Data yang dirilis oleh Santiment pada hari Rabu (7/1/2026) menunjukkan adanya pergeseran fokus percakapan komunitas crypto di media sosial pada awal 2026.
Minat pasar terkonsentrasi pada sejumlah sektor tertentu yang dinilai memiliki narasi kuat dan relevan dengan kondisi saat ini, sementara beberapa tema besar lain justru mengalami penurunan perhatian yang cukup signifikan.
Temuan ini memperlihatkan bagaimana sentimen jangka pendek dan ekspektasi pelaku pasar terus berubah mengikuti dinamika internal ekosistem crypto.
Dalam satu rangkaian analisis, Santiment mencatat bahwa sektor crypto yang sedang trending di media sosial didominasi oleh memecoin, produk ETF crypto, serta asest dunia nyata (RWA). Ketiga sektor ini mencatat lonjakan diskusi yang kontras dibandingkan dengan melemahnya beberapa sektor lain yang dulu sempat trending.

Memecoin Kembali Dominasi Percakapan
Sektor memecoin menjadi salah satu pendorong utama lonjakan aktivitas percakapan komunitas. Token-token seperti PEPE, POPCAT dan MOG mencatatkan kenaikan harga yang kuat, memicu reli spekulatif yang mendorong kapitalisasi pasar memecoinmeningkat tajam.
Kondisi ini menarik kembali perhatian trader ritel setelah periode 2025 yang relatif berat bagi pasar crypto.
Tidak hanya token baru, memecoin yang telah lama dikenal seperti DOGE, PEPE dan SHIB juga kembali ramai diperbincangkan.
Lonjakan diskusi ini mencerminkan kembalinya minat spekulatif berbasis komunitas, sekaligus menegaskan bahwa sentimen sosial masih memiliki pengaruh besar terhadap pergerakan pasar kripto, meskipun tekanan bearish sempat mendominasi sebelumnya.
ETF Crypto Dorong Minat Institusional
Selain memecoin, sektor ETF berbasis crypto juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam volume pembahasan. Sejumlah institusi keuangan besar dilaporkan mengajukan produk ETF baru, termasuk proposal ETF berbasis Bitcoin dan Solana.
Langkah ini dinilai sebagai sinyal bahwa lembaga keuangan tradisional semakin serius dalam menyediakan eksposur crypto yang teregulasi.
ETF kripto spot, khususnya untuk aset tertentu seperti XRP, tercatat menyerap arus dana yang besar. Kehadiran instrumen investasi terstruktur ini dinilai mampu menarik modal institusional sekaligus membentuk arah tren pasar.
Meningkatnya diskusi tentang ETF mencerminkan kepercayaan pasar terhadap jalur investasi kripto yang lebih mapan dan sesuai regulasi.
RWA Jadi Alternatif Spekulasi
Narasi aset dunia nyata (RWA) juga mencuat sebagai topik utama. Beberapa platform blockchain melaporkan rekor tertinggi dalam tokenisasi RWA, mulai dari obligasi hingga properti. Kondisi ini membuat RWA dipandang sebagai jembatan antara keuangan tradisional dan ekosistem crypto.
Investor terlihat aktif mengeksplorasi proyek-proyek RWA karena sektor ini menawarkan eksposur yang lebih terdiversifikasi dan tidak sepenuhnya bergantung pada spekulasi harga aset digital. Lonjakan diskusi ini menunjukkan meningkatnya minat pasar terhadap adopsi nyata dan utilitas jangka panjang di dalam industri crypto.
Narasi Altseason Mulai Meredup
Di sisi lain, data Santiment juga menyoroti penurunan signifikan pada beberapa tema besar. Salah satunya adalah narasi altcoin season atau altseason. Volume percakapan terkait rotasi besar-besaran ke altcoin menurun tajam dibandingkan periode sebelumnya.
Hal ini mengindikasikan bahwa mayoritas trader tidak lagi secara aktif mengantisipasi lonjakan menyeluruh di pasar altcoin dalam waktu dekat.
Perhatian investor kini tampak lebih terfokus pada sektor tertentu dengan cerita yang lebih jelas, ketimbang spekulasi luas terhadap seluruh pasar altcoin. Pergeseran ini mencerminkan pendekatan pasar yang lebih selektif.
Inflasi, Tarif dan AI Agent Kehilangan Momentum
Topik inflasi, yang sebelumnya menjadi pendorong utama sentimen crypto di tengah ketidakpastian ekonomi global, juga mengalami penurunan diskusi. Meredanya pembahasan inflasi menandakan bahwa pelaku pasar untuk sementara waktu tidak lagi menjadikan tekanan makro sebagai fokus utama dalam pengambilan keputusan.
Narasi tarif dan isu perdagangan global turut melemah, mengindikasikan berkurangnya kekhawatiran komunitas terhadap dampak ekonomi global. Fokus pasar tampak bergeser ke faktor internal kripto seperti likuiditas, adopsi dan inovasi sektor.
Sementara itu, topik AI Agent terlihat memasuki fase mereda setelah sempat menarik minat besar. Diskusi yang menurun menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam tahap evaluasi dan belum melihat sektor ini sebagai narasi utama dalam jangka pendek.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



