Meme coin biasanya identik dengan pair SOL atau stablecoin. Namun, StonkFun mencoba membawa eksperimen tersebut lebih jauh dengan membuat token yang bisa dipasangkan dengan token saham, kripto, hingga komoditas.
Konsep ini membuat STONK menarik untuk diperhatikan. Bukan karena menjadi native token StonkFun, tetapi karena aktivitas platformnya mulai membentuk ekosistem sendiri yang menghubungkan budaya meme coin dengan tokenisasi RWA.
StonkFun Bikin Meme Coin Bisa Dipasangkan dengan Apa Saja
Secara sederhana, StonkFun adalah launchpad kripto berbasis Solana yang memungkinkan siapa saja meluncurkan token baru. Perbedaannya terletak pada aset yang digunakan sebagai pasangan perdagangan.
Token yang diluncurkan tidak harus dipasangkan dengan SOL. StonkFun membuka pilihan yang lebih luas, seperti saham tokenisasi, kripto lain, mata uang, komoditas, hingga aset khusus yang ditentukan pengguna.
Tampilan platform bahkan membawa slogan “Launch coins paired with anything.” Pengguna dapat memilih berbagai kategori seperti xStocks, PreStocks, Tessera, Sunrise, Backpack, currencies, leverage, collectibles, hingga custom pair.

Hasilnya sendiri terlihat dari berbagai token yang muncul. Salah satunya Super Inu (SI) yang dipasangkan dengan NVDAX, token yang membawa eksposur ke saham Nvidia. Ada pula MASK dan ZCAT yang menggunakan ZEC sebagai pasangan.
Model ini membuat StonkFun terasa seperti persilangan antara launchpad koin meme dan pasar aset tokenisasi. Meme coin tetap menjadi sisi spekulatifnya, tetapi likuiditasnya dapat terhubung dengan aset yang membawa narasi berbeda.
STONK Punya Mesin Buyback dan Burn dari Aktivitas Platform
Hal yang membuat STONK menjadi salah satu hidden gem kripto dan semakin menarik terletak pada hubungan antara aktivitas StonkFun dan tokennya sendiri.
Berdasarkan data Revenue per Minggu (04/10/2026), platform otomatis mengambil trading fee. Sekitar 60 persen pendapatan kemudian digunakan untuk membeli STONK di pasar terbuka dan membakarnya, sedangkan sisanya masuk ke treasury.
Skalanya cukup besar. Data yang ditampilkan memperlihatkan total volume sepanjang waktu mencapai US$2,67 miliar, terdiri dari sekitar US$1,71 miliar volume Raydium dan US$766,18 juta volume RWA.
Dari aktivitas ini , total pendapatan platform tercatat US$31,49 juta, sedangkan nilai kumulatif buyback mencapai US$18,81 juta. StonkFun juga mencatat nilai STONK yang telah dibakar sekitar US$46,71 juta berdasarkan valuasi ketika data tersebut ditampilkan.

Grafik kumulatif pada halaman yang sama menunjukkan aktivitas buyback meningkat tajam sejak awal September. Rata-rata pembelian dan pembakaran harian selama periode yang ditampilkan berada di kisaran US$306.776.
Artinya, semakin besar aktivitas perdagangan StonkFun, semakin besar dana yang masuk ke proses buyback STONK. Mekanisme tersebut menciptakan tekanan deflasi selama aktivitas platform tetap bertahan dan menjadi bahan bakar reli bagi hidden gem kripto yang satu ini.
Bukan Cuma STONK, Meme Coin di Dalamnya Ikut Dibakar
StonkFun ternyata memiliki lapisan lain yang membuat ekosistemnya cukup berbeda. Selain buyback terhadap STONK, platform juga menjalankan mekanisme yang disebut Flywheel.
Sebagian trading fee dari pool v3 dan token LaunchLab dialirkan ke mekanisme tersebut. Dana digunakan untuk membeli dan membakar token-token teratas di platform berdasarkan peringkat kapitalisasi pasar.
Data StonkFun menunjukkan nilai token yang telah dibeli dan dibakar mencapai US$986.950, dengan 68.402 transaksi buyback. Sebanyak 127 token berbeda juga tercatat pernah masuk ke mekanisme tersebut.

Daftar teratasnya memperlihatkan bagaimana model StonkFun bekerja. MASK/ZEC memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$49,5 juta, Super Inu/NVDAX sekitar US$47,54 juta, sedangkan ZCAT/ZEC berada di kisaran US$38,6 juta.
Dengan begitu, aktivitas perdagangan tidak hanya menghasilkan pendapatan bagi platform. Sebagian fee juga dialirkan ke ekosistem melalui pembelian token, menciptakan semacam lingkaran antara volume perdagangan, pendapatan, buyback, dan token itu sendiri.
10.000 Saham di Solana Bisa Jadi Katalis Reli STONK
Eksperimen launchpad StonkFun terlihat semakin menarik jika dikaitkan dengan perkembangan tokenisasi saham di Solana.
Sebelumnya, CEO Backpack mengungkap ambisi membawa 10.000 saham ke jaringan tersebut. Targetnya jauh lebih besar dibanding sekitar 200 simbol yang menjadi titik awal pengembangan saat ini.
10.000 Token Saham Siap Masuk Solana, Siap Digoreng Ala Meme Coin?
Jika semakin banyak saham tersedia secara on-chain, jumlah kombinasi pasangan yang dapat dibuat platform seperti StonkFun otomatis ikut bertambah.
Bayangkan meme coin bertema AI yang dipasangkan dengan Nvidia, token komunitas mobil listrik dengan Tesla, atau meme coin berbasis perusahaan yang langsung menggunakan token saham terkait sebagai aset pasangannya.
Eksperimen ini sebenarnya sudah terlihat. StonkFun menunjukkan bahwa saham tokenisasi bukan sekadar representasi saham tradisional, tetapi juga bisa menjadi fondasi bagi pasar kripto baru yang jauh lebih spekulatif.
Berdasarkan data DefiLlama per Minggu (04/10/2026), Platform StonkFun bersaing bersama nama-nama besar lain dalam kategori major meme coin launchpads, seperti pump.fun, Pons V2, BONK.fun, four.meme, dan Flap.sh.

STONK Menarik, tetapi Ada Satu Ketergantungan Besar
Di balik potensi koin yang terbang lebih dari ribuan persen tersebut, ada satu sisi penting dari hidden gem kripto ini yang perlu diperhatikan. Mesin ekonomi STONK sangat bergantung pada seberapa aktif ekosistem StonkFun digunakan.
Buyback bisa berjalan besar selama volume perdagangan dan pendapatan platform tinggi. Semakin banyak token diluncurkan dan semakin ramai pasangan token meme dengan saham tokenisasi, semakin besar bahan bakarnya.
Namun, mekanisme yang sama juga bisa bekerja sebaliknya. Jika tren meme coin mereda, peluncuran token baru berkurang, atau trader berpindah ke launchpad lain, pendapatan StonkFun berpotensi ikut turun.
Dampaknya, dana yang tersedia untuk buyback dan burn STONK juga bisa mengecil. Artinya, kekuatan mekanisme deflasi tersebut sangat bergantung pada keberlanjutan aktivitas platform.
Risiko lain datang dari token–token yang diluncurkan melalui StonkFun. Sebagian besar tetap bersifat sangat spekulatif, sehingga lonjakan kapitalisasi pasar atau volume dalam satu periode belum tentu bisa bertahan lama.
Karena itu, daya tarik crypto hidden gem STONK bukan hanya token-nya. Nilainya juga menjadi taruhan terhadap pertumbuhan StonkFun sebagai penghubung meme coin, token saham, dan berbagai aset on-chain lainnya.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


