Dua senator Partai Demokrat AS, Elizabeth Warren dan Richard Blumenthal, meminta Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) untuk menyelidiki TRUMP Coin atas dugaan praktik yang berpotensi melanggar hukum.
Berdasarkan laporan CNN pada Selasa (4/8/2026), permintaan tersebut disampaikan melalui surat resmi kepada Ketua SEC, Paul Atkins, di tengah anjloknya harga token tersebut lebih dari 90 persen dari rekor tertingginya dan meningkatnya sorotan terhadap proyek kripto yang dikaitkan dengan Presiden AS, Donald Trump.
Dalam surat tersebut, kedua senator meminta SEC menilai apakah TRUMP Coin melibatkan dugaan penipuan (fraud), manipulasi pasar, praktik memperkaya pihak tertentu secara tidak sah (illegal enrichment), hingga kemungkinan skema soft rug pull.
Mereka menilai besarnya kerugian yang dialami investor ritel menjadi alasan kuat bagi regulator untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap proyek tersebut.
TRUMP Coin Jadi Fokus Desakan Investigasi SEC
Warren dan Blumenthal menyatakan bahwa jutaan dolar telah hilang dari pasar seiring merosotnya nilai TRUMP Coin sejak mencapai puncak harga.
Hampir satu juta investor diperkirakan mengalami kerugian dengan total mencapai sekitar US$3,8 miliar. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa sebagian besar kerugian justru ditanggung investor ritel, sementara pihak dalam berpotensi memperoleh keuntungan yang berlimpah.
Dalam surat yang dikirimkan kepada SEC, kedua senator meminta regulator menyelidiki kemungkinan adanya pelanggaran hukum federal, termasuk dugaan securities fraud, manipulasi pasar, maupun bentuk pelanggaran lain yang berkaitan dengan aktivitas perdagangan TRUMP Coin.
“Kami prihatin bahwa skema memecoin Presiden Trump mungkin merupakan penipuan ilegal,” tulis Warren dan Blumenthal.
Selain itu, mereka juga menyinggung kemungkinan terjadinya soft rug pull, yaitu situasi ketika proyek tidak ditinggalkan secara tiba-tiba, tetapi pihak tertentu diduga memperoleh keuntungan secara bertahap sementara harga aset terus melemah sehingga sebagian besar kerugian dialami investor.
Kedua senator menegaskan bahwa status politik seseorang tidak boleh menjadi alasan untuk menghindari penegakan hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran di pasar aset digital.
“SEC harus bersedia menegakkan hukum bahkan ketika calon pelaku kejahatan termasuk mereka yang memiliki koneksi politik yang kuat,” tulis para anggota parlemen dalam surat tersebut.
CLARITY Act Ikut Terseret dalam Polemik
Permintaan investigasi terhadap TRUMP Coin juga muncul ketika pembahasan CLARITY Act masih berlangsung di Kongres AS.
Rancangan undang-undang (RUU) tersebut bertujuan memberikan kepastian regulasi bagi industri aset kripto, namun menghadapi penolakan dari sejumlah anggota Demokrat yang menilai masih terdapat persoalan konflik kepentingan terkait aktivitas kripto yang berhubungan dengan Presiden Trump.
Menurut Warren dan Blumenthal, penyelidikan terhadap TRUMP Coin dinilai penting untuk memastikan perlindungan investor sekaligus menjaga integritas pasar aset digital. Mereka meminta SEC menggunakan seluruh kewenangan yang dimiliki untuk menilai apakah proyek tersebut melanggar ketentuan hukum federal.
Meski demikian, hingga artikel ini disusun, SEC belum mengumumkan telah membuka investigasi formal terhadap TRUMP Coin.
Surat dari Warren dan Blumenthal masih berupa permintaan resmi agar regulator melakukan penyelidikan, sehingga belum ada keputusan maupun tuduhan hukum yang menyatakan token tersebut terbukti melakukan pelanggaran atau berstatus ilegal.
Kasus ini menambah tekanan terhadap TRUMP Coin, yang dalam beberapa bulan terakhir terus menjadi sorotan tidak hanya karena pelemahan harga yang tajam, tetapi juga karena keterkaitannya dengan dinamika politik di AS.
Keputusan SEC nantinya akan menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi perkembangan kasus tersebut sekaligus arah pengawasan regulator terhadap proyek-proyek memecoin di masa mendatang.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


