Solana Lampaui Tonggak US$100, Apa Selanjutnya?

Solana (SOL) telah menjadi bintang di pasar kripto, lampaui tonggak tiga digit angka US$100 dan tampak masih belum lelah.

Perkembangan ini telah menarik perhatian para investor dan analis, yang memicu spekulasi tentang apakah ini menandai awal dari tren naik yang berkelanjutan atau hanya lonjakan sesaat.

Langkah Mantap Solana ke Atas US$100

Dalam beberapa hari terakhir, Solana menunjukkan performa yang luar biasa. Menurut analisis AMBCrypto, telah terjadi tren naik yang konsisten pada harga harian SOL dalam lima hari terakhir.

Menonjolnya, harga mencapai puncak di kisaran US$100 pada 23 Desember, tanpa tanda-tanda melambat hingga pada saat penulisan. Lonjakan ini mewakili tonggak penting bagi Solana, karena ini merupakan kali pertama sejak 2022 ia mencapai level harga ini.

Alat rentang harga menunjukkan bahwa dari tren naik yang dimulai pada 20 Desember hingga saat ini, SOL telah mengalami pertumbuhan sekitar 65 persen. Pada saat penulisan, SOL diperdagangkan sekitar US$114-US$115, menunjukkan peningkatan lebih dari 7 persen.

Kekuatan tren bullish ini lebih jelas dalam Indikator RSI-nya, yang berada di atas 80 pada saat ini, menunjukkan bahwa Solana berada di zona overbought dan mengimplikasikan tren bullish yang kuat.

Analisis grafik volume di Santiment mengungkapkan peningkatan yang signifikan dalam volume perdagangan Solana juga. Awalnya melebihi US$5 milyar, volume mengalami penurunan singkat tetapi sejak itu telah memantul kembali.

solana

Pada penutupan perdagangan hari Sabtum volume telah naik menjadi sekitar US$4,9 milyar dan telah melewati US$5,1 milyar pada saat penulisan. Data dari CoinMarketCap juga menunjukkan peningkatan volume 18 persen dalam 24 jam terakhir.

Selain itu, dengan harga saat ini, kapitalisasi pasar Solana telah mencapai lebih dari US$48,7 milyar, mengamankan posisinya sebagai aset kripto terbesar keempat. Ini mencerminkan performa YTD yang luar biasa, dengan harga SOL yang melonjak lebih dari 800 persen.

Dampak pada Short Trader

Meskipun ada indikasi jelas dari pergeseran rentang harga yang akan datang, beberapa trader telah mengambil posisi short terhadap Solana. Namun, posisi short ini mengalami kerugian yang signifikan selama lonjakan harga baru-baru ini.

Data dari Coinglass mengungkapkan bahwa likuidasi posisi short telah mencapai sekitar US$14,3 juta pada 23 Desember, angka yang jauh lebih tinggi daripada likuidasi posisi long, yang berada di sekitar US$3,7 juta.

Ini menandai tingkat likuidasi posisi short tertinggi yang diamati dalam lebih dari tiga bulan. Selain itu, Tingkat Pendanaan menjadi lebih positif, mencapai 0,04 persen pada saat ini, menunjukkan tren di mana lebih banyak pedagang bertaruh pada tren naik lainnya dalam harga SOL.

Para pakar kripto pun memiliki pendapat yang beragam tentang lonjakan mendadak dalam harga Solana. Beberapa meyakini bahwa ini bisa menjadi awal dari fase bullish yang lebih panjang untuk kripto ini, didorong oleh peningkatan minat investor dan sentimen pasar yang positif.

Sementara, yang lain memperingatkan bahwa pasar secara inheren fluktuatif, dan apa yang tampak sebagai tren naik berkelanjutan dapat dengan cepat berbalik, terutama di pasar kripto yang dikenal dengan fluktuasinya yang cepat.

Beberapa faktor mungkin mempengaruhi tren naik ini. Salah satunya adalah adopsi yang meningkat dari teknologi blockchain dan kripto di berbagai sektor, yang telah meningkatkan kepercayaan investor dalam aset digital seperti Solana.

Selain itu, fitur unik Solana, seperti kecepatan transaksi yang tinggi dan biaya rendah, membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi baik investor maupun pengembang, yang semakin memicu pertumbuhannya.

Performa Solana juga menonjol saat dibandingkan dengan kripto terkemuka lainnya. Sementara Bitcoin dan Ethereum telah lama mendominasi pasar, lonjakan Solana baru-baru ini menunjukkan bahwa ia bisa menjadi pesaing kuat di ruang kripto, menantang supremasi pemain yang lebih mapan. Mari kita saksikan. [st]

 

Terkini

Warta Korporat

Terkait