Mining pool memungkinkan penambang individu untuk bergabung dan menggabungkan kekuatan komputasi agar peluang menemukan blok menjadi lebih besar. Namun, keberhasilan menemukan blok hanyalah satu sisi cerita. Hal lain yang tak kalah penting adalah skema pembayaran mining pool, karena dari sinilah kamu tahu bagaimana hasil kerja kerasmu akan dibayar. Yuk, pelajari selengkapnya berikut ini!
BACA JUGA:Â Begini Trik Memaksimalkan Hasil Mining di Pi Network
Skema Pembayaran Mining Pool
Setiap mining pool memiliki aturan berbeda dalam membagi reward dan biaya transaksi. Perbedaan skema ini membuat hasil mining bisa terasa stabil, fluktuatif, atau bahkan sangat bergantung pada keberuntungan.
Karena itu, memahami berbagai jenis skema pembayaran mining pool akan membantumu menentukan strategi mining yang paling sesuai dengan tujuan dan profil risikomu.
1. Skema Pay-Per-Share (PPS)
Pay-Per-Share (PPS) adalah salah satu skema pembayaran mining pool yang paling populer, terutama bagi pemula. Dalam skema ini, setiap share valid yang kamu kirim langsung dibayar oleh pool, tanpa menunggu apakah blok berhasil ditemukan atau tidak.
Keunggulan utama PPS adalah pendapatan yang relatif stabil dan mudah diprediksi. Namun, karena seluruh risiko ditanggung oleh pihak pool, biaya pool biasanya lebih tinggi. Selain itu, kamu tidak mendapatkan bagian dari biaya transaksi, sehingga penghasilan hanya berasal dari reward blok saja.
2. Skema Pay-Per-Last-N-Shares (PPLNS)
Berbeda dari PPS, skema PPLNS hanya memberikan pembayaran ketika pool berhasil menemukan blok. Reward dibagikan berdasarkan jumlah share terakhir (last N shares) yang kamu kontribusikan sebelum blok ditemukan.
Skema pembayaran mining pool ini memiliki tingkat fluktuasi yang tinggi. Saat pool sering menemukan blok, pendapatan bisa melonjak. Sebaliknya, jika pool sedang kurang beruntung, penghasilan bisa sangat kecil atau bahkan nol.
Meski begitu, PPLNS dianggap adil bagi penambang yang konsisten karena mencegah praktik pindah-pindah pool demi keuntungan jangka pendek.
BACA JUGA:Â 10 Model Antminer Paling Cuan Terbaru yang Harus Kamu Tahu!
3. Skema Pay-Per-Share Plus (PPS+)
PPS+ hadir sebagai solusi kompromi antara kestabilan dan potensi keuntungan. Dalam skema ini, reward blok dibayarkan menggunakan metode PPS, sementara biaya transaksi dibagikan menggunakan metode PPLNS.
Artinya, kamu tetap mendapatkan pendapatan dasar yang stabil dari reward blok, sekaligus peluang memperoleh tambahan dari transaction fee saat pool menemukan blok. Skema pembayaran mining pool ini cocok bagi penambang yang ingin keseimbangan antara kepastian dan peluang bonus.
4. Skema Full Pay-Per-Share (FPPS)
Full Pay-Per-Share (FPPS) merupakan pengembangan dari PPS yang lebih lengkap. Pada skema ini, kamu dibayar per share seperti PPS, tetapi seluruh biaya transaksi juga langsung dimasukkan ke dalam pembayaran.
Hasilnya, pendapatan cenderung lebih tinggi dan tetap stabil, karena mencakup reward blok serta fee transaksi, bahkan ketika pool tidak menemukan blok. FPPS sering dipilih oleh penambang yang mengutamakan kepastian dan transparansi dalam mining pool payout.
BACA JUGA:Â Harga ASIC Miner Terbaru dan Profitabilitasnya: Masih Cuan?
Perbandingan Skema Pembayaran Mining pool
Untuk memahaminya lebih lanjut, berikut ini adalah tabel perbandingan setiap jenis pembayaran mining pool yang bisa kamu simak:
| Skema | Dasar Pembayaran | Biaya Transaksi | Karakteristik Utama |
| PPS | Dibayar per share valid | Tidak | Pendapatan stabil, biaya pool lebih tinggi |
| PPLNS | Dibayar setelah blok ditemukan | Ya | Fluktuatif, bergantung keberuntungan pool |
| PPS+ | Reward blok PPS, fee PPLNS | Ya | Stabil dengan peluang bonus fee |
| FPPS | Dibayar per share + seluruh fee | Ya | Pendapatan paling stabil dan prediktif |
Skema Pembayaran Mining pool Mana yang Paling Cocok untuk Kamu?
Tidak ada satu skema pembayaran mining pool yang benar-benar paling unggul untuk semua orang. Jika kamu mengutamakan pendapatan rutin dan minim kejutan, PPS atau FPPS bisa menjadi pilihan yang lebih aman. Namun, jika kamu siap menghadapi fluktuasi demi peluang hasil lebih besar, PPLNS atau PPS+ layak dipertimbangkan.
Mau belajar crypto dan blockchain lebih lanjut? Yuk, pelajari selengkapnya hanya di Blockchain Media Indonesia! [msn]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



