Skyholic: Ada Member AC Rugi Rp141 Miliar Gara-Gara Timothy Ronald

Kasus dugaan penipuan yang melibatkan nama Timothy Ronald dan Kalimasada masih memanas. Kali ini, komunitas dibuat geger setelah muncul klaim bahwa seorang member Akademi Crypto mengalami kerugian hingga ratusan miliar rupiah.

Member AC Disebut Rugi Rp141 Miliar Gara-Gara Timothy

Isu ini pertama kali mencuat setelah pernyataan dari Skyholic yang mengungkap adanya member seumur hidup Akademi Crypto yang mengalami kerugian ekstrem.

Dalam pernyataannya, disebutkan bahwa member tersebut mengikuti sinyal dari Timothy Ronald dan berujung pada floating loss yang mencapai angka Rp141 miliar.

“Ada salah satu member AC yang floating loss-nya sampai US$8,4 juta! Can you imagine? Gue punya buktinya…” ungkap Skyholic di X, Rabu (07/04/2026).

IKLAN
Chat via WhatsApp

Terungkap! Begini Cerita Korban Terkait Dugaan Penipuan Timothy Ronald

Lebih lanjut, kondisi korban juga disebut memprihatinkan. Ia digambarkan “linglung kayak gak ada tujuan hidup,” yang menunjukkan dampak psikologis serius akibat kerugian besar tersebut.

BACA JUGA:  Panas! Eks-Member AC Ingin Bawa Kasus Timothy Ronald ke DPR

Meski klaim ini belum diverifikasi secara jelas, narasi yang beredar sudah cukup membuat komunitas kripto semakin waspada.

Deretan Korban dan Janji Profit Tinggi

Kasus ini bukan yang pertama. Sebelumnya, beberapa nama juga muncul ke publik sebagai pihak yang mengaku mengalami kerugian setelah mengikuti sinyal dari kelas besutan Timothy Ronald dan Kalimasada.

Salah satunya adalah Younger, yang dikabarkan merugi sekitar Rp3 miliar. Ia disebut mengikuti rekomendasi untuk membeli koin Manta dengan janji keuntungan hingga 500 persen. Namun, alih-alih meraih profit, hasil yang didapat justru sebaliknya.

Selain itu, nama Agnes Stefani juga ikut mencuat. Ia mengaku menjadi korban dan mengalami kerugian dalam skema serupa. Rangkaian kasus ini semakin memperkuat dugaan adanya pola yang merugikan sejumlah member.

Di tengah berbagai klaim tersebut, beredar pula kabar bahwa total kerugian seluruh member ditaksir mencapai Rp200 miliar. Angka ini tentu memicu kekhawatiran yang lebih luas di kalangan penggiat kripto RI.

BACA JUGA:  Token HYPE Mendadak Trending, Ini Faktor Pendorongnya

Proses Hukum Timothy Ronald Belum Menemui Titik Terang

Saat ini, proses hukum yang melibatkan Timothy Ronald dan Kalimasada terkait Akademi Crypto masih berada dalam tahap penyelidikan. Namun, sebagian pihak menilai proses ini berjalan lambat.

Kondisi tersebut memunculkan wacana untuk membawa kasus ini ke Komisi III DPR agar mendapatkan perhatian lebih serius. Dorongan ini muncul dari keinginan publik untuk memperoleh kejelasan dan transparansi.

Di sisi lain, hingga kini Timothy Ronald belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan yang beredar. Ia justru masih aktif membagikan konten di media sosialnya seperti biasa.

Timothy Ronald Aktif Bahas Saham, Isyarat Buka Kelas Baru?

Kini, publik hanya bisa menunggu. Apakah kasus ini akan membuka tabir baru dalam dunia kripto, atau justru menjadi pengingat keras tentang risiko mengikuti sinyal tanpa analisis mandiri? Waktu yang akan menjawab.

BACA JUGA:  Heboh! Adam Deni Ungkap Inisial R di Balik Akun Skyholic

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait