastikan tidak termasuk dalam kategori yang dibatasi untuk berpartisipasi. Dengan struktur ini, Coinbase berupaya memastikan proses IPO tetap sesuai regulasi yang berlaku di pasar modal Amerika Serikat.

BACA JUGA: 10 Crypto Exchange Indonesia Terbaik 2026 yang Diawasi OJK

Apa Artinya Fitur Ini Bagi Investor?

Kehadiran fitur IPO di Coinbase membuka peluang baru bagi kamu yang selama ini penasaran dengan dunia investasi saham namun merasa IPO terkesan eksklusif dan sulit dijangkau. Kini, cukup lewat aplikasi yang sudah kamu kenal untuk trading kripto, investor di Coinbase juga bisa mencoba peruntungan mengikuti penawaran saham perdana perusahaan-perusahaan potensial.

Meski begitu, penting untuk diingat bahwa alokasi saham IPO tidak dijamin penuh, dan seperti investasi lainnya, tetap ada risiko fluktuasi harga begitu saham mulai diperdagangkan di pasar terbuka dan fitur ini baru tersedia untuk investor ritel di Amerika Serikat.

Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait