Bitcoin kembali menunjukkan tanda bullish, di mana analis Trader Cash memproyeksikan kemungkinan terjadinya lonjakan harga menuju level psikologis US$100.000.
Proyeksi ini muncul di tengah pembentukan Gartley pattern, sebuah pola teknikal yang dinilai dapat memicu pergerakan bullish Bitcoin dalam waktu dekat.
Analisis tersebut dirilis pekan ini, ketika BTC tercatat semakin mendekati upper trendline dan mulai menekan zona resistance kuat di rentang US$94.500 hingga US$95.500. Jika harga mampu bertahan di atas area tersebut, pasar dinilai berpeluang besar merebut kembali zona US$100.000 yang selama ini menjadi target penting bagi pelaku pasar.

Gartley Pattern Muncul, Analis Waspadai Reaksi di Area Kritis
Dalam penjelasannya, Trader Cash menegaskan bahwa Gartley pattern yang saat ini terbentuk dapat menjadi pemicu awal pergerakan impulsif.
“Rencana yang telah lama ditunggu akhirnya tiba!” ujarnya, menandai optimisme terhadap potensi penguatan yang sedang berkembang.
Analis tersebut menambahkan bahwa pola ini sebelumnya pernah ia gunakan pada beberapa analisis, meski menegaskan bahwa tidak semua Gartley pattern berhasil, mengingat pasar kerap menunjukkan volatilitas mendadak.
Menurut analisisnya, apabila pola tersebut bergerak sesuai skenario, Bitcoin berpeluang melakukan impulsive move menuju Fibonacci Resistance berikutnya di sekitar US$103.717. Level ini dianggap sebagai titik krusial untuk menentukan apakah momentum bullish Bitcoin dapat terus berlanjut atau justru mengalami penolakan teknikal.
Trader Cash menekankan bahwa reaksi harga di level tersebut harus diamati dengan cermat. Jika BTC melaju lebih tinggi tanpa koreksi yang signifikan, strategi short yang sebelumnya ia pertimbangkan akan menjadi tidak relevan.
Ia bahkan menyebut kemungkinan target berikutnya bisa naik jauh lebih tinggi, yakni ke kisaran US$114.000 hingga US$116.000.
Likuidasi Menggunung, Pasar Hadapi Dua Arah Potensi Lonjakan
Di luar pola teknikal tersebut, lanskap likuiditas pasar derivatif turut memperkuat tanda-tanda potensi penguatan. Data liquidation heatmap terbaru menunjukkan adanya akumulasi likuidasi sekitar US$300 juta di zona US$95.000, sebuah area yang kini berada sangat dekat dengan pergerakan harga aktual.

Sementara itu, wilayah bawah mencatat lebih dari US$700 juta likuidasi yang siap tersapu jika pasar bergerak ke arah sebaliknya. Kondisi ini mengindikasikan adanya likuiditas besar pada dua sisi pasar yang dapat memicu pergerakan tajam, baik naik maupun turun.

Kendati demikian, momentum saat ini lebih condong mengarah pada skenario bullish Bitcoin, terutama bila resistance utama di atas US$94.000 berhasil ditembus dan dikonfirmasi sebagai support baru.
Pergerakan harga selanjutnya sangat bergantung pada bagaimana pasar bereaksi pada zona tersebut.
Secara teknikal, pendekatan harga menuju upper trendline dan dorongan dari Gartley pattern memberi alasan baru bagi investor untuk kembali memperhatikan dinamika pasar.
Selain itu, potensi peralihan menuju area enam digit juga dapat meningkatkan minat beli ritel maupun institusional, terutama jika BTC mampu menunjukkan konsolidasi sehat di atas resistensi yang kini menjadi fokus.
Dengan kombinasi pola teknikal yang sedang terbentuk, penumpukan likuiditas di area kunci, serta proyeksi analis yang mengarah pada kelanjutan tren naik, pasar kini menanti apakah Bitcoin benar-benar siap memasuki fase penguatan baru.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



