S&P Global dan Chainlink Buka Era Baru Penilaian Stablecoin

S&P Global Ratings resmi menggandeng penyedia infrastruktur blockchain Chainlink untuk menerbitkan Stablecoin Stability Assessments (SSA) secara on-chain melalui layanan Chainlink DataLink.

Kolaborasi ini menandai langkah strategis pertama bagi lembaga pemeringkat global dalam membawa penilaian stabilitas stablecoin ke ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Melalui kemitraan ini, S&P Global Ratings akan menghadirkan data penilaian stabilitas stablecoin langsung di blockchain, sehingga dapat diakses oleh protokol DeFi, kontrak pintar dan aplikasi keuangan lainnya tanpa perantara.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya memperluas transparansi dan memperkuat integrasi antara sistem keuangan tradisional dengan dunia aset digital.

IKLAN
Chat via WhatsApp

“Dengan menyediakan SSA on-chain melalui infrastruktur oracle Chainlink yang telah teruji, kami memungkinkan pelaku pasar untuk mengakses penilaian kami dengan lancar menggunakan infrastruktur DeFi mereka yang sudah ada, meningkatkan transparansi dan pengambilan keputusan yang terinformasi di seluruh lanskap DeFi,” ujar Chief DeFi Officer di S&P Global, Chuck Mounts, dalam siaran pers.

Penilaian SSA akan mencakup evaluasi mendalam terhadap stabilitas operasional dan struktural stablecoin berdasarkan beberapa indikator, antara lain kualitas aset cadangan, likuiditas, mekanisme penukaran, tata kelola, kepatuhan terhadap regulasi, serta rekam jejak operasional.

BACA JUGA:  Jupiter Hadirkan Sistem Pembayaran QR, Fiat dan Kartu USDC

Skor stabilitas diberikan dalam skala 1 (sangat kuat) hingga 5 (lemah). Meskipun demikian, S&P menegaskan bahwa SSA bukanlah credit rating seperti yang biasa diterbitkan untuk lembaga keuangan atau instrumen utang, melainkan penilaian khusus yang fokus pada ketahanan dan transparansi aset digital.

Peluncuran awal program ini dilakukan di Base, jaringan layer-2 berbasis Ethereum yang dikembangkan oleh Coinbase. S&P menjelaskan bahwa perluasan ke jaringan blockchain lain akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan permintaan pasar dan kesiapan teknis masing-masing ekosistem.

Dorongan Adopsi Stablecoin oleh Institusi Besar Dunia

Saat ini, S&P Global Ratings telah mengevaluasi 10 stablecoin utama di pasar, termasuk USDT, USDC, DAI dan USDS, dengan total kapitalisasi pasar global stablecoin mencapai US$301 miliar per Oktober 2025.

Data SSA yang kini tersedia on-chain memungkinkan protokol DeFi untuk mengotomatisasi berbagai aspek pengelolaan risiko, seperti batasan jaminan (collateral limit), algoritma stabilitas harga, serta parameter pinjaman yang bergantung pada stabilitas aset digital tertentu.

BACA JUGA:  Bitcoin Masih Seret, Modal Parkir di Stablecoin

Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting bagi pelaku keuangan tradisional untuk berinteraksi langsung dengan infrastruktur blockchain tanpa kehilangan prinsip kehati-hatian yang selama ini menjadi standar industri keuangan global.

Dengan menghadirkan data penilaian secara real-time di blockchain, S&P Global Ratings berharap dapat meningkatkan efisiensi serta akuntabilitas dalam sistem keuangan modern yang semakin terbuka.

“Saya sangat senang S&P Global Ratings memanfaatkan Chainlink untuk menghadirkan Penilaian Stabilitas Stablecoin secara on-chain untuk kali pertama, memberdayakan institusi-institusi terbesar di dunia untuk mengadopsi stablecoin dalam skala besar,” ujar salah satu Pendiri Chainlink, Sergey Nazarov.

Chainlink DataLink, yang digunakan dalam kolaborasi ini, merupakan layanan penerbitan data tingkat institusional yang memungkinkan lembaga keuangan tradisional untuk menyalurkan data mereka ke blockchain tanpa perlu membangun infrastruktur terpisah.

Chainlink, yang dikenal sebagai penyedia oracle terbesar di dunia, telah mengamankan nilai transaksi senilai ratusan miliar dolar AS di sektor DeFi.

BACA JUGA:  4 Proyek Kripto RI yang Sempat Booming, Kini Tinggal Kenangan?

Kolaborasi antara S&P dan Chainlink dipandang sebagai upaya mempersempit jarak antara dunia keuangan konvensional dan teknologi blockchain.

Dengan meningkatnya permintaan terhadap aset digital yang stabil, langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan investor institusional terhadap penggunaan stablecoin di berbagai sektor keuangan.

Namun demikian, S&P tetap mengakui bahwa peluncuran tahap awal di satu jaringan blockchain masih menjadi batasan awal. Adopsi lebih luas akan sangat bergantung pada minat industri dan kesiapan regulasi di berbagai yurisdiksi.

Meski begitu, pengamat industri menilai bahwa inisiatif ini membuka babak baru dalam penerapan risk intelligence berbasis blockchain, sekaligus menunjukkan bagaimana lembaga pemeringkat global mulai beradaptasi terhadap era keuangan terdesentralisasi.

Dengan kolaborasi ini, S&P Global Ratings menjadi lembaga pemeringkat pertama yang membawa penilaian stabilitas stablecoin ke blockchain secara langsung, langkah yang diyakini akan menjadi fondasi bagi integrasi lebih dalam antara dunia keuangan tradisional dan ekosistem digital di masa depan. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia