Sentimen XRP Terlihat Bearish, Data Justru Ungkap Fakta Menarik Ini

Pasar XRP saat ini menunjukkan kontras yang mencolok antara sentimen derivatif dan pergerakan on-chain.

Analisis terbaru dari GugaOnChain di CryptoQuant mengungkap bahwa meskipun tekanan jual mendominasi di pasar derivatif, data on-chain justru menunjukkan indikasi akumulasi oleh pelaku besar. Kondisi ini terjadi dalam beberapa hari terakhir, terutama di platform Binance, saat harga XRP bergerak dalam fase konsolidasi di sekitar US$1,43.

Dalam laporan tersebut, GugaOnChain menjelaskan bahwa funding rate Binance untuk XRP turun ke level negatif, menandakan dominasi posisi short di kalangan trader.

Rasio taker buy/sell yang berada di bawah angka netral juga memperkuat gambaran bahwa tekanan jual masih mendominasi. Namun, di balik kondisi tersebut, ia menilai terdapat struktur yang tidak biasa.

IKLAN
Chat via WhatsApp

Setup saat ini menunjukkan tekanan bearish di derivatif, tetapi akumulasi besar oleh pemain institusional justru sedang berlangsung di balik layar,” ujarnya.

XRP netflow exchange 25 apr

Data on-chain memperlihatkan bahwa dalam 24 jam terakhir terjadi arus keluar bersih XRP dari Binance sebesar -7,78 juta XRP, jauh di atas rata-rata 30 hari. Arus keluar ini mengindikasikan bahwa aset dipindahkan ke cold custody, yang umumnya dikaitkan dengan strategi akumulasi jangka menengah hingga panjang.

BACA JUGA:  Kripto Hari Ini: RAVE Anjlok 35 Persen, SIREN Melejit 19 Persen ke US$0,8

Dengan kata lain, meskipun pasar terlihat lemah, pelaku besar justru memanfaatkan kondisi tersebut untuk mengakumulasi XRP.

Derivatif Tertekan, Aktivitas Whale XRP Jadi Sorotan

Tekanan jual di pasar derivatif XRP saat ini dinilai berpotensi menciptakan kondisi short squeeze. Ketika terlalu banyak posisi short terbuka, pergerakan harga yang naik secara tiba-tiba dapat memaksa likuidasi berantai, sehingga mendorong kenaikan harga yang lebih tajam.

GugaOnChain juga mencatat bahwa rasio spekulasi terhadap utilitas jaringan tetap stabil, didukung oleh volume transaksi on-chain yang tinggi.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penggunaan riil jaringan XRP masih kuat dan tidak semata-mata didorong oleh aktivitas spekulatif. Jika harga berhasil menembus resistance terdekat, maka kombinasi antara likuidasi posisi short dan minimnya likuiditas spot dapat memicu lonjakan harga yang signifikan dalam waktu singkat.

BACA JUGA:  Trader Kripto Serbu Emas, Minyak dan Saham, Likuiditas Pasar Mulai Bergeser

Sementara itu, data tambahan menunjukkan bahwa sekitar 94,4 persen arus keluar XRP dari Binance didominasi oleh whale, menandakan aktivitas besar dari pemegang utama. Namun, pergerakan ini tidak selalu berarti akumulasi semata.

XRP Whale 25 april

Di sisi lain, transaksi whale yang kembali ke Binance juga sempat meningkat hingga sekitar 3.000 transaksi pada 23–24 April setelah sebelumnya sempat turun mendekati nol, mencerminkan dinamika distribusi dan reposisi aset dalam skala besar.

Struktur Harga Mulai Berubah, Fase Akumulasi Makin Jelas

Dari sisi teknikal, sejumlah analis melihat adanya potensi perubahan struktur harga XRP. Analis Klondike mengidentifikasi breakout dari pola bullish pennant pada time frame 4 jam, dengan target kenaikan di kisaran US$1,5885. Pola ini umumnya mencerminkan kelanjutan tren naik setelah fase konsolidasi.

XRP analisis terbaru 25 apr

Sejalan dengan itu, analis GainMuse menilai XRP sedang berada dalam fase transisi struktur yang lebih besar. Ia mencatat bahwa harga telah keluar dari channel lokal dan mulai mengubah area resistance menjadi support di kisaran US$1,40 hingga US$1,43.

BACA JUGA:  Efek Cuitan Elon Musk, Kripto ASTEROID Naik 356 Persen Hari Ini

Dalam pandangannya, fase ini mencerminkan proses akumulasi oleh pelaku besar yang sedang mencapai titik krusial sebelum potensi ekspansi harga.

GainMuse juga menekankan bahwa banyak pelaku ritel salah membaca fase konsolidasi ini sebagai kelemahan pasar. Padahal, jejak aktivitas “smart money” justru menunjukkan adanya persiapan untuk pergerakan impulsif berikutnya. Jika likuiditas di atas harga saat ini berhasil ditembus, maka ruang menuju resistance makro dinilai terbuka lebih lebar.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait