Peluncuran Solana ETF telah jadi sorotan, membawa dua produk utama yang langsung menarik perhatian pasar, yakni Solana ETF besutan Fidelity dan produk “Canary Marinade Solana ETF” yang digarap Canary bersama Marinade Finance.
Kedua produk tersebut memperluas akses bagi investor institusi maupun ritel untuk mendapatkan eksposur terhadap aset Solana (SOL) tanpa harus membeli atau menyimpan koin secara langsung.
Selain itu, ETF garapan Canary menawarkan fitur tambahan berupa staking, sehingga investor dapat memperoleh yield atau imbal hasil layaknya men-stake SOL di jaringan aslinya.
Dua Produk Solana ETF Diluncurkan Bersamaan
Fidelity menjadi salah satu pihak yang memperkenalkan Solana ETF berbasis harga spot, yang memungkinkan investor mendapatkan paparan terhadap pergerakan harga SOL melalui instrumen pasar tradisional.
Produk ini ditujukan bagi investor yang menginginkan akses reguler dan terukur terhadap aset kripto tanpa perlu masuk ke ekosistem blockchain secara langsung.
Di sisi lain, Canary memperkenalkan ETF berbasis Solana yang menawarkan pendekatan berbeda melalui fitur staking. Produk bernama “Canary Marinade Solana ETF” itu memanfaatkan infrastruktur Marinade Finance, sebuah protokol staking non-custodial terkemuka di jaringan Solana.
Produk ini memberikan kesempatan bagi pemegang ETF untuk memperoleh imbal hasil staking, sebuah fitur yang jarang ditemukan pada ETF berbasis aset digital.
Biaya pengelolaan ETF besutan Canary berada pada kisaran 0,50 persen. Tarif tersebut berada dalam rentang umum biaya manajemen untuk produk aset digital yang diperdagangkan melalui bursa tradisional.
Sementara itu, Fidelity belum mengumumkan rincian lengkap terkait struktur biaya, tetapi produk mereka dikonfirmasi telah siap untuk diperdagangkan.
Peluncuran dua Solana ETF tersebut berlangsung setelah persiapan panjang oleh masing-masing manajer investasi. Keduanya mendaftarkan produk di bursa utama di AS dan mengumumkan mulai aktif diperdagangkan pada Selasa malam. (18/11/2025).
Momentum ini sekaligus menandai peningkatan minat institusional terhadap ekosistem Solana, yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan pesat dari sisi volume transaksi, aplikasi terdesentralisasi, dan aktivitas staking.
Investor Dapatkan Akses Lebih Mudah ke Solana
Fitur staking yang dibenamkan dalam ETF Canary membuat produk tersebut masuk kategori baru di pasar aset digital. Melalui integrasi dengan Marinade Finance, aset dasar yang dipegang ETF dapat di-stake untuk menghasilkan yield tambahan.
Dengan demikian, investor di pasar tradisional dapat menikmati imbal hasil tanpa melakukan staking langsung di blockchain Solana.
Hadirnya fitur ini memberi diferensiasi dibandingkan ETF kripto lainnya, yang umumnya hanya mengikuti pergerakan harga tanpa memberikan potensi pendapatan pasif. Selain itu, integrasi staking juga dapat berdampak pada dinamika pasar Solana itu sendiri.
Jika aset yang dikelola ETF semakin banyak dialokasikan untuk staking, potensi penurunan pasokan beredar dapat terjadi dan memengaruhi volatilitas serta pergerakan harga SOL ke depan.
Peluncuran dua Solana ETF tersebut juga menjadi langkah signifikan bagi investor yang selama ini mencari instrumen yang lebih aman dan mudah diakses untuk mendapatkan eksposur terhadap ekosistem Solana.
Di pasar kripto, Solana dikenal dengan kapasitas transaksi cepat dan biaya rendah sehingga menjadi salah satu jaringan blockchain yang paling aktif digunakan.
Sejumlah analis pasar menilai peluncuran ETF berbasis Solana dapat meningkatkan likuiditas aset tersebut. Dengan masuknya institusi besar seperti Fidelity dan Canary, arus modal dinilai berpotensi mengalir lebih besar, terutama dari investor yang sebelumnya enggan bertransaksi langsung melalui bursa kripto.
Selain itu, struktur ETF memudahkan investor institusi untuk masuk dan keluar posisi tanpa harus berurusan dengan pengelolaan aset digital secara teknis.
Sementara itu, kehadiran fitur staking dalam ETF Canary memberi dimensi tambahan bagi investor yang menginginkan potensi yield dari aset digital. Hal ini menjadikan Solana ETF sebagai salah satu instrumen inovatif yang menggabungkan mekanisme pasar tradisional dengan keuntungan khas ekosistem blockchain.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



