Sinyal Baru Altcoin XRP Muncul dari Korea, Whale Pun Mulai Bergerak

Aktivitas on-chain terbaru menunjukkan munculnya sinyal baru pada altcoin XRP yang berpusat di Korea Selatan, seiring meningkatnya penarikan aset dari bursa utama dan menguatnya peran investor bermodal besar.

Temuan ini disampaikan oleh analis on-chain CW8900 di CryptoQuant, yang menilai perubahan arus dana dan perilaku perdagangan XRP terjadi setelah fase pelemahan jangka pendek. Data tersebut mengindikasikan adanya fase transisi pasar yang kerap muncul menjelang perubahan arah tren.

Menurut CW8900, Korea Selatan tetap menjadi salah satu pusat perdagangan altcoin XRP paling aktif di dunia. Di negara ini, Upbit menempati posisi penting baik dari sisi kepemilikan maupun volume transaksi XRP.

XRP Korea Upbit

IKLAN
Chat via WhatsApp

Perubahan kecil pada arus dana di bursa tersebut kerap menjadi indikator awal pergeseran sentimen pasar yang lebih luas.

Dalam laporan terbarunya, CW8900 mencatat bahwa penarikan XRP dari Upbit mulai meningkat kembali untuk kali pertama sejak 2023, bertepatan dengan penurunan harga jangka pendek yang terjadi sebelumnya.

Peningkatan penarikan ini menunjukkan pergeseran dari pola akumulasi di bursa menuju tren outflow, meskipun hingga saat ini sebagian besar masih didominasi oleh transaksi berukuran kecil

BACA JUGA:  Jupiter Hadirkan Sistem Pembayaran QR, Fiat dan Kartu USDC

Namun, dalam analisis on-chain, perubahan bertahap seperti ini sering dibaca sebagai sinyal awal terbentuknya gelombang baru, terutama ketika terjadi di pusat likuiditas utama seperti Korea Selatan.

“Penarikan XRP dari Upbit mulai meningkat setelah periode penurunan jangka pendek, menandai perubahan awal dalam struktur arus dana,” ujar CW8900.

Arus Keluar XRP dari Bursa Korea Selatan Jadi Sorotan

Perubahan arus dana di Upbit menjadi perhatian karena terjadi di tengah kondisi pasar yang masih berhati-hati. Data on-chain menunjukkan bahwa meskipun belum terjadi penarikan dalam skala besar, konsistensi outflow ini berbeda dari pola sepanjang 2023 dan 2024, ketika XRP lebih banyak mengalir masuk ke bursa.

Situasi ini mengindikasikan bahwa sebagian pelaku pasar mulai memindahkan altcoin XRP mereka ke luar bursa, sebuah langkah yang kerap dikaitkan dengan reposisi jangka menengah.

Secara waktu, sinyal ini muncul setelah XRP mendekati level terendah tahunannya. Dari sisi lokasi, pergerakan terpusat di Korea Selatan, pasar yang dikenal memiliki partisipasi ritel dan institusional yang tinggi terhadap XRP.

BACA JUGA:  Kripto LUNC Bangkit dari Kubur Pasca Gugatan Jane Street

Alasan di balik perubahan ini belum dapat dipastikan, namun data historis menunjukkan bahwa arus keluar dari bursa sering terjadi ketika pelaku pasar mulai mengantisipasi perubahan tren, bukan saat euforia sudah terbentuk.

Analisis teknikal independen dari analis Gordon turut memberikan konteks tambahan. Tanpa menjadikannya sebagai pernyataan langsung, Gordon menilai bahwa XRP berpotensi mengulang pola lonjakan yang pernah terjadi pada Juli 2025, ketika harga berhasil menembus down trendline utama.

analisis harga XRP

Meski sejarah tidak selalu berulang, pendekatan ini menekankan bahwa pola teknikal kerap berima, terutama ketika didukung oleh perubahan struktur on-chain seperti yang kini terlihat pada altcoin XRP.

Dominasi Whale dan Pergeseran Tekanan Beli

Selain arus dana dari Korea, CW8900 juga mencatat bahwa perdagangan altcoin XRP saat ini masih didominasi oleh whale. Di tengah penurunan harga jangka pendek, investor bermodal besar justru tetap aktif melakukan transaksi.

BACA JUGA:  Volume Altcoin Melorot Tajam, Bitcoin Jadi Pilihan Utama Lagi

XRP Ledger spot average order

Pola ini secara historis sering muncul pada fase bottoming, ketika whale melakukan akumulasi lebih awal dan menghindari pembelian saat tren naik sudah berjalan.

Data pendukung datang dari indikator XRP Spot Taker CVD, yang kini bergeser ke arah taker buy dominant. Pergeseran ini menandakan meningkatnya tekanan beli di pasar spot, meskipun harga belum menunjukkan pemulihan yang tegas.

XRPL CVD

Dalam konteks on-chain, kondisi tersebut mencerminkan adanya permintaan aktif dari pelaku pasar besar, yang sering kali mendahului perubahan tren harga.

Bagaimana kedua sinyal ini saling berkaitan menjadi fokus analisis. Arus keluar bertahap dari bursa Korea menunjukkan reposisi aset, sementara dominasi whale dan perubahan CVD menandakan meningkatnya minat beli.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia