Smart Money AS Mundur, Sinyal Koreksi Baru Pasar Ethereum

Pasar Ethereum menghadapi tekanan baru, di mana indikator on-chain menunjukkan melemahnya minat investor institusional di AS.

Analis CryptoOnchain di CryptoQuant mencatat bahwa rata-rata pergerakan 30 hari (SMA30) pada Ethereum Coinbase Premium Index turun ke level -0,08, terendah sejak awal 2023.

Penurunan ini mencerminkan berkurangnya aktivitas beli dari kelompok yang dikenal sebagai “smart money” AS, yang selama ini berperan penting dalam menopang pergerakan pasar Ethereum.

Coinbase premium Ethereum

IKLAN
Chat via WhatsApp

Indikator tersebut mengukur selisih harga Ethereum antara pair ETH/USD di Coinbase dan ETH/USDT di Binance. Coinbase umumnya menjadi rujukan aktivitas investor institusional Amerika, sementara Binance merepresentasikan pasar global.

Ketika indeks berada di zona negatif, harga Ethereum di Coinbase diperdagangkan lebih rendah dibandingkan di Binance, yang menandakan lemahnya permintaan dari pasar AS.

“Premium negatif yang dalam menunjukkan bahwa minat beli dari institusi AS sedang melemah dan belum menunjukkan tanda pemulihan dalam waktu dekat,” ungkap CryptoOnchain.

BACA JUGA:  Akan Stake 70.000 ETH, Ini Strategi Baru Ethereum Foundation

Pernyataan ini mempertegas bahwa tekanan pada pasar Ethereum saat ini tidak hanya berasal dari sentimen global, tetapi juga dari berkurangnya dukungan investor besar di AS.

Penurunan premium ini tercatat dalam pemantauan CryptoOnchain sepanjang Januari 2026, ketika pasar kripto global masih bergerak fluktuatif di tengah ketidakpastian makroekonomi dan dinamika aliran dana institusional.

Data tersebut menjadi sorotan karena dalam beberapa tahun terakhir, arus modal dari AS kerap menjadi pendorong utama reli harga Ethereum.

Melemahnya Permintaan Smart Money AS

CryptoOnchain menjelaskan bahwa rendahnya Coinbase Premium Index mengindikasikan absennya tekanan beli dari smart money AS, termasuk yang biasanya terkait dengan aliran dana ETF dan akumulasi jangka menengah. Kondisi ini menciptakan divergensi dengan pasar global, di mana aktivitas ritel dan whale di Binance masih relatif aktif.

Secara historis, pergerakan naik yang berkelanjutan di pasar Ethereum umumnya didukung oleh premium positif di Coinbase.

BACA JUGA:  Tragis! Anak Purbaya Rungkad Rp4,9 Miliar Akibat Crypto Crash Hari Ini

Ketika harga di bursa tersebut lebih tinggi dibandingkan bursa global, hal itu mencerminkan masuknya modal dari investor institusional. Sebaliknya, situasi saat ini menunjukkan bahwa pasar Ethereum kehilangan salah satu sumber utama momentumnya.

Minimnya partisipasi smart money AS juga berdampak pada psikologis pasar. Investor ritel cenderung menjadikan pergerakan institusi sebagai referensi arah tren. Ketika kelompok tersebut mengurangi eksposur, risiko koreksi lanjutan menjadi lebih besar.

Tekanan Teknikal Memperkuat Sinyal Negatif

Dari sisi teknikal, analis GainMuse menilai bahwa pasar Ethereum tengah mengalami perubahan momentum setelah struktur harga gagal dipertahankan. Dalam analisis terbarunya, GainMuse menyebut bahwa ETH kehilangan pola naiknya setelah terjadi breakdown dari pola rising triangle.

“Penolakan dari area resistance mempercepat tekanan jual dan mendorong harga kembali ke bawah support utama,” tulis GainMuse.

BACA JUGA:  Token Unlock Senilai US$638 Juta Dijadwalkan Terjadi Pekan Ini

analisis eth

Menurut analis tersebut, selama harga belum mampu merebut kembali garis tren yang ditembus, potensi koreksi yang lebih dalam masih terbuka.

GainMuse juga menegaskan bahwa skenario lanjutan yang dominan saat ini masih bersifat bearish. Kombinasi antara lemahnya permintaan institusional dari AS dan sinyal teknikal negatif memperkuat tekanan terhadap pasar Ethereum dalam jangka pendek.

Kondisi ini menunjukkan bahwa pelemahan pasar Ethereum tidak hanya dipengaruhi oleh satu faktor. Dari sisi fundamental, berkurangnya minat smart money AS tercermin melalui Coinbase Premium Index. Dari sisi teknikal, kegagalan mempertahankan struktur naik memperbesar risiko kelanjutan tren turun.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia