Tekanan jual terhadap XRP mulai menunjukkan pelemahan, memunculkan peluang perubahan arah harga dalam waktu dekat.
Analis on-chain PelinayPA di CryptoQuant menilai struktur pasar XRP kini memasuki fase penting setelah indikator Taker Buy/Sell Ratio bergerak mendekati level 1, menandakan keseimbangan antara pelaku pasar mulai bergeser ke arah buyer.

Dalam laporan terbarunya, PelinayPA mengungkap bahwa meski harga XRP masih bergerak datar di kisaran US$1,35 hingga US$1,45, tekanan jual agresif yang sempat mendominasi pada awal tahun kini mulai memudar.
Kondisi itu menjadi sinyal awal bahwa seller mulai kehilangan tenaga, sementara buyer secara perlahan menyerap pasokan yang dilepas pasar.
“Secara objektif, XRP saat ini terlihat lebih berpeluang bergerak sideways ke atas dibanding mengalami penurunan tajam lagi,” ungkap PelinayPA.
Data on-chain menunjukkan volume taker buy maupun taker sell sama-sama mengalami penurunan tajam dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
Situasi ini menunjukkan bahwa pasar belum memasuki fase panic selling, tetapi juga belum berada dalam kondisi euforia beli. Dalam pola siklus pasar kripto, kondisi seperti itu kerap muncul pada fase akumulasi, ketika pelaku besar atau whale mulai membangun posisi sambil menjaga stabilitas harga.
PelinayPA mencatat lonjakan tekanan jual besar yang sebelumnya muncul pada Januari dan Februari kini sudah menghilang. Absennya tekanan jual ekstrem itu dinilai memperkuat indikasi bahwa distribusi pasar mulai mereda dan struktur harga sedang membangun energi untuk pergerakan berikutnya.
Struktur Teknikal XRP Masuk Fase Penentuan
Selain data on-chain, sinyal teknikal juga menunjukkan XRP berada di fase krusial. Analis ChartNerd melihat indikator Stochastic RSI XRP kini kembali berada di area overbought, level yang terakhir kali tercatat saat koin ini mencetak puncak harga pada Juli 2025.

Dalam analisanya, ChartNerd menilai kondisi ini biasanya menjadi penentu arah besar berikutnya. Jika XRP mampu menembus resistance utama dari pola symmetrical triangle dalam waktu dekat, peluang reli menuju area US$1,80 hingga US$2 dinilai terbuka.
Namun jika gagal breakout, tekanan jual berpotensi kembali mendominasi dan membuka ruang koreksi lebih dalam.
Kombinasi antara melemahnya seller dan indikator momentum yang kembali memanas membuat struktur harga koin tersebut kini dinilai semakin sensitif terhadap lonjakan volume beli.
PelinayPA menegaskan bahwa jika Taker Buy/Sell Ratio mampu bertahan di atas level 1 selama beberapa hari dan volume beli kembali meningkat, probabilitas kenaikan ke area US$1,50 hingga US$1,60 akan meningkat pesat.
XRPL Mulai Diuji untuk Infrastruktur Keuangan Global
Di luar pergerakan harga, perkembangan fundamental di balik XRP juga ikut menguatkan sentimen pasar. JPMorgan Chase, Ripple, Mastercard dan Ondo Finance telah berhasil menyelesaikan uji coba redemption lintas negara untuk obligasi pemerintah AS yang telah ditokenisasi di jaringan XRP Ledger (XRPL).
Dalam proses tersebut, Ondo menggunakan produk OUSG, yaitu obligasi jangka pendek AS yang telah ditokenisasi, untuk ditebus melalui XRP Ledger sebelum hasil settlement fiat diproses lewat infrastruktur perbankan JPMorgan dan jalur interoperabilitas pembayaran Mastercard.
Yang menjadi sorotan utama adalah kecepatan penyelesaian transaksi blockchain yang tercatat kurang dari lima detik, sementara distribusi dana fiat tetap berjalan melalui jaringan perbankan lintas negara.
Model ini dinilai menjadi terobosan baru karena tokenized treasury selama ini lebih banyak digunakan sebagai instrumen penyimpan yield atau imbal hasil, bukan alat settlement institusional global.
Keberhasilan pengujian tersebut memperkuat narasi bahwa XRP Ledger mulai berkembang melampaui fungsi pembayaran biasa, menjadi infrastruktur institusional untuk tokenisasi aset dunia nyata (RWA).
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


