Stimulus Trump Diprediksi Bikin Reli Kripto Melejit Tanpa Batas

Rencana Presiden AS Donald Trump untuk menyalurkan dana langsung kepada masyarakat melalui skema “tariff dividend” diperkirakan dapat menjadi pemicu reli besar berikutnya di pasar aset digital.

Analisis terbaru dari XWIN Research Japan di CryptoQuant menyebutkan bahwa kebijakan ini berpotensi menghadirkan gelombang likuiditas baru yang lebih cepat dan agresif dibandingkan stimulus pandemi tahun 2020.

Menurut laporan tersebut, Trump tengah mempertimbangkan pemberian dana sebesar US$2.000 per warga AS, yang secara total akan menginjeksi sekitar US$600 miliar ke dalam perekonomian.

Skala stimulus ini hampir sebanding dengan paket stimulus senilai US$800 miliar yang digulirkan pemerintah pada masa pandemi COVID-19.

IKLAN
Chat via WhatsApp

XWIN Research Japan menilai, pengalaman pada tahun 2020 menunjukkan bahwa kebijakan serupa mampu mendorong kenaikan besar-besaran di pasar kripto.

Saat stimulus pandemi mulai mengalir, Bitcoin melesat dari US$3.800 menjadi US$69.000, sementara Ethereum naik dari US$90 ke US$4.800. Lonjakan likuiditas kala itu mengalir cepat ke aset spekulatif dan menciptakan salah satu siklus bull run tercepat dalam sejarah pasar kripto.

BACA JUGA:  Rencana Stablecoin di Dewan Perdamaian Trump

“Jika stimulus dalam skala yang sama kembali terjadi, dampaknya bisa lebih cepat dan lebih besar karena infrastruktur pasar saat ini jauh lebih matang,” ujar XWIN Research Japan.

Infrastruktur Kripto Kini Lebih Siap

Berbeda dengan tahun 2020, kondisi ekonomi dan pasar saat ini sudah jauh lebih siap dalam menyerap dana segar.

Pada masa pandemi, dana stimulus digunakan masyarakat untuk kebutuhan dasar seperti sewa, utang dan konsumsi rumah tangga. Akses terhadap aset kripto masih terbatas dan lembaga keuangan besar belum banyak terlibat.

Kini, menurut XWIN Research Japan, situasinya telah berubah drastis. Bitcoin ETF spot telah disetujui, sistem kustodian sudah lebih terstandardisasi dan pembelian aset kripto bisa dilakukan langsung melalui aplikasi pialang besar.

Selain itu, partisipasi institusional kini telah menjadi hal yang lumrah, dengan banyak perusahaan investasi global memasukkan aset digital ke dalam portofolio mereka.

BACA JUGA:  FOMC Tahan Suku Bunga, Begini Nasib Kripto

Infrastruktur yang lebih matang ini memungkinkan aliran dana dari stimulus masuk dan terserap dengan lebih efisien. Pasar juga kini memiliki jalur distribusi likuiditas yang luas, mulai dari bursa kripto, produk derivatif, hingga instrumen investasi terintegrasi.

Efek Likuiditas Bisa Lebih Agresif

Data on-chain yang dibagikan XWIN Research Japan menunjukkan bahwa antara Maret 2020 hingga Maret 2021, peningkatan jumlah alamat aktif Bitcoin terjadi secara paralel dengan kenaikan harga. Aktivitas jaringan tersebut hampir dua kali lipat, menandakan arus modal baru yang memperluas partisipasi pengguna di ekosistem blockchain.

Jika kebijakan Stimulus Trump benar-benar diterapkan, analis memperkirakan aliran dana kali ini tidak lagi bersifat defensif seperti pada masa pandemi. Sebaliknya, masyarakat akan melihatnya sebagai peluang investasi.

“Perbedaan utama sekarang adalah pergeseran dari likuiditas bertahan menjadi likuiditas oportunistik,” tulis XWIN Research Japan.

Hal ini berarti bahwa dana tambahan yang masuk ke sistem ekonomi berpotensi langsung mengalir ke aset berisiko tinggi seperti kripto. Dengan partisipasi ritel dan institusi yang lebih besar serta infrastruktur pasar yang efisien, siklus reli kali ini bisa berkembang jauh lebih cepat daripada sebelumnya.

BACA JUGA:  Payoneer Incar Lisensi Bank AS untuk Terbitkan Stablecoin Sendiri

Analis juga menekankan bahwa pertanyaan utama bukan lagi apakah stimulus akan menggerakkan pasar, melainkan seberapa cepat dampaknya terjadi.

Dengan ekosistem kripto yang kini matang dan mekanisme investasi yang lebih mudah diakses, Stimulus Trump dinilai bisa menjadi katalis paling kuat untuk reli aset digital berikutnya.

Jika proyeksi ini terbukti benar, pasar kripto bisa kembali mengalami fase euforia seperti tahun 2020, namun dengan skala yang jauh lebih besar.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait

Iklan Bitget Blockchain Media Indonesia