Bitcoin (BTC), aset kripto yang kini tidak hanya diminati oleh investor ritel, juga mulai diminati oleh berbagai institusi. Salah satunya datang dari sektor pendidikan, di mana investasi Bitcoin milik Harvard dilaporkan meningkat lebih dari 300 persen.
Kepemilikan Bitcoin Harvard Tembus US$400 Juta
Berdasarkan data yang dibagikan oleh analis ETF ternama Bloomberg, Eric Balchunas, pada Sabtu (15/11/2025), investasi Bitcoin Harvard mencatat lonjakan besar. Mereka meningkatkan eksposurnya melalui produk Bitcoin Spot ETF milik BlackRock, IBIT.

Balchunas menekankan bahwa langkah yang diambil oleh institusi pendidikan sekelas Harvard merupakan momen penting, sekaligus menunjukkan pengakuan terhadap aset digital dari universitas ternama tersebut.
“Sangat jarang dan sulit mendapatkan dana abadi (endowment) yang mau berinvestasi di ETF, terutama Harvard atau Yale. Ini adalah bentuk validasi sebaik yang bisa didapat oleh sebuah ETF,” ujarnya.
Meski nominal ini hanya sekitar 1 persen dari total dana abadi Harvard, kenaikan tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin mulai mendapatkan tempat sebagai salah satu aset lindung nilai.
Kini, total investasi BTC Harvard meningkat lebih dari 300 persen dibandingkan Agustus lalu, yang tercatat hanya sebesar US$116,6 juta. Lonjakan ini menegaskan bahwa adopsi kripto dari berbagai kalangan semakin nyata.
Saat Ivy League Mulai Melirik Bitcoin Secara Serius
Tak hanya Harvard, salah institusi ternama lain yang tergabung dalam Ivy League juga ternyata berinvestasi pada Bitcoin. Brown University, misalnya, sebelumnya dilaporkan memiliki Bitcoin ETF dalam portofolionya.
Nilainya memang tidak sebesar Harvard, hanya US$4,9 juta, namun hal ini tetap menunjukkan pengakuan yang jelas dari berbagai kampus ternama yang dikenal sangat konservatif dalam mengelola dana mereka.
Harvard Main Serius di Bitcoin, Investasi Tembus Rp1,9 Triliun
Bahkan kini, Bitcoin tidak hanya dilihat sebagai aset investasi, tetapi juga mulai digunakan sebagai alat transaksi. Contohnya, institusi pendidikan asal Skotlandia, Lomond, menerima BTC sebagai pembayaran biaya sekolah.
Lonjakan minat Bitcoin dari berbagai institusi pendidikan menunjukkan bahwa aset kripto kini semakin diterima. Dari sekadar instrumen spekulasi, BTC mulai diakui sebagai aset strategis sekaligus alat transaksi yang sah, menandai perluasan adopsi kripto di berbagai sektor.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



