Altcoin XRP tengah berada di bawah tekanan serius setelah sejumlah indikator teknikal dan data derivatif menunjukkan prospek melemah, disertai keluarnya aliran modal dalam skala besar dari pasar.
Analisis terbaru dari analis on-chain CryptoOnchain di CryptoQuant, memperingatkan bahwa kombinasi bearish divergence pada timeframe mingguan, kejatuhan open interest, serta aksi keluar pelaku pasar besar atau whale, menempatkan altcoin XRP pada posisi kritis.
“Kondisi saat ini menciptakan skenario yang sangat bearish bagi XRP,” ungkap CryptoOnchain.
Tekanan ini terlihat jelas dalam beberapa perkembangan kunci. Pertama, dari aspek teknikal, altcoin XRP menghadapi potensi penurunan lebih lanjut setelah indikator RSI di grafik mingguan menunjukkan bearish divergence, di mana harga berupaya bertahan di area atas sementara RSI justru membentuk lower high.

Kedua, dari sisi level harga, altcoin XRP sedang menguji area penting di sekitar US$1,80 yang menjadi batas psikologis sekaligus teknikal. Analis menilai, jika support ini gagal bertahan, pasar berpotensi menyaksikan koreksi yang lebih dalam.
Pada saat yang sama, data pasar derivatif memperlihatkan penurunan kepercayaan pelaku pasar. CryptoOnchain mencatat bahwa open interest altcoin XRP di Binance merosot tajam hingga menyentuh sekitar US$450 juta, yang merupakan level terendah sejak November 2024.

Penurunan ini menunjukkan keluarnya modal besar serta penutupan agresif posisi leverage, terutama dari pihak long, yang mencerminkan menurunnya keyakinan terhadap potensi kenaikan jangka pendek altcoin XRP.
Tekanan Pasar Meningkat, Whale XRP Ikut Keluar
Selain itu, tekanan pasar juga diperburuk oleh aktivitas pelaku besar. Dalam sepekan terakhir, whale dilaporkan telah menjual lebih dari 40 juta XRP, memperkuat tekanan jual dan memperlihatkan bahwa pelaku modal besar pun memilih mengambil posisi defensif.
Aksi ini semakin menegaskan pelemahan kepercayaan terhadap altcoin XRP, sekaligus memperbesar risiko penurunan apabila tekanan jual terus berlanjut.
Dengan latar kondisi tersebut, pasar dinilai perlu berhati-hati. Altcoin XRP tidak hanya menghadapi tantangan teknikal, tetapi juga penurunan partisipasi dan keyakinan trader.
Menyusutnya open interest dianggap sebagai sinyal serius bahwa pasar mulai menjauh dari altcoin XRP di fase ini, dan hal ini berpotensi mempercepat tekanan jual apabila terjadi pelanggaran support teknikal utama.
Kombinasi Faktor Bearish Ciptakan Skenario Risiko Tinggi
Menurut CryptoOnchain, gabungan divergensi RSI, posisi harga yang berada di atas support rapuh, serta kejatuhan open interest membentuk satu rangkaian sinyal yang konsisten menunjukkan pelemahan struktur pasar.
Situasi ini diperburuk oleh keluarnya modal besar dari pelaku utama, yang kini semakin mempersempit ruang gerak altcoin XRP untuk mempertahankan momentum bullish yang sebelumnya terbentuk.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



