Sony Tak Mau Ketinggalan, Ajukan Lisensi Bank Kripto ke OCC

Sony kembali menggemparkan pasar. Setelah aktif dalam pengembangan blockchain, kini raksasa teknologi asal Jepang itu mengajukan lisensi bank kripto di AS. Langkah ini menandai keseriusan Sony untuk terjun lebih dalam ke industri crypto yang tengah berkembang pesat.

Sony Ajukan Lisensi Bank Kripto lewat Connectia Trust

Dilaporkan oleh Decrypt pada Rabu (15/10/2025), divisi perbankan Sony telah mengajukan permohonan untuk memperoleh lisensi bank di AS. Langkah ini dilakukan agar anak usahanya, Connectia Trust, dapat menjalankan aktivitas yang berkaitan dengan keuangan digital.

Dalam dokumen pengajuan tersebut, Sony mengungkapkan rencana penerbitan stablecoin. Selain itu, Connectia Trust juga akan bertugas menjaga cadangan aset yang mendukung stablecoin tersebut serta menyediakan layanan lain terkait kripto.

“Termasuk di dalamnya penerbitan stablecoin yang dipatok pada dolar AS dan pengelolaan cadangan aset yang menyertainya, penyediaan layanan kustodian aset digital non-fidusia, serta penyediaan layanan manajemen sebagai pihak fidusia untuk beberapa afiliasi tertentu,” tulis mereka dalam pengajuannya.

IKLAN
Chat via WhatsApp
BACA JUGA:  Indodax Geser Fokus, Keamanan Jadi Prioritas Utama

Masuknya Sony ke sektor ini menempatkan perusahaan sejajar dengan sejumlah pemain besar lain yang lebih dulu mengajukan lisensi serupa, seperti Ripple, Stripe, Coinbase, Paxos Trust, dan Circle (USDC). Persaingan di sektor kripto kini semakin ketat, seiring meningkatnya minat dari industri teknologi dan finansial.

Ripple Ajukan Lisensi Bank di AS, Sinyal Serius Masuk TradFi

Hingga saat ini, baru Anchorage Digital Bank yang berhasil memperoleh persetujuan dari OCC. Meski sempat mendapat perintah penghentian operasi pada 2022, lembaga tersebut akhirnya kembali diizinkan beroperasi pada Agustus lalu, seiring dengan perubahan regulasi kripto yang kini lebih mendukung pertumbuhan industri tersebut.

Menatap Masa Depan Industri Kripto

Sejak disahkannya GENIUS Act, industri keuangan dan teknologi global semakin serius melirik dunia kripto. Regulasi yang lebih jelas mendorong perusahaan besar untuk masuk dan berinovasi dalam ekosistem aset digital yang tumbuh cepat.

BACA JUGA:  Whale Crypto Apes, Rp830 Miliar Hilang karena Salah Swap

Dunia kripto kini berkembang jauh melampaui fungsi investasi. Teknologi blockchain juga mulai dimanfaatkan untuk pembayaran lintas batas, tokenisasi aset, dan infrastruktur keuangan baru yang lebih efisien serta transparan.

Dalam konteks ini, langkah Sony mengajukan lisensi bank kripto menjadi keputusan strategis. Dengan kekuatan teknologi dan reputasi global, Sony berpotensi memperkuat posisinya sebagai pemain penting di era keuangan digital yang semakin terbuka dan terdesentralisasi. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait