Final Piala Dunia 2026 tinggal menghitung jam. Di tengah antusiasme penggemar sepak bola, pasar prediksi kripto ikut memanas. Polymarket mencatat transaksi US$13,65 juta atau sekitar Rp245 miliar untuk laga Spanyol kontra Argentina.
Spanyol Unggul di Polymarket, tetapi Argentina Bukan Lawan yang Mudah
Hanya beberapa jam menjelang kick-off, aktivitas di pasar prediksi Polymarket terus meningkat. Hingga Minggu (19/07/2026), volume transaksi untuk pasar pemenang final Spanyol kontra Argentina telah menembus US$13,65 juta, atau setara hampir Rp245 miliar.
Menariknya, mayoritas pelaku pasar masih menjagokan Spanyol. Data terbaru menunjukkan La Roja memperoleh peluang 60 persen, sedangkan Argentina berada di kisaran 41 persen. Angka tersebut terus bergerak mengikuti aktivitas beli dan jual kontrak menjelang pertandingan.
Meski begitu, selisih probabilitas tersebut belum bisa disebut mutlak. Dalam pasar prediksi, peluang terus berubah seiring munculnya informasi baru, mulai dari kondisi pemain, sentimen publik, hingga arus transaksi bernilai besar.

Atmosfer panas ini memang cukup beralasan. Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua tim dengan performa terbaik sepanjang turnamen. Bagi banyak penggemar, laga ini terasa seperti pertarungan dua filosofi sepak bola yang berbeda.
Laga final dijadwalkan berlangsung pada Senin (20/07/2026) pukul 02.00 WIB di New York New Jersey Stadium, atau Minggu sore waktu setempat. Pertandingan ini sekaligus menjadi penutup Piala Dunia 2026, edisi pertama yang diikuti 48 negara.
Dua Kekuatan Berbeda Siap Perebutkan Trofi Pilldun 2026
Spanyol melangkah ke final dengan performa yang sangat meyakinkan. Mereka membuka fase gugur dengan kemenangan 3-0 atas Austria, lalu menyingkirkan Portugal 1-0 sebelum mengalahkan Belgia 2-1 di perempat final.
Perjalanan La Roja ditutup dengan kemenangan 2-0 atas Prancis di semifinal. Sepanjang fase gugur, Spanyol hanya kebobolan satu gol, menunjukkan kokohnya lini pertahanan yang dipadukan dengan dominasi penguasaan bola.
Di sisi lain, Argentina kembali membuktikan mental juara sebagai juara bertahan. Lionel Messi dan kolega menyingkirkan Cape Verde 3-2, Mesir 3-2, Swiss 3-1, hingga Inggris 2-1 dalam semifinal yang berlangsung sengit.
Meski sorotan tertuju kepada Lionel Messi yang berpeluang menutup karier internasionalnya dengan trofi Piala Dunia, Argentina tidak hanya bergantung pada sang kapten. Ketajaman Lautaro Martínez serta kreativitas lini tengah membuat Albiceleste tetap berbahaya.
Negara Ini Jadi Favorit Juara Piala Dunia 2026 Versi Polymarket
Walaupun Polymarket menempatkan Spanyol sebagai favorit, banyak pihak menilai peluang kedua tim sebenarnya cukup berimbang. Spanyol mengandalkan penguasaan bola dan pressing, sedangkan Argentina terkenal efektif memanfaatkan transisi cepat.
Laga ini juga sarat makna. Spanyol memburu gelar juara dunia kedua sejak 2010, sementara Argentina bertekad mempertahankan status juara dan mengoleksi trofi pildun keempat. Lantas, siapa yang akan menjadi pemenang pada final Piala Dunia 2026?
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


